[{"id": "1578", "blog_id": "15", "name": " HILIRISASI KOMODITAS BAWANG MERAH", "subtitle": "pemberdayaan umkm", "program_id": "400", "post_date": "2020-02-20 02:30:02", "nominal": "71756000.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "12", "description": "Bawang Merah - Ilustrasi", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\u00a0HILIRISASI KOMODITAS BAWANG MERAH


Ketika perjalanan menuju rumah produksi jamur krispi di Gebang, Losari beberapa hari yg lalu, teman pemilik usaha jamur krispi selain menyediakan jamur krispi dalam kemasan yg apik dan mewah, juga menempatkan contoh bawang goreng dalam mobilnya.

Olahan bawang merah yg sangat khas dan merakyat ini memiliki rasa yg berbeda dengan bawang goreng pada umumnya yg selama ini dijual di pasaran yakni dengan warna yg cerah dan rasa yg renyah serta gurih di lidah.

Olahan bawang merah menjadi bawang goreng atau bentuk lainnya seperti acar bawang merah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari usaha tani bawang merah. Peningkatan nilai tambah melalui penanganan selepas panen dan pengolahan hasil sangat diperlukan meskipun pangsa pasarnya relatif masih terbatas\u00a0 karena dalam rangka mengantisipasi merosotnya harga jual bawang merah terutama ketika terjadi panen raya. Untuk itu, tidaklah berlebihan dalam rangka antisipasi terhadap fluktuasi harga jual bawang merah\u00a0 kalau pada saat ini di salah satu desa di Kabupaten Brebes sudah berdiri usaha olahan bawang merah menjadi pasta bawang merah meskipun masih sebatas sebagai teaching industry yg merupakan hasil kerjasama/kemitraan usaha antara kelembagaan petani bawang merah setempat dengan salah satu perusahaan olahan pangan di Indonesia.\u00a0

Kabupaten Brebes merupakan salah satu sentra penghasil bawang merah terbesar di Indonesia. Bawang merah sebagai salah satu komoditas unggulan nasional\u00a0 memiliki manfaat selain sebagai bumbu dapur penyedap makanan juga dengan beberapa senyawa yg dikandungnya sangat baik untuk kesehatan serta merupakan salah satu tanaman yg mudah dibudidayakan, termasuk dalam lahan sempit dan pot sekalipun. Dari bibit umbi sebanyak satu ton untuk kebutuhan satu hektar akan dihasilkan bawang merah sekitar 15-20 ton sesuai potensi anakan umbinya. Dengan harga jual yg memadai, sudah bisa dibayangkan dan dihitung keuntungan petani bawang merah di daerah Brebes setiap kali panen meskipun hingga kini masih belum efisien dalam penggunaan agroinput terutama pupuk anorganik dan pestisida karena pengendalian hama dan penyakit yg tidak sesuai dengan yg di rekomendasikan. Penggunaan pestisida dg dosis tinggi dan frekuensi penyemprotan yg sering menyisakan cerita soal tidak optimalnya pelaksanaan SL-PHT pada tanaman bawang merah di Kabupaten Brebes. Termasuk dari laporan hasil kajian FAO menyebutkan bahwa karena penggunaan pestisida yg melebihi takaran dan seringnya melakukan penyemprotan tanpa menggunakan pengaman menyebabkan beberapa petani muda bawang merah di lokasi pengkajian terlihat lebih tua dari usianya dan mengalami tremor\u00a0 di salah satu bagian tubuhnya. Penanaman bawang merah di Kabupaten Brebes dilakukan dari wilayah mendekati pantai hingga daerah pegunungan. Soal penguasaan teknologi bisa dibilang petani bawang merah di Brebes sudah khatam,\u00a0 kapan harus bertanam di lahan dekat dengan pantai dan di daerah sedikit ke pegunungan serta kapan saatnya sudah harus mengubah arah bedengan tanaman bawang merah ketika melakukan pengolahan lahan. Petani bawang merah di Brebes pun tahu kalau daun bawang merah memiliki lapisan lilin, karenanya ketika dulu sebelum ada produk dengan merek dagang triton, petani bawang merah di Brebes sudah membuat ramuan sendiri agar pestisida yg disemprotkan bisa lebih efektip.

Kisah sukses petani bawang merah di Brebes tidak bisa dilepaskan dari cerita keberhasilan petani bawang merah yg bernama Carab dari daerah Ketanggungan. Kesuksesannya menjadi petani yg kaya raya dari usaha tani bawang merah ketika itu mendorong berkembangnya usaha tani bawang merah di daerah-daerah lain di Kabupaten Brebes dan di luar Kabupaten Brebes hingga kini.\u00a0

Sihir kaya mendadak dari usaha tani bawang merah nampaknya mempengaruhi saya yg ketika itu sambil menunggu panggilan kuliah meskipun tidak begitu luas sempat mencoba menanam bawang merah di daerah SONGGOM. Singkat cerita ketika mendekati umur panen berdatangan para pedagang dengan tawaran harga pembelian yg tinggi dan dari perhitungan analisa usaha tani sudah sangat menguntungkan. Bisa jadi karena keserakahan masih ditunggu hadirnya pedagang lain dengan tawaran harga pembelian tertinggi, meskipun pada akhirnya bukan keuntungan tinggi yg diraih tetapi ketidakberuntungan yg didapat karena seketika terjadi hujan yg cukup deras yg menjadikan harga bawang merah menjadi rendah karena bawang merah harus dipanen dengan tanpa daun.\u00a0

Dari pengalaman di atas sepertinya hilirisasi usaha tanaman bawang merah melalui penanganan selepas panen dan pengolahan hasil mutlak harus dilakukan mengingat usaha tani bawang merah seperti halnya tanaman-tanaman lain sangat ditentukan oleh faktor iklim yg berbeda dengan usaha-usaha di non pertanian, kendatipun saat ini sudah ada teknologi yg terkait dengan off season. Untuk optimalisasi pendapatan dan sekaligus antisipasi harga jual bawang yg naik turun, tidak ada salahnya usaha tani bawang merah bisa dilakukan dengan sistem usaha tani campuran dengan tanaman lain, semisal cabai dan terong. Tentunya sangat diperlukan juga penetapan regulasi dan kebijakan dari pemerintah yg pro\u00a0 petani, termasuk berbagai fasilitasi seperti pemberian subsidi agroinput yg di geser ke subsidi harga serta pendampingan/pengawalan untuk aplikasi paket teknologi dan meningkatkan kemampuan petani untuk menghadapi kekuatan mafia dan kartel pangan yg masih terus bergentayangan di bumi Indonesia.


KASONGAN, 6 Februari 2020


Asikin CHALIFAH

Rumah Literasi (RULIT) WASKITA BREBES

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/26156/Bawang-merah 1.jpg?access_token=b7e90229-1f30-435d-94a2-7eef2da6daaa"}, {"id": "1577", "blog_id": "18", "name": "Konservasi dan Perbaikan Kesejahteraan Nelayan", "subtitle": "fish apartment", "program_id": "384", "post_date": "2020-02-19 19:59:17", "nominal": "3000000000.0", "donasi": "1350000", "wilayah_id": "16", "description": "Konservasi dan Perbaikan Kesejahteraan Nelayan", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Konservasi dan Perbaikan Kesejahteraan Nelayan

\n\n\n

oleh Noviansyah Manap\u00a0

\n


\n

Sumberdaya laut dan pantai

\n


\n

Potensi sumberdaya laut dan pantai terdapat di sepanjang wilayah pesisir Selatan dan Utara Banyuwangi dimanfaatkan penduduk untuk aktivitas nelayan dan objek wisata. \u00a0 Laut dan pantai menjadi sumber mata pencaharian utama bagi nelayan untuk penghidupan.\u00a0 Para nelayan sebagian besar menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan laut, karena tidak mempunyai lahan garapan usahatani ataupun ternak.\u00a0 Namun dari tahun ke tahun nelayan mengeluhkan hasil tangkapan yang menurun dan harus melaut lebih jauh dari pantai untuk mendapatkan hasil tangkapan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.\u00a0

\n


\n

Sebagian besar karateristik nelayan jukung dengan menggunakan armada kapal (perahu dari fiber) berukuran kecil dengan kapasitas mesin 10 PK. Jangkauan melaut antara 2-3 mil dengan durasi waktu rata-rata 4 jam per sekali melaut.\u00a0

\n

Berbagai jenis ikan hasil\u00a0 tangkapan nelayan umumnya berupa\u00a0 ikan tongkol,\u00a0 cumi-cumi, ikan tenggiri, dan lain-lain. \u00a0 Penjualan ikan dilakukan secara langsung kepada pedagang pengepul (\u201cjuragan\u201d) yang ada di masing-masing desa.\u00a0 \u00a0 Pemasaran ikan dijual umumnya ke pedagang pengepul (\u201cjuragan\u201d) di desa. \u00a0

\n

Pedagang pengepul (\u201cjuragan\u201d) memegang peran penting dalam kehidupan nelayan. Selain membeli hasil ikan, sekaligus menjadi pemberi modal usaha (pinjaman/hutang) bagi nelayan, baik untuk pengadaan armada alat tangkap, mesin maupun bahan bakar untuk melaut. Proses pengembalian pinjaman modal usaha kepada \u201cjuragan\u201d dilakukan melalui pemotongan hasil penjualan ikan setiap kali melaut atau per bulan, tergantung hasil yang diperoleh. Ada kecenderungan, pinjaman nelayan tersebut dibuat tidak lunas oleh pedagang pengepul agar ada ikatan ketergantungan nelayan kepada pengepul. \u00a0

\n

Permasalahan yang dihadapi sebagian besar nelayan adalah:\u00a0

\n
  • Sangat tergantung dengan alam (7 bulan bekerja, 5 bulan tidak ada penghasilan dari melaut, kecuali ke lokasi yang lain)\u00a0
  • Penangkapan ikan semakin jauh dari tepi pantai karena ikan semakin berkurang dan rusaknya terumbu karang di laut dangkal
  • Kerusakan terumbu karang, pencemaran laut, overfishing, praktik penangkapan yang merusak\u00a0 dan berlebihan
  • Hanya memiliki 1 kapal, jika terjadi kerusakan atau kecelakaan, alat untuk bekerja tidak ada\u00a0
  • Kalah dengan nelayan lain yang memiliki kapal yang lebih besar dan alat tangkap yang lebih baik\u00a0
  • Sangat tergantng kepada satu mata pencaharian nelayan, sehingga jika terjadi gangguan dengan mata pencaharian nelayan, akan mengguncang\u00a0
  • Hampir tidak bisa menabung
  • Rawan bencana: Tsunami, gelombang besar, badai, dan banjir di muara\u00a0
  • Abrasi pantai: tempat sandar perahu semakin berkurang, jika ada gelombang besar perahu sering tersapu gelombang.
  • Adanya keterbatasan modal usaha untuk pengadaan dan perawatan alat tangkap ikan,
  • Adanya ketergantungan yang tinggi terhadap pedagang pengepul (juragan), baik dalam modal usaha maupun dalam penentuan harga ikan. Posisi tawar nelayan sangat lemah terutama dalam menentukan harga ikan,\u00a0
\n\n\n

Tangga Penghidupan Nelayan

\n

Secara umum masyarakat nelayan memiliki peluang yang besar untuk naik ke tangga penghidupan yang lebih baik. Tangga penghidupan yang paling dasar adalah surviving yaitu masyarakat rentan dan miskin yang untuk bertahan hidup hanya mengandalkan bantuan dari luar. Kondisi ini dialami oleh nelayan usia lanjut yang ditinggal anak-anaknya merantau dan nelayan yang tidak memiliki kapal karena rusak.\u00a0 Nelayan usia lanjut sudah tidak mampu lagi melaut. Hanya mengambil hasil laut di pesisir dan pinggir pantai secara terbatas. Biasanya tinggal bersama keluarga yang lain. Hasil yang didapat tidak memadai. Untuk bertahan hidup, mereka mengandalkan bantuan dari keluarganya baik di dalam atau yang merantau ke luar desa. \u00a0

\n


\n

Pada tangga berikutnya coping masyarakat sudah memiliki mata pencaharian walaupun dengan pilihan terbatas. Masyarakat sudah mampu bertahan hidup dengan mata pencaharian yang ada, namun pilihan untuk berpindah mata pencaharian masih terbatas. Nelayan mikro dan buruh nelayan termasuk dalam kategori ini.\u00a0 \u00a0 \u00a0

\n


\n

Strategi penghidupan yang dilakukan masyarakat adalah dengan berupaya memiliki berbagai macam sumber mata pencaharian. Modal sosial sangat diperlukan pada kategori ini untuk menjaga keberlangsungan penghidupan. Misalnya budaya gotong-royong, tolong-menolong, dan pengaktifan kembali lumbung pangan untuk masa paceklik, dll. \u00a0 Nelayan pada musim-musim paceklik biasanya menjadi buruh bangunan\u00a0 atau menjadi buruh angkut di pasar.\u00a0 Nelayan yang lain, secara berkelompok pergi melaut jauh ke luar wilayah Banyuwangi seperti Kedonganan di Bali dan Madura. Para nelayan melaut selama 2 minggu kemudian kembali ke kampungnya. \u00a0 \u00a0

\n


\n

Pada puncak tangga penghidupan adalah para juragan pemilik modal dan pemilik kapal. Biasanya mereka memiliki beberapa kapal yang dengan nakhoda dan para ABK sebagai pekerja. Pada tangga ini pilihan mata pencaharian yang sangat luas. Dapat berpindah dengan fleksibel dan tahan terhadap hampir semua guncangan eksternal. Mereka telah mengakumulasikan asset pada berbagai bidang (tanah dan bangunan, kebun, ternak, kendaraan, dll). Kelompok ini\u00a0 akan tetap dan terus-menerus mengakulamulasikan modal dan kekayaan dengan melakukan berbagai investasi di sektor-sektor lain\u00a0 yang berkembang di kawasan ini. \u00a0 \u00a0 \u00a0

\n


\n

Intervensi program harus dapat memberikan peluang nelayan miskin naik ke tangga penghidupan yang lebih baik, sehingga mereka memiliki daya tahan terhadap guncangan penghidupan dan tidak jatuh ke dalam kemiskinan lagi. \u00a0 \u00a0

\n


\n

Pengelolaan sumberdaya perikanan yang berkelanjutan tidak terlepas dari upaya konservasi. Sudah terbukti bahwa peningkatan mutu sumberdaya perikanan meningkat jika dilakukan upaya-upaya konservasi dan peningkatan kesejahteraan nelayan terjadi.\u00a0

\n


\n

Konservasi sumberdaya perikanan dapat didefinisikan sebagai upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan sumberdaya perikanan, termasuk ekosistem, jenis, dan genetik untuk menjamin keberadaan, ketersediaan, dan kesinambungannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai dan keanekaragaman sumberdaya.\u00a0

\n


\n

Intervensi pengembangan dan pemberdayaan dapat mengeluarkan nelayan dari kemiskinan. Intervensi yang tepat akan meningkatkan kesejahteraan rumah tangga nelayan, perekonomian desa, dan memperbaiki mutu sumber daya lingkungan.\u00a0

\n


\n


\n

Diagram Livelihood Ladder, Sumber: The Sustainable Livelihood Handbook, An Assest Based Approach to Poverty,\u00a0 Oxfam 2009.\u00a0

\n


\n


\n

Kondisi Nelayan saat ini\u00a0

\n
    \n
  • Cenderung menjadi lebih miskin setiap tahun karena kerusakan sumber daya laut dan pesisir;
  • \n
  • Setiap tahun harus semakin jauh dan semakin lama waktu melaut untuk mendapatkan hasil yang sama;\u00a0
  • \n
  • Kemiskinan yang terjadi nelayan menyebabkan mereka terperangkap dalam kemiskinan (poverty trap) dan diwariskan; dan
  • \n
  • Sulit keluar dari poverty trap jika tidak dibantu.\u00a0
  • \n
\n


\n\n

Fish Apartment

\n


\n

Definisi\u00a0Fish Apartment

\n

\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Fish \u00a0Apartment\u00a0\u00a0merupakan \u00a0suatu \u00a0bangunan \u00a0yang tersusun \u00a0dari bahan plastik, shelter, dan pemberat yang diletakkan di dasar perairan. Bahan pemberat Fish Apartment \u00a0terbuat \u00a0dari \u00a0semen cor \u00a0yang diletakkan samping \u00a0kanan \u00a0dan samping kiri. Bentuk\u00a0Fish Apartment\u00a0disesuaikan dengan terumbu karang supaya ikan dengan mudahnya menjadikannya sebagai tempat tinggal. \u00a0Fish partment memiliki \u00a0ronga-ronga \u00a0yang \u00a0berfungsi \u00a0sebagai tempat \u00a0berlindungnya \u00a0ikan \u00a0dari hantaman arus dan melindungi dari predator.\u00a0

\n

\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0Fish Apartment\u00a0memiliki bermacam-macam bentuk antara lain berbentuk rumah, piramida dan persegi panjang.\u00a0Fish Apartment\u00a0terdiri dari partisi, submodul, modul, koloni dan \u00a0grup \u00a0yang tersusun \u00a0menjadi satu \u00a0kesatuan.\u00a0Fish Apartment\u00a0memiliki beton cor dibagian bawah sebagai pemberat agar tidak berpindah-pindah akibat arus laut. Beton cor berukuran 35 x 35 x 12 cm dengan berat 35 kg dan 12 x \u00a012 \u00a0x \u00a0120 \u00a0cm \u00a0dengan \u00a0berat \u00a040 \u00a0kg \u00a0yang dipasang \u00a0di \u00a0empat \u00a0ujung \u00a0dasar\u00a0Fish Apartment\u00a0dan\u00a0Fish Apartment\u00a0ini tidak terbuat dari bahan khusus sehingga dapat dibuat \u00a0dari beton, \u00a0fiberglass, ferrocement, \u00a0polyprophylene \u00a0(PP), \u00a0dan rotan.\u00a0Fish Apartment\u00a0sering dibuat menggunakan bahan plastik \u00a0jenis polyprophylene (PP). Bahan plastik tersebut dipilih karena merupakan bahan yang mudah didapat karena diproduksi dalam jumlah yang besar. Selain itu bahan polyprophylene (PP) tidak beracun, tahan lama dan tidak larut dalam air. Bahan plastik memiliki keunggulan lebih jika dibandingkan dengan kayu, bambu, tembikar dan ban bekas. Keunggulan lainnya adalah bahan plastik tersebut mempunyai titik leleh \u00a0sebesar \u00a0190-200 \u00a0C sedangkan \u00a0titik kristalnya \u00a0sebesar \u00a0130-135 C.

\n


\n

Peranan\u00a0Fish Apartment

\n

Fish \u00a0Apartment \u00a0berfungsi \u00a0sebagai \u00a0area \u00a0spawning \u00a0ground, \u00a0dan \u00a0nursery\u00a0ground. \u00a0Adanya\u00a0Fish Apartment\u00a0\u00a0berguna \u00a0untuk \u00a0meningkatkan \u00a0stok \u00a0ikan,\u00a0menciptakan area tangkap buatan dan menstabilkan rantai makanan ekosistem perairan. Penempatan fish apartement\u00a0 \u00a0 diletakkan \u00a0di wilayah \u00a0perairan \u00a0yang\u00a0produktifitasnya rendah dan habitatnya telah rusak.

\n


\n

Fish Apartment\u00a0tersusun dalam satu modul yang berfungsi sebagai tempat bertelur larva,\u00a0 juvenile ikan, \u00a0 penahan \u00a0dari \u00a0arus \u00a0dan \u00a0melindungi \u00a0dari \u00a0predator.\u00a0Penyusunan kerangka modul rumah ikan di sesuaikan dengan ukuran ikan yang tinggal di terumbu karang. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Fish \u00a0Apartment \u00a0tidak hanya berfungsi sebagai ekosistem baru dan tempat tinggal bagi ikan tetapi juga\u00a0 berfungsi mempermudah nelayan menangkap ikan karena lokasi berkumpulnya\u00a0 \u00a0 ikan sudah diketahui. Kemudahan nelayan dalam menangkap ikan akan meningkatkan \u00a0 penghasilan, \u00a0ketika \u00a0penghasilan meningkat \u00a0maka \u00a0akan\u00a0meningkatkan perekonomian masyarakat

\n


\n\n


\n

Pengkayaan Sumberdaya Ikan dengan Fish Apartment Di Perairan Bangsring di Banyuwangi\u00a0

\n

Penangkapan ikan hias di perairan pantai Bangsring, Banyuwangi telah dilakukan sejak 1970. Perkembangan tiap tahun semakin banyak nelayan yang memanfaatkan daerah perairan pantai untuk menangkap ikan hias di perairan Bangsring. Persaingan untuk mendapatkan ikan hasil tangkapan semakin tinggi, sehingga pada tahun 1980 banyak nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan potas dan bahan peledak. Penangkapan dengan potas oleh nelayan dikarenakan mudah dan murah dalam menggunakannya, akan tetapi penggunaan bahan tersebut dapat mengancam ekosistem. Kerusakan terumbu karang lebih disebabkan oleh faktor yang bersumber dari aktivitas manusia seperti penangkapan ikan menggunakan bahan peledak atau racun seperti potas dan sianida (Mulatsih 2004).\u00a0

\n

Penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem perairan, terutama kerusakan habitat ikan seperti terumbu karang. Terumbu karang yang rusak mengakibatkan hasil tangkapan berkurang, ikan hasil tangkapan semakin mengecil, dan hilangnya beberapa jenis ikan di perairan tersebut, khususnya ikan karang. Menurut Connel (1987), diantara komponen biotik ikan merupakan salah satu organisme akuatik yang rentan terhadap perubahan lingkungan, terutama yang diakibatkan oleh aktivitas manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.\u00a0

\n


\n

Kondisi perairan yang rusak dan tercemar ikan akan berpindah tempat dan mencari habitat baru. Menurut Anwar et al. (1984), komposisi dan distribusi ikan sangat dipengaruhi oleh perubahan parameter seperti sik, kimia, dan biologi perairan. Salah satu faktor yang mempengaruhi sulitnya habitat ikan kembali adalah rusaknya karang di perairan. Kerusakan karang menjadikan ikan sulit untuk berkembang biak. Secara ekologis, tipologi habitat tersebut sangat penting bagi keberlanjutan ekosistem perairan, karena memiliki fungsi sebagai daerah pemijahan (spawning ground), sebagai area pengasuhan serta pertumbuhan (nursery ground), dan mencari makan (feeding ground) (Budhiman et al. 2013). Kerusakan perairan harus di cegah dan di perbaiki agar sumberdaya ikan tidak habis, salah satunya dengan membuat sh apartment yang diciptakan oleh Balai Besar Pengembangan Penangkapan Ikan (BBPPI) Semarang. Terciptanya fish apartment ditujukan sebagai pengganti terumbu karang dan menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya ikan.\u00a0

\n


\n\n

Fish apartment pada saat ini sudah dikembangkan di berbagai daerah Indonesia, akan tetapi masih belum diketahui secara pasti perkembangan sh apartment akan keberhasilan untuk mengembalikan ekosistem perairan. Penanaman sh apartment ini salah satunya pada daerah Bangsring Banyuwangi.\u00a0 Terjadi kerusakan perairan dan berkurangnya hasil tangkapan yang dikarenakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Kerusakan perairan tersebut berdampak pada pendapatan masyarakat nelayan, sehingga dengan meilih lokasi bangsring sebagai lokasi diharapkan dapat mengetahui dampak penanaman fish apartment terhadap perairan khususnya pada perairan Bangsring, Banyuwangi.\u00a0

\n


\n

Kerusakan karang di perairang Bangsring, Banyuwangi pun tidak dapat dihindarkan lagi, hingga pada tahun 1990 pendapatan nelayan semakin berkurang dan sulit untuk mendapatkan ikan. Sulitnya mendapatkan ikan menjadikan nelayan melakukan penangkapan mencari daerah penangkapan ikan baru dan dibantu dengan alat kompresor.\u00a0

\n


\n

Pada tahun 2008 kelompok nelayan mencari solusi pengembalian ekosistem perairan Bangsring. Banyak upaya yang dilakukan nelayan untuk mengembalikan ekosistem perairan di Bangsring salah satunya penanaman sh apartment.\u00a0

\n

Penelitian sh apartment ini memiliki tujuan menentukan kelimpahan jenis ikan sebagai indikator perairan diperairan Banyuwangi. Menganalisis tingkat keberhasilan sh apartment dalam memperbaiki habitat ikan dan diharapkan mampu memberikan gambaran tentang perkembangan sh apartment dan mengetahui dampak langsung terhadap nelayan di daerah Bangsring, Banyuwangi.\u00a0

\n


\n

Apartemen Ikan adalah rumah ikan buatan yang berfungsi sebagai habitat baru ikan dan sebagai pengganti terumbu karang yang rusak. Penempatan Apartemen Ikan dapat mengumpulkan ikan dengan memberikan tempat berlindung dan tempat memijah telur bagi ikan. Setelah dibiarkan selama beberapa bulan, Apartemen Ikan dapat ditumbuhi terumbu karang sehingga menjadi kumpulan terumbu karang yang baru. Bahan fish apartment berbagai macam, ada yang membuat dari bambu, kayu, besi, dan plastik atau fiber. Saat ini sudah ada produsen yang membuat fish apartement dari plastik dan fiber yang siap dipasang.\u00a0 \u00a0

\n


\n


\n


\n


\n

Dengan adanya penanaman fish apartment dapat dilihat grafik hasil tangkapan tahun 2012-2015 pada Gambar 2. Hasil tangkapan ikan hias pada tahun 2012\u20132013 mengalami penurunan. Hal tersebut dikarenakan ikan hasil tangkapan ikan pada tahun 2012 tidak seluruhnya dari hasil tangkapan perairan Bangsring, Banyuwangi. Sedikitnya ikan hasil tangkapan pada daerah Bangsring menjadikan nelayan mencari lokasi penangkapan ikan lebih jauh. Pencarian ikan oleh nelayan Bangsring semakin jauh, dimana penangkapan ikan dapat mencapai pulau Bali. Jarak penangkapan ikan yang semakin jauh menjadikan penangkapan ikan menjadi tidak efisien, hal tersebut dikarenakan tidak sebandingnnya biaya operasional dan hasil tangkapan.\u00a0

\n


\n

Menurut Mahyudin (2012), menurunnya hasil tangkapan nelayan, semakin kecilnya ukuran ikan yang tertangkap, sulit dan jauhnya mencari daerah penangkapan ( shing ground) dan langkanya beberapa spesies ikan dikarenakan rusaknya kondisi lingkungan dan indikasi over shing. Penurunan sumberdaya ikan di Bangsring merupakan dampak dari interaksi antara aktivitas penangkapan menggunakan alat dan bahan yang tidak ramah lingkungan seperti bom ikan dan potasium sianida. Penggunaan bahan yang tidak ramah lingkungan tentu akan berdampak pada menurunnya daya dukung perairan Bangsring Banyuwangi.\u00a0

\n

Data hasil penelitian, tangkapan ikan hias di Bangsring, Banyuwangi dari tahun 2013\u20132015 mengalami peningkatan. Hasil tangkapan pada tahun 2013-2015 mengalami peningkatan, dengan nilai 4.130 ekor pada tahun 2013, 8.949 ekor tahun 2014, dan 12.844 ekor pada tahun 2015 (Tabel 1). Nilai persentase rata-rata kenaikan hasil tangkapan tahun 2013-2015 adalah 80% per tahun. Tahun 2013 nelayan sudah tidak terlalu jauh untuk mencari ikan, hal tersebut dikarenakan sudah mulai kembalinya beberapa jenis ikan di perairan Bangsring. Meningkatnya hasil tangkapan di Bangsring menandakan adanya pengaruh antara hasil tangkapan dan penanaman sh apartment. Penanaman fish apartment yang bertahap dari tahun 2011 memang tidak langsung memberikan dampak pengembalian perbaikan lingkungan suatu perairan, akan tetapi dengan dukungan wilayah konservasi perkembangan perbaikan menggunakan fish apartment dari tahun 2013-2015 mengalami perbaikan yang cukup signifikan.\u00a0

\n


\n


\n


\n


\n

Menurut Sutarto (2000), fish apartment/terumbu karang buatan memiliki fungsi yang hampir sama seperti terumbu karang, hal tersebut karena dapat menarik dan mengumpulkan ikan dan kehidupan laut lainnya dengan cara menyediakan tempat berlindung dan sumber makanan tambahan dengan substrat yang luas. Secara umum sh apartment yang dipasang secara nyata telah memberikan fungsi sebagai pengumpul ikan dengan bertambahnya bangunan dasar atau topogra . Bertambahnya daya dukung lingkungan telah memberikan kemungkinan bertambahnya biomassa ikan-ikan setempat. Peningkatan jumlah hasil tangkapan tentu diiringi dengan bertambahnya jumlah jenis ikan. Bertambahnya jenis ikan menandakan kembalinya beberapa ikan yang dulu sempat hilang di perairan Bangsring, Banyuwangi. Ikan hasil tangkapan dapat dilihat pada Tabel 1, setiap jenis ikan di kelompokan berdasarkan family.\u00a0

\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n








Hasil pengamatan visual terumbu karang buatan dengan penyelaman didapatkan beberapa jenis ikan dominan seperti Pomacentridae, Labridae, Chaetodotidae, Serranidae, Siganidae, dan Pomacanthidae (Hutomo 1991). Ikan hasil tangkapan nelayan Bangsring memiliki variasi yang beragam. Tahun 2012 di dapatkan jenis ikan 36 famili dengan 164 jenis ikan yang tertangkap, mayoritas hasil tangkapan dari famili Labridae 33.90%, Pomacentridae 26.59% dan Serranidae 6.02%. Tahun 2013 didapatkan ikan hasil tangkapan 30 famili dengan 135 jenis ikan yang tertangkap, dengan mayoritas hasil tangkapan adalah Pomacentridae 50.27%, Labridae 24.12% dan Gobiidae 4.62%. Tahun 2014 didapatkan ikan hasil tangkapan 32 famili dengan 156 jenis ikan yang tertangkap, dengan mayoritas hasil tangkapan adalah Pomacentridae 36.67%, Labridae 29.52% dan Serranidae 7.78%. Tahun 2015 didapatkan ikan hasil tangkapan 35 famili dengan 191 jenis ikan yang tertangkap, dengan mayoritas hasil tangkapan adalah Labridae 32.86%, Pomacentridae 31.57%, dan Pomacanthidae 7.22%. Grafik data jenis hasil tangkapan bias dilihat pada Gambar 3, sedangkan contoh jenis ikan hias hasil tangkapan nelayan Bangsring Banyuwangi dapat dilihat pada Gambar 4.\u00a0

\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n





Jumlah hasil tangkapan dan pertambahan jenis ikan di perairan pantai Bangsring, Banyuwangi berangsur-angsur meningkat setiap tahunnya, hal tersebut berbanding lurus dengan lingkungan yang semakin baik. Bukan hanya hasil tangkapan saja. Akan tetapi jumlah spesies juga semakin bertambah (Tabel 3). Terhitung pada tahun 2015 didapatkan hasil tangkapan 193 jenis ikan yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan. Jenis ikan hias tangkapan nelayan yang paling banyak di sh apartment Bangsring rata-rata adalah ikan hias seperti angel fish (Pomacanthidae), betok (Pomacentridae), kepe-kepe (Chaetodotidae), bunglon (Gobiidae), keling (Labridae), dan kerapu (Serranidae). Pemanfaatan sh apartment tentu sangat berpengaruh, terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah pemanfaatan fish apartment hal tersebut dapat dilihat pada Tabel 2.\u00a0

\n


\n

Sebagian besar nelayan Bangsring Banyuwangi adalah nelayan yang menangkap ikan hias, sedangkan ikan konsumsi seperti kerapu, kakap dan baronang hanyalah sebagai ikan hasil tangkapan sampingan yang dapat di konsumsi sehari-hari. Nelayan tradisional mendapatkan hasil tangkapan ikan-ikan konsumsi di sekitar lokasi fish apartment. Ikan konsumsi yang tertarik pada terumbu karang buatan adalah famili Serranidae, Labridae, dan Siganidae. Sedangkan ikan hias taget hasil tangkapan seperti angel sh, bontana, trigger, kambigan, kepe- kepe, lintah, ikan tempel, bunglon, jabing, hog sh, betok, keling, scorpion, udang- udangan, klon fish, cabing, kerapu, rainbow, buntal, dan lain-lain yang memiliki warna khas (Hutomo 1991).\u00a0

\n


\n

Kesadaran nelayan akan penangkapan yang ramah lingkungan semakin tinggi dilihat dari berkurangnya penggunaan bahan penangkapan ikan yang berbahaya seperti potas. Berkat sosialisasi oleh pemerintah dan hasil tangkapan yang menurun nelayan Bangsring sadar akan penggunaan bahan kimia yang bersifat hanya sementara dalam pemanfaatannya, kesadaran nelayan akan tangkapan yang berkelanjutan tentu membuat nelayan Bangsring akan semakin mudah dalam mencari ikan. Penangkapan ikan oleh nelayan Bangsring beralih menggunakan jaring mono lamen yang digunakan untuk menghadang ikan saat digiring.\u00a0

\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n

Kemudahan dalam mencari ikan dapat dilihat dari Tabel 2, perbedaan rata- rata ikan hasil tangkapan yang naik hingga 110%. Rata-rata hasil penangkapan ikan hias yang dilakukan oleh nelayan Bangsring naik menjadi 62 ekor/hari, yang sebelumnya hanya mendapatkan hasil tangkapan ikan 30 ekor/hari. Meningkatnya hasil tangkapan menandakan semakin baiknya perairan bangsring dilihat dari pertambahan jumlah dan jenis yang tertangkap. Rumpon dasar atau sh apartment merupakan suatu alat untuk memikat ikan agar berkumpul, beristirahat, berlindung, singgah, atau terkonsentrasi di sekitar rumpon, sehingga akan mempermudah nelayan dalam menentukan daerah penangkapan ikan ( shing ground). Pemasangan rumpon atau sh apartment menjadikan adanya kepastian daerah penangkapan ikan, maka waktu dan biaya operasi penangkapan bisa diprediksi secara akurat, sehingga usaha penangkapan ikan akan bisa menjadi lebih efektif dan e sien (Martasuganda 2008).\u00a0

\n


\n

Mudahnya nelayan mencari ikan tentu berpengaruh dalam waktu mencari ikan. sebelum adanya sh apartment nelayan ikan hias Bangsring melakukan penangkapan ikan hingga pulau Bali, jarak antara perairan Banyuwangi dan Bali adalah 3 mil. Jarak yang jauh tentu berpengaruh pada waktu penangkapan dan biaya operasional yang tinggi. Waktu rata- rata penangkapan ikan sebelum adanya sh apartment mencapai 7 jam, dengan adanya sh apartment waktu menjadi lebih efisien menjadi 4.5 jam dengan hasil tangkapan yang meningkat 110%.\u00a0

\n


\n

Adanya alat bantu fish apartment mampu merubah paradigma nelayan yang semula nelayan melaut untuk mencari ikan, kini berubah menjadi nelayan melaut untuk menangkap ikan. Berubahnya pradigma tersebut dikarenakan daerah penangkapan yang ditujunya sudah pasti, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya operasional (Budhiman 2011). Jarak penangkapan yang tidak jauh, waktu penangkapan yang singkat, hasil tangkapan yang banyak dan bervariasi menjadikan sh apartment adalah sebagai salah satu cara dalam pengembalian ekosistem yang rusak.\u00a0

\n


\n\n

Terumbu karang buatan

\n

Terumbu karang buatan\u00a0adalah benda yang di turunkan kedasar perairan sehingga berfungsi layaknya\u00a0habitat ikan. Banyak bentuk konstruksi dan jenis material yang diaplikasikan pada terumbu buatan, dari balok kayu biasa, papan, concret semen, besi dan kapal, bus bekas, PVC,\u00a0 dan bahkan ban bekas. Perbedaan bahan dan teknik pembuatan kemungkinan akan menyebabkan optimalitas terumbu karang buatan.\u00a0 Pembuatannya mungkin pekerjaan mudah.\u00a0 Tapi proses penenggelaman dan penempatannya di laut memerlukan keterlibatan para ahli di bidangnya.\u00a0 Terumbu buatan akan dihinggapi oleh binatang-binatang karang, yang seiring perjalanan waktu akan mengalami proses pengerasan atau pengapuran. Semakin lama berada di kedalaman air dan mengalami proses seperti itu, benda tersebut akan makin kuat, dan diharapkan bisa menjadi tempat bagi ikan-ikan di laut untuk bertelur serta tumbuh dan berkembang. \u00a0

\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n









Manfaat Fish Apartment dan Terumbu Karang Buatan:\u00a0

\n
    \n
  • Menjadi zona inti konservasi ikan \u2013 fish bank\u00a0
  • \n
  • Populasi ikan di zonasi inti konservasi akan meningkat\u00a0
  • \n
  • enis ikan yang ditangkap bertambah
  • \n
  • Nelayan tidak perlu lagi melaut ke tempat yang jauh pada musim-musim paceklik (laip)
  • \n
  • Mengurangi biaya melaut \u00a0
  • \n
  • Memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga\u00a0
  • \n
  • Penambahan pendapatan nelayan dari berkembangnya menjadi ekowisata\u00a0
  • \n
  • Peningkatan kesejahteraan nelayan (dalam 2 tahun)\u00a0
  • \n
\n


\n

Kenapa Konservasi Pantai?

\n
    \n
  • Banyak pantai mengalami abrasi yang hebat, semakin cepat abrasi pantai, nelayan semakin tidak memiliki ruang untuk sandar perahu dan fasilitas lainnya
  • \n
  • Gelombang besar dan angin di pesisir pantai tidak memiliki penghalang menuju perkampungan nelayan
  • \n
  • Konservasi mangrove dan cemara laut merupakan salah satu mitigasi bencana \u00a0
  • \n
  • Dengan konservasi pesisir (mangrove) populasi ikan, kepiting, dan rajungan di pesisir meningkat\u00a0
  • \n
  • Diversifikasi pendapatan dari sektor ekowisata\u00a0 \u00a0
  • \n
\n


\n

Intervensi Program Nelayan

\n
  1. Meningkatkan kesejahteraan nelayan miskin melalui kegiatan konservasi sumber daya laut dan pesisir, melalui dukungan pembuatan fish apartment, terumbu karang buatan, dan penanaman mangrove serta cemara laut. \u00a0
  2. Peningkatan kapasitas Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Sumber daya Kelautan dalam penguatan dan manajemen pengelolaan kelompok, pengelolaan wisata berbasis komunitas, dan pemasaran wisata.\u00a0 \u00a0
  3. Dukungan sarana dan prasarana lain yang relevan dengan peningkatan kesejahteraan nelayan miskin dalam rangka diversifikasi penghidupan.\u00a0
  4. Menciptakan diversifikasi pendapatan nelayan melalui perikanan dan pariwisata berbasis konservasi.\u00a0
\n\n\n\n


\n


\n


\n


\n


\n

Fish apartement pabrikasi lebih tahan lama

\n



Fish apartement tradisional

\n\n\n\n\n\n\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n


\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/26134/Novi new.png?access_token=129a3d5a-c989-4fff-b6a1-6b2d0286c20b"}, {"id": "1549", "blog_id": "45", "name": "Penerimaan Donasi dari Jamaah Baiturrahman Ancol", "subtitle": "Donasi Jannahqu.", "program_id": "208", "post_date": "2020-02-16 12:39:00", "nominal": "2000000000.0", "donasi": "2150000", "wilayah_id": "35", "description": "Donasi untuk kegiatan Jannahqu.org", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Penerimaan Donasi untuk Kegiatan pesantren Jannahqu.org

Terimakasih untuk jamaah Masjid Baiturrahman Ancol


Ayo berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol Donasi Sekarang\u00a0

2. Isi data, nominal donasi dan cara pembayaran\u00a0

3. Transfer sesuai petunjuk di email.\u00a0

Selain berdonasi Anda juga dapat menyebarkan informasi ini melalui saluran medsos Anda. Share & Donate

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/25922/donasi baiturahman ancol1.jpg?access_token=1576e269-43a0-415c-9ce6-73337e56d405"}, {"id": "1548", "blog_id": "2", "name": "Penyelamatan Korban Banjir", "subtitle": "e-voucer multiguna", "program_id": "386", "post_date": "2020-02-12 15:32:56", "nominal": "100000000.0", "donasi": "700000", "wilayah_id": "35", "description": "evakuasi beberapa warga di rawa jati, Cililitan Kalibata. ketinggian air mencapai 2 meter", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Team duithape.com siap sedia membantu menyalurkan santunan pasca banjir dengan e-voucher multiguna yang bisa dicairkan di toko/warung mitra duithape terdekat.\u00a0

Koordinator Posko & Lapangan bisa mendaftarkan dan mencatatkan korban dan kebutuhan pasca banjir setiap keluarga korban via HPnya di link ini: http://bit.ly/banjir-keluarga\u00a0

Dari data tersebut akan dikumpulkan dana donatur2 utk dikirimkan e-voucher multiguna langsung kepada para korban via SMS . (\u00a0CS duithape 081.285.977.977)\u00a0

Hayuk berbagi dengan donasi terbaik dengan cara

1) Klik \u201cDonasi Sekarang\u201d

2) isi nama, no tlp, tujuan pembayaran dan nominal

3) lakukan pembayaran/transfer sesuai petunjuk sms/email.

Note : Konfirmasi WA : +62 856-1626-222

Anda juga bisa membantu dengan membagikan informasi tentang program ini


Copyright \u00a9 Matahatimu - Platform matahatimu.org dikelola oleh Lazis Muhammadiyah, Lembaga Amil Zakat Nasional resmi berdasarkan SK Menag No. 730/2016

Semoga membantu \ud83d\ude4f

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/25838/evakuasi warga rawa jati new.jpg?access_token=492fea27-bbe9-447f-bdd5-9be7789bce8a"}, {"id": "1541", "blog_id": "2", "name": "Seorang Nenek Bertahan Di Rumah yang Nyaris Runtuh, Lazismu Siap Galang Dana Renovasi Rumahnya ", "subtitle": false, "program_id": "380", "post_date": "2020-02-03 02:49:10", "nominal": "15000000.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "14", "description": "Mami bercerita kalau hujan deras turun, mereka sekeluarga harus bahu-membahu menyelamatkan barang, mencari wadah untuk air hujan yang jatuh. Menutupi barang-barang dengan plastik, bahkan terkadang harus rela basah kuyup. Mami juga merasakan semakin lama kondisi rumahnya semakin rapuh dan mengkhawatirkan. ", "content": "\n
\n
\n
\n\n

Semarang\n\u2013 LAZISMU. Coba bayangkan satu rumah dengan\ntipe 27/60, dihuni\noleh satu keluarga besar dengan 9 jiwa di dalamnya. Itulah\nrumah Nur Kustatik (62) di kawasan Perumahan Puskopkar Pudakpayung, Banyumanik, Kota Semarang.\u00a0 Nenek Nur Kustatik, yang biasa disapa Mami tinggal di rumah\nmungil itu bersama dengan anak, menantu dan 6 orang cucunya.

\n\n

Rumah sederhana yang dibangun pada 1993, belum pernah direnovasi sampai sekarang. Rangka kayu rumah rapuh, atap\nbocor di mana-mana. Kaca ruang tamu pecah, sofa kusam dan robek. Tidak ada meja\ntamu di rumah itu. Yang ada hanya rongsokan elektronik yang sudah tidak\nberfungsi. Begitulah cerita amil\nLazismu saat datang melihat kondisi rumah Mami pada Ahad, 2 Februari 2020.

\n\n\n\n\n\n

Tengok lebih dalam, kamar mandi rusak hingga bau pesing tercium menyengat.Ruang dapur yang kusam dan berantakan tidak teratur. Di bagian belakang terdapat ruang terbuka, yang dipakai menaruh barang bekas. Sisa air hujan menggenang dibekas bak mandi yang tidak terpakai.




\n\n\n\n

\u00a0
Mami bercerita kalau hujan deras turun, mereka sekeluarga harus bahu-membahu menyelamatkan barang, mencari wadah untuk air hujan yang jatuh. Menutupi barang-barang dengan plastik, bahkan terkadang harus rela basah kuyup. Mami juga merasakan semakin lama kondisi rumahnya semakin rapuh dan mengkhawatirkan.

\n\n\n\n

Rasa was-was sering menghantui, jangan-jangan atapnya runtuh saat hujan deras. Mami tidak bisa berbuat banyak, dia pasrah. Namun dia tetap berdoa agar keluarganya selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa.

\n\n

Mami bekerja sebagai buruh lepas, biasanya dipanggil tetangga untuk menyeterika pakaian atau memasak. Oleh karenanya dia tidak punya penghasilan pasti. Sementara Andik, sang menantu profesinya sebagai penyedia jasa servis elektronik, yang membuka pelayanan di rumah itu juga. Sedangkan anak perempuan Mami, Novi tidak bisa bekerja karena kesibukan mengasuh keenam anaknya.

\n\n\n\n\n\n

Dengan penghasilah yang minim mereka bertahan di rumah tua itu. Dengan keadaan yang serba kurang Andik berusaha membesarkan 6 anaknya dengan penuh tanggung jawab. Bila menginginkan lauk, Andik terpaksa harus berburu ular, biawak dan binatang buas lainnya yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Keadaan miskin yang membuat saya harus melakukan seperti ini, kata Andik.

\n\n\n\n

Setelah\nmengetahui cerita lebih jauh, kedatangan Lazismu ingin membantu renovasi rumahnya. Mami sangat kaget dan\nberterimakasih atas karunia yang dia terima. \u201cMatursuwun sanget mas, mugi-mugi\npanjenengan diparingi panjang umur, murah rejeki\u201d (Terimakasih banyak mas,\nsemoga anda diberi umur yang panjang dan banyak rejeki). (ns/cs)

\n\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/25720/Rumah Mami 2-horz.jpg?access_token=84e38570-b103-46bc-a2df-0d044dd9a190"}, {"id": "1540", "blog_id": "33", "name": "Kegiatan Belajar TPA Al Ikhsan, Seppang Bulukumba", "subtitle": "Kegiatan Belajar TPA Al Ikhsan", "program_id": "392", "post_date": "2020-02-02 14:15:01", "nominal": "100000000.0", "donasi": "100000", "wilayah_id": "35", "description": "Kegiatan Belajar Mengajar TPA Al Ikhsan", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Kegitan Belajar Mengajar di TPA Al Ikhsan

\u00a0'Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasulnya, kemudian mereka-mereka tidak ragu-ragu dan berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar\". (Q.S. Al-Hujarat ayat 15)


Berawal dari taman Pendidikan Al Quran (TPA) Al Ikhsan yang di dirikan pada tahun 200, TPA Al Ikhsan telah melahirkan banyak alumni di lingkungan masyarakat seppang yang memang sangat minim akan sekolah dan TPA untuk masyarakat karena akses dan ketersedian fasilitas memadai untuk mengajarkan membaca Al Quran dan pendidikan agama pada anak-anak dan remaja di desa Seppang, Bulukumba Sulawesi Selatan.

Dari awal berdiri penyelenggaraan belajar mengajar TPA Al Ikhsan Seppang berusaha menekan biaya kepada santri dan wali santri dengan mengandalkan pendanaan TPQ Al Ikhsan dari\u00a0dari zakat, infak, shodaqoh, dan bantuan para donatur baik swasta dan pemerintah.

Alhamdulillh kegiatan TPQ Al Ikhsan dapat berlangsung sampai dengan saat ini dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Dalam mengembangkan kegiatan di TPQ Al Iksan pada proses belajar mengajar dan memperdalam Ilmu Agama Allah, maka pada tahun 2014, di bentuk yayasan Ar Razak sekaligus pengurus TPA Al Ikhsan berencana untuk mengembangkan dan membangun Gedung kelas dan agar para santri lebih fokus dan maksimal dalam memperdalam Ilmu Al Quran dan Sunah, sekaligus menampung permintaan masyarakat sekitar yang makin meningkat peminatnya.

Ayo, setiap rupiah yang anda donasikan akan menjadi wasilah dalam membentuk generasi unggul Islam di Indonesia.

Cara Donasi:

1. Klik tombol Donasi Sekarang

2. Masukan Data Anda, Nominal Donasi, Metoda Pembayaran, Bank Tujuan lalu tekan tombol kirim

3. Lakukan transfer/bayar sesuai petunjuk sms/email.

Anda juga dapat melakukan transfer langsung ke rekening yaysan Ar Razak Bulukumba, BRI No. 4904-01-035960-53-6

Selain donasi Anda juga dapat berpartisipasi dengan membagikan halaman penggalangan dana ini melalui saluran medsos Anda. Terimakasih.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/24052/ar razak 2 new.png?access_token=90ad2f0c-9ef6-4975-86f0-2b9afd11a098"}, {"id": "1535", "blog_id": "15", "name": "Kegiatan Pesantren Jannahqu.org", "subtitle": "Kegiatan Pesantren Pelatihan STIFin Jannahqu.org", "program_id": "208", "post_date": "2020-01-29 23:42:40", "nominal": "2000000000.0", "donasi": "2150000", "wilayah_id": "12", "description": "Kegiatan STIFin di Pesantren Jannahqu.org", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Pengumpulan Dana untuk JannahQu

\ud83d\udcd6 Apakah anda pecinta al-Quran ?
\ud83d\udcd6 Ataukah anda penghafal al-Quran ?

Atau memang belum bisa menghafal al-Quran ?
Mau kah jadi keluarga para penghafal al-Quran ?

\ud83c\udfe0 Yayasan Jannah Firdaus Qur'ani (JannahQu), membuka kesempatan anda sebesar2nya untuk menjadi bagian wakif\u00a0Pesantren Peradaban JannahQu. Pesantren JannahQu telah berjalan selama 2 tahun sejak 2017 di rumah sewa dengan 50 an santri\u00a0TANPA DI PUNGUT BIAYA (GRATIS). Karena semangat santri dan wali santri untuk menjadi keluarga para penghafal Qur\u2019an yang sangat tinggi. Mereka berharap Pesantren kami segera mempunyai gedung sendiri dan memiliki asrama agar para santri bisa fokus dan fullday belajar Qur\u2019an.

Saat ini Yayasan JannahQu akan membebaskan lahan\u00a02000 m\u00b2\u00a0dengan harga 1.000.000,-/m\u00b2\u00a0sehingga total dana yang dibutuhkan adalah 2.000.000.000,-. Tanah ini rencana untuk membangun\u00a0Pesantren Peradaban JannahQu, JannahQu Learning Center & JannahQu Dakwah\u00a0Sosial. Lokasi pembebasan lahan yaitu Kampung Cikuda Rt 30 Rw 14, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

\ud83d\udd4c Terbayangkah jika setiap lantunan ayat suci al-Quran dari para penghafal al-Quran terus mengalir kepada Anda dengan sebab wakaf yang memberikan mereka tempat untuk menghafal al-Quran dan mempelajari ilmu agama.

\ud83c\udfc6\u00a0Hidup bahagia mengalir pahala meski sudah tutup usia. Mari bersama ciptakan masa depan yang lebih baik untuk para penghafal Qur\u2019an.
\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0627\u062a\u064e \u0627 \u0625 \u0644\u0652\u0650 \u0625 \u0646\u0633\u064e\u0627\u0646\u064f \u0627 \u0625 \u0646\u0642\u064e\u0637\u064e\u0639\u064e \u0639\u064e \u0625 \u0646\u0647\u064f \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u064f\u0647\u064f \u0625\u0650\u0644\u0627 \u0645\u0650 \u0625 \u0646 \u062b\u064e\u0644\u0627\u062b\u064e\u0629\u064d : \u0625\u0650\u0644\u0627 \u0645\u0650 \u0625 \u0646 \u0635\u064e\u062f\u064e\u0642\u064e\u0629\u064d \u062c\u064e\u0627\u0631\u0650\u064a\u064e\u0629\u064d \u060c \u0623\u064e \u0625 \u0648 \u0639\u0650 \u0625 \u0644\u0645\u064d \u064a\u064f \u0625 \u0646\u062a\u064e\u0641\u064e\u0639\u064f \u0628\u0650\u0647\u0650 \u060c \u0623\u064e \u0625 \u0648 \u0648\u064e\u0644\u064e\u062f\u064d \u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u062d\u064d \u064a\u064e\u062f\u0625\u0639\u064f\u0648 \u0644\u064e\u0647 \u201cJika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.\u201d (HR. Muslim, no. 1631)
\ud83d\udd4c Wujudkan Pahala Penghafal al-Quran dengan wakaf untuk membangun Pesantren Perdaban JannahQu yg berlokasi di Kampung Cikuda Rt 30 Rw 14 Desa Bojong Nangka Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor

\u2696\u00a0Sekecil apapun, wakaf anda akan bernilai ibadah disisi Allah ta\u2019ala yg tiada putus.
Jazakallah khoiron katsiron,


Ust. Abdul Aziz Al-Hafidz
Mudir Yayasan JannahQu.org


Ayo berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol Donasi Sekarang\u00a0

2. Isi data, nominal donasi dan cara pembayaran\u00a0

3. Transfer sesuai petunjuk di email.\u00a0

Selain berdonasi Anda juga dapat menyebarkan informasi ini melalui saluran medsos Anda. Share & Donate

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/24044/jannahqu 2 new.jpg?access_token=b98a9031-31c4-44d8-a926-f14f81165fef"}, {"id": "1524", "blog_id": "2", "name": "e-voucher multiguna", "subtitle": "e-voucher multiguna", "program_id": "386", "post_date": "2020-01-29 12:16:38", "nominal": "100000000.0", "donasi": "700000", "wilayah_id": "35", "description": "e-voucher multiguna duithape bekerjasama dengan LRT Jakarta dan matahatimu.org", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

e-Voucher Multiguna

Kerjasama duithape, LRT Jakarta dan matahatimu.org

Banjir Tahun Baru 2020 menyurut.


Para pengungsi posko banjir pulang

ke rumahnya yang porak poranda.


Banyak harta benda

kebutuhan hidup sehari-hari

rusak & hanyut tersapu banjir.


Bantuan apa saja

yang paling mereka butuhkan

untuk merintis hidup kembali?

Simak testimoni mereka di sini https://youtu.be/INggTorAAZ0

\u00a0
\u00a0


BEGITU BERAGAM KEBUTUHAN KORBAN BANJIR\u00a0


namun begitu kecil daya belinya.

Bisakah kita semua membantu

meringankan beban hidup mereka?


Bersama para relawan lapangan,\u00a0

tim duithape dan matahatimu.org telah dan akan membukakan

1 akun tiap 1 keluarga korban.

e-Voucher Multiguna,

duithape tanpa hape,

untuk berbagai kebutuhan hidup pasca bencana.


\u00a0Setiap Rupiah dari Anda\u00a0

meringankan beban korban.\u00a0


Setiap e-voucher 100 ribu membantu 1 keluarga korban.


Donasikan e-voucher Anda, dengan cara:


\u00a01. Klik >>> https://matahatimu.org/program/386/donasi/\u00a0


2. Isi data, nominal donasi dan cara pembayaran\u00a0


3. Transfer sesuai petunjuk di email/sms.


Selain berdonasi Anda juga dapat menyebarkan informasi ini melalui saluran medsos Anda. Share & Donate

\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/24041/duit hape new size.gif?access_token=a2bb7c23-1e53-41eb-afa5-bb313850973d"}, {"id": "1516", "blog_id": "18", "name": "Peningkatan Penghidupan Nelayan Miskin", "subtitle": "Fish Apartment & Fish Bank", "program_id": "384", "post_date": "2020-01-14 06:16:35", "nominal": "3000000000.0", "donasi": "1350000", "wilayah_id": "16", "description": "Peningkatan Penghidupan Nelayan Miskin dengan Fish Apartment & FIsh Bank", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\n\t\t\n\t\n\t\n\t\t

Munir (27 thn), Ketua Pokmaswas Benteng Samudra, Badean

\u201cKakek dan Bapak saya nelayan, Saya hanya tamatan SD.

Menjadi nelayan itu pilihan terakhir. Kalau ada pekerjaan lain, saya tidak akan menjadi nelayan. Setiap hari harus pergi melaut, belum tentu juga dapat hasil yang bagus. Semakin hari kami melaut semakin jauh. Kalau musim laip (paceklik), kami melaut sampai Madura atau Jimbaran, Bali. Harus meninggalkan keluarga sampai 20 hari. Kadang ketika berangkat nangis kami, Pak.

Kami harus melestarikan laut di wilayah ini, dengan membuat zonasi konservasi untuk ikan, agar kami tidak perlu melaut terlalu jauh lagi kelak. Kami ingin lebih sering berkumpul dengan keluarga.\u00a0

Saya pergi melaut habis Ashar, baru pulang sekitar jam 10 pagi. Yang menjadi gangguan adalah pekerjaan ini menyebabkan saya tidak dapat menjalankan shalat 5 waktu tertib. Bolong-bolong. Kadang saya salat di perahu, kadang terlewat.\u00a0

Saya harus menyekolahkan anak saya dengan baik. Jika mereka sukses, mungkin suatu saat mereka akan menyuruh saya tidak usah melaut lagi. Saat itulah saya akan membayar semua kelalaian saya dalam ibadah.\u201d\u00a0\u00a0

Alhamdulillah, semenjak Munir dan kawan kawan dikenalkan dengan fish apartment, banyak manfaat yang di dapat diantaranya :

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Menjadi zona inti konservasi ikan \u2013 fish bank

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Populasi ikan di zonasi inti konservasi meningkat

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Jenisikan yang ditangkap bertambah

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Nelayan tidak perlu lagi melaut ketempat yang jauh pada musim-musim\u00a0\u00a0paceklik\u00a0(laip)

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Mengurangi biaya melaut\u00a0

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Memiliki waktu lebih banyak untuk keluarga

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Penambahan pendapatan nelayan dari berkembangnya menjadi ekowisata

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Peningkatan kesejahteraan nelayan (dalam 2 tahun), meningkatkan jumlah nelayan tidak berdaya menjadi berdaya

Munir dan kawan kawan komunitas nelayannya, Terus bergerak mewujudkan mimpi mimpinya, selain terus melakukan konservasi Mangrove, mereka juga merencakan beberapa pengembangan ekowisata dengan program program sebagai berikut :

\u00a0

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Perbaikan jalan trek di atas hutan mangrove

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pembuatan menara pantau burung bangau

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pembuatan pembibitan mangrove

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Perluasan lahan parkir

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Perbaikan kantor sekretariat

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Kios untuk kelompok perempuan

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Rumah Singgah/Guest house

\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pelatihan Community-Based Tourism

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Pelatihan service excellance

\u2022\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0Community Learning Center


Untuk itu terbuka kerjasama bersama komunitas sahabat matahatimu.org untuk sama sama mendukung program crowdfunding berbasis ekowisata dan community based ini.

Hayuk Gabung Bersama Munir dan komunitasnya dalam mengembangkan Ekowisata ini.

Klik \"Donasi Sekarang\"


\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/23114/Fish apart 3.png?access_token=501b9145-7a6d-41bb-99b5-9fe6de980a6a"}, {"id": "1284", "blog_id": "2", "name": "Memanah, The Power of Focus dalam Family Gathering Santri Hafidz Qur\u2019an Binaan Lazismu", "subtitle": false, "program_id": "107", "post_date": "2019-09-04 05:51:58", "nominal": "50000000.0", "donasi": "500000", "wilayah_id": "29", "description": "Peran orang tua sebagai pendamping di rumah, bisa mengikuti dan memantau perkembangan hafalan al-Qur\u2019an anaknya sehingga motivasi anak bersama orang tua dapat mendorong spirit mempelajari ilmu al-Qur\u2019an beserta tadjwidnya.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Parepare \u2013 LAZISMU. Memasuki tahun baru Islam 1441 H, Lazismu menyelenggarakan Family Gathering. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi santri penghafal al-Qur\u2019an yang didampingi orang tua wali santri. Acara berlangsung di Pantai Pasir Putih Tonrangeng, salah satu objek wisata Paputo Beach yang berlokasi di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Beberapa rangkaian paket acara yang menambah kemeriahan acara antara lain Kajian Islam, dengan tema \"Indahnya Hidup di Bawah Naungan Al Qur'an yang dibahas KH. A. Jamal Patombongi, Pimpinan Ponpes Al Muslimun, Kanie Sidrap.

Selain kajian ada program Tahsinul Qiroah untuk para orang tua peserta, tujuannya agar setiap wali bisa membaca al-Qur'an dengan tartil sekaligus bisa mendampingi anaknya di rumah untuk menghafal agar tidak hanya di camp semata.

Peran orang tua sebagai pendamping di rumah, bisa mengikuti dan memantau perkembangan hafalan al-Qur\u2019an anaknya sehingga motivasi anak bersama orang tua dapat mendorong spirit mempelajari ilmu al-Qur\u2019an beserta tadjwidnya.




\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Di sesi akhir, yang cukup menyita perhatian adalah pengunjung Paputo bermain Outbond dan Panahan. Setiap peserta harus ikut memanah sebagai salah satu olahraga yang disenangi Rasulullah. Khusus untuk memanah, sebetulnya ada nilai-nilai pendidikan di dalamnya yakni belajar focus sebagai kekuatannya termasuk fokus menghafal al-Qur\u2019an.

Saiful Amir selaku Direktur Lazismu, mengatakan, dalam forum silaturahim ini, Hafidz Camp
bersama keluarga merupakan sarana yang mengasyikkan untuk saling belajar.

Menyaksikan anaknya berpartisipasi dalam Hafidz Camp tersebut, Asisyah selaku Ibu Lurah Lakessi, sangat antusias dengan kegiatan ini. Lazismu telah mempertemukan kami bersama anak-anak lainnya dalam Family Gathering. (sf)

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/16682/Hafidz Camp Lazismu Pare2 (1).jpeg?access_token=cce0b6d9-5133-4931-b2f9-d2fbb9f748b0"}, {"id": "1101", "blog_id": "4", "name": "Perkuat Manajemen dan Tersistem, Lazismu Batang Gelar Workshop Satu Atap", "subtitle": false, "program_id": "112", "post_date": "2019-06-17 07:19:50", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "14", "description": "Workshop Management Satu Atap ini diartikan sebagai penyatuan selutuh dana ZIS/ZISKA dalam satu tenda besar Lazismu agar menjadi kekuatan besar demi kemandirian Muhammadiyah.\n", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\n\n

Batang \u2013\nLAZISMU. Usai lebaran 1440 H,\nLazismu Batang menggelar kegiatan workshop Management Lazismu Satu Atap yang\nbertempat di Gedung Pusdiklat Kospin Jasa Pekalongan, pada Sabtu (15/06/2019).

\n\n

\u00a0

\n\n

Workshop Management Satu Atap ini diartikan\nsebagai penyatuan selutuh dana ZIS/ZISKA dalam satu tenda besar Lazismu agar\nmenjadi kekuatan besar demi kemandirian Muhammadiyah.

\n\n

\u00a0

\n\n

Workshop berjalan dengan beberapa\nsesi diantaranya membahas mengenai Legalitas Kantor Layanan, Program Tepat\nSasaran, dan terakhir mengenai Standarisasi Kantor Layanan.

\n\n

\u00a0

\n\n

Peserta dalam kegiatan ini Ketua PDM\nBatang Drs H Nasikhin MH dan jajarannya, tamu undangan lainnya yakni hadir\nPimpinan Daerah Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan AUM\ndan Kantor Layanan Lazismu se-Kabupaten Batang. Lazismu Batang juga mengundang\nLazismu Daerah se-Eks Karesidenan Pekalongan.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cKami (Lazismu Batang) sebagai\npenyelenggara mengundang turut hadir Ketua PDM Batang Drs H Nasikhin MH dan\njajarannya, Undanga lain Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Pimpinan Daerah Pemuda\nMuhammadiyah, Pimpinan AUM dan Kantor Layanan lazIsmu se Kab Batang juga kami\nundang dari Lazismu Daerah se Eks Karesidenan Pekalongan,\u201d jelas Muntoro\nAbdurrohman, Direktur Lazismu Batang saat dihubungi melalui media daring\nLazismu, (17/06).

\n\n

\u00a0

\n\n

Dalam kesempatan ini, Pemateri\ntunggal, Sabar Waluyo, yang juga sebagai Direktur Lazismu Banyumas berpendapat\nbahwa, managemen Lazismu Satu Atap adalah sebuah keniscayaan untuk menjawab\ndiberlakukannya UU Zakat No 23 Tahun 2011.

\n\n

\u00a0

\n\n

Sementara, H Farihun, Ketua Badan\nPengurus Lazismu Batang menyampaikan bahwa, manajemen Satu Atap Lazismu menjadi\nlebih terarah programnya, dan dana ZISKA lebih berdayaguna. Selain itu, dalam\nhal pelaporannya sesuai standar PSAK 109.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cManajemen Satu Atap Lazismu menjadi lebih terarah programnya dan dana ZISKA lebih berdayaguna serta laporan sesuai standar PSAK 109,\u201d Ungkap H Farihun.

\n\n

\u00a0

\n\n

Muntoro Abdurrohman, Direktur Lazismu\nBatang berharap kepada seluruh tingkatan (Lazismu) untuk selalu mengevaluasi\nkinerja, terlebih di era milenail kini.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cKami selaku Direktur Lazismu Batang\nberharap Lazismu di semua tingkatan untuk berbenah di era millenial 4,0 agar\nLazismu bisa memanfaatkan teknologi informasi menjadi Lazismu Berkemajuan,\u201d\ntandas nya. (bp)

\n\n

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/13975/Perkuat Manajemen dan Tersistem, Lazismu Batang Gelar Workshop Satu Atap [ok].jpg?access_token=5ccd1138-8a42-4036-87f2-15087d7932ed"}, {"id": "1097", "blog_id": "31", "name": "Lazismu Salurkan ZIS pada Warga NTT", "subtitle": false, "program_id": "112", "post_date": "2019-06-13 09:18:36", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "27", "description": "Rudianto, Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Wilayah Sulawesi Tengah mengharapkan dengan adanya ZIS yang dihimpun ini mampu meringankan beban keluarga yang berstatus pra sejahtera, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\n\n

Palu \u2013\nLAZISMU. Lazismu Sulawesi Tengah (Lazismu Sulteng) telah\nmenyalurkan ZIS kepada warga Nusa Tenggara Timur (NTT), Samsudin dan Nurhayati di\nkediaman Samsudin, Kota Palu,\nSulawesi Tengah, pada Kamis (13/06/2019).

\n\n

\u00a0

\n\n

Penyaluran ini diberikan kepada Nurhayati\nadalah nama baru yang dimilikinya setelah mualaf yang sebelumnya bernama Anti\n(sebelum jadi mualaf) ini berasal dari Flores NTT dan Samsudin dari Bima NTT. Satu\nkeluarga yang mualaf semua ini memliki 3 anak laki-laki dan 4 anak perempuan.

\n\n

\u00a0

\n\n

Tim Lazismu dibantu mobil klinik PKU\nMuhammadiyah Palu menyalurkan bantuan 2 paket sembako, 4 pcs susu balita, popok\ndan susu, serta pakaian layak pakai kepada Samsudin. Samsudin yang kini tinggal\ndi Pantoloan Palu ini bekerja serabutan, dan tergolong pada pra sejahtera

\n\n

\u00a0

\n\n

Rudianto, Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Wilayah Sulawesi\nTengah mengharapkan dengan adanya ZIS yang dihimpun ini mampu meringankan beban\nkeluarga yang berstatus pra sejahtera, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

\n\n

\u00a0

\n\n

Pihaknya mengucapkan terimakasih\nkepada para muzaki atas amanah yang diberikan kepada Lazismu dalam pengelolaan\ndan penyaluran zakat.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cBerharap dari ZIS yang dihimpun oleh\nLazismu Sulteng mampu meringankan beban keluarga pra sejahtera khususnya di\nWilayah Sulteng. Dan mengucapkan terimakasih kepada para muzaki yang telah\nmengamanahkan pengelolaan dan penyalurannya melalui kami Lazismu Sulteng. (bp)

\n\n

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/13897/Lazismu Salurkan ZIS pada Warga NTT.jpeg?access_token=39ff4581-c8b8-4024-a60c-6110d00010bf"}, {"id": "1085", "blog_id": "2", "name": "Matahatimu Gelar Acara Hapus Tatoo Gratis di Taman Mini Indonesia Indah", "subtitle": false, "program_id": "152", "post_date": "2019-05-29 03:27:48", "nominal": "500000000.0", "donasi": "1715100", "wilayah_id": "11", "description": "TATO disebut-sebut sebagai salah satu seni melukis tubuh. Namun,tato merupakan hal yang dilarang dalam Islam, sebab termasuk dalam persoalan merubah ciptaan Allah. Bahkan, wudhu atau shalatnya orang yang bertato, masih saja jadi perdebatan.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

TATO disebut-sebut sebagai salah satu seni melukis tubuh. Namun,tato merupakan hal yang dilarang dalam Islam, sebab termasuk dalam persoalan merubah ciptaan Allah. Bahkan, wudhu atau shalatnya orang yang bertato, masih saja jadi perdebatan.
Ada yang bilang tato tersebut harus dihapus, tapi ada juga yang berpendapat yang terpenting adalah pertaubatannya. Nah, bagaimana jika ingin menghapus tato untuk bertaubat dari perbuatan dosa tersebut?
Padahal, baik membuat ataupun menghapus keduanya sama-sama menyakitkan, terutama ketika menghapus. Resikonya adalah kerusakan pada bagian kulit akibat bekas tato yang tak bisa dihilangkan sepenuhnya tersebut.
Dulu, menyetrika kulit disebut-sebut sebagai cara ampuh untuk menghapus tato. Namun, kini ada beragam metode yang bisa digunakan untuk menghapusnya secara aman, baik dengan cara medis maupun dengan alternatif lain. Apa sajakah itu?
Setidaknya ada tiga metode untuk menghapus tato secara permanen dan aman, yaitu:
1. Pembedahan jaringan kulit Metode bedah konvensional ini dilakukan oleh dokter spesialis kulit dengan cara mengangkat area kulit yang di tato dengan pisau bedah. Metode ini
memang terdengar mengerikan dan berisiko tinggi meninggalkan bekas luka. Pembedahan jaringan kulit juga hanya disarankan untuk menghapus tato berukuran kecil.
2. Dermabrasi
Dermabrasi dilakukan dengan cara menyikat kulit yang bertato akan sampai kedalaman lapisan kulit tertentu. Harapannya, warna tato akan memudar seiring prosedur ini dilakukan secara berkala. Tapi metode dermabrasi bukan cara yang populer dibandingkan pembedahan atau sinar laser untuk menghilangkan tato.
3. Menghapus tato dengan sinar laser
Metode sinar laser dinilai sebagai cara yang paling efektif dan paling aman untuk menghapus tato. Penyinaran sinar laser akan memusnahkan warna-warna pigmen (dari tato) yang ada pada kulit. Setelah itu, sisa-sisa pigmen kulit akan dimusnahkan secara alami oleh sistem pertahanan tubuh.
Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat pada 2014 terhadap 64 pasien yang menghapus tato dengan laser, 30-50 persen di antaranya mendapatkan warna tato mereka memudar hanya setelah satu kali terapi.
Hasil yang lebih memuaskan dihasilkan setelah menjalani lima kali terapi sinar laser, yaitu warna tato memudar sampai 90 persen.Proses menghapus tato diawali dengan tindakan anestesi, lalu laser menembak langsung tato yang akan dihilangkan. Laser akan bekerja merusak tinta tato di bagian dalam kulit, dan menimbulkan sedikit rasa panas di kulit, tapi tidak menyakitkan.
Jadi, menghapus tato itu ternyata tidak semudah saat membuatnya. Apalagi menghapus dosanya. Sebab, semua tindakan itu ada konsekuensinya, termasuk ketika seseorang menorehkan tato di kulitnya.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6994/hapus-tatoo-final.jpg?access_token=708d07e7-6acd-495b-82a4-34486e88d09a"}, {"id": "1083", "blog_id": "45", "name": "Pelepasan Da\u2019i Palestina, Ketua Lazismu Pusat: Ini Bukan Akhir dan Bukan Awal", "subtitle": false, "program_id": "50", "post_date": "2019-05-28 06:55:41", "nominal": "500000000.0", "donasi": "1760000", "wilayah_id": "35", "description": "\u201cThis not be end, this is not beginning. Terimakasih juga kepada PP Muhammadiyah yang sudah hadir bersama kita pada kesempatan sore ini,\u201c tutupnya dalam sambutan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5).", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\n\n

Jakarta \u2013\nLAZISMU. PP Muhammadiyah dan\nLazismu Pusat menggelar acara pelepasan 6 da\u2019i dari Palestina di Gedung Pusat\nDakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).

\n\n

\u00a0

\n\n

Hadir perwakilan PP Muhammadiyah,\nDadang Kahmad, Ketua\nBadan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief, dan Ketua\nIESCO, Mahmud Syaqfa, serta Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional\nPP Muhammadiyah, Muhyiddin Junaedi.

\n\n

\u00a0

\n\n

Kegiatan pelepasan da\u2019i-da\u2019i asal\nPalestina ini sekaligus buka puasa bersama jajaran PP Muhammadiyah, dan\nLazismu.

\n\n

\u00a0

\n\n

Sebagaimana dilansir\nMuhammadiyah.or.id, (28/7), bahwa program syiar Ramadan dengan enam da'i asal\nPalestina telah berjalan selama 20 hari sejak hari pertama Ramadan 2019/1440 H.\nProgram tersebut merupakan dorongan dan kerjasama antara Pemerintah dan\nbeberapa lembaga swasta.

\n\n

\u00a0

\n\n

Ketua Lazismu, Hilman berpendapat ini\nadalah bukan akhir, dan bukan awal untuk membangan ukhuwah.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cThis not be end, this is not\nbeginning. Terimakasih juga kepada PP Muhammadiyah yang sudah hadir bersama\nkita pada kesempatan sore ini,\u201c tutupnya dalam sambutan di Gedung Dakwah\nMuhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

\n\n

\u00a0

\n\n

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah,\nDadang Kahmad mengucapkan bersyukur dapat berjumpa dengan saudara-saudara dari\nPalestina.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cAlhamdulillah sore ini kita bisa\nberjumpa dengan saudara-saudara kita dari Palesina. Kami dari Muhammadiyah sangar\nberbahagia bisa bertemu dengan anda semua. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan\nkeselamatan dan kebahagian pada kita,\u201d jelasnya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Dadang melanjutkan, Muhammadiyah\nselalu mengikuti perkembangan-perkembangan di dunia Islam, terkhusus tentang\nPalestina. Lalu, dari perkembangan itu didiskusikan dikalangan Muhammadiyah.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cKami (Muhammadiyah) selalu mengikuti\nperkembangan di dunia islam khususnya di palestina, perkembangan-perkembangan\nitu suka kami diskusikan dikalangan kami muhammadiyah. Alhamdulillah Lazismu\npunya program untuk memperhatikan terhadap Palestina. Oleh karena itu,\nterimakasih sudah datang ke PP Muhammadiyah,\u201d ungkap Dadang.

\n\n

\u00a0

\n\n

Ketua IESCO, Mahmud Syaqfa, mengucapkan\nterimakasih kepada Muhammadiyah dalam hal ini Lazismu yang telah memfasilitasi\n6 Syekh Palestina untuk berdakwah kemanusiaan di Indonesia.

\n\n

\u00a0

\n\n

Ketua IESCO itu mengatakan kalau kita\nsemua adalah saudara (keluarga), dan berterimakasih kepada Muhammadiyah dan\nLazismu. \u201cWe are brothers. So, thanks you,\u201d tutupnya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Dalam kesempatan ini, Ketua Lembaga\nHubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah, Muhyiddin Junaedi dalam\nsambutannya mengucapkan terimakasih kepada Lazismu, IESCO dan para Syekh yang\ntelah merancang program ini dengan baik. Lalu untuk hasil donasi yang terhimpun\nakan dimaksimalkan untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina yang sedang\nterjajah.

\n\n

\u00a0

\n\n

Junaedi lebih lanjut mengatakan Lazismu\nbersama MUI sedang membangun rumah sakit di Hebron dalam rangka membantu\npengobatan dan mengalokasikan sebagian dana kemanusiaan kepada rakyat\nPalestina, serta Indonesia mendukung perjuangan rakyat Palestina dari\npenjajahan Israel.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cRakyat Indonesia sangat mendukung\nperjuangan rakyat Palestina dalam melawan penjajah Israil. UUD 45 menolak keras\npenjajahan diatas dunia oleh karena itu baik pemerintah maupun masyarakat umum\nmengecam atas penjajahan yg dilakukan Israel terhadap Palestina,\u201d jelasnya.\n(bp)

\n\n\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6826/Pelepasan Da%E2%80%99i Palestina, Ketua Lazismu Pusat Ini Bukan Akhir dan Bukan Awal.jpeg?access_token=692d8714-cfc9-4479-bf03-6fee4b19c920"}, {"id": "1076", "blog_id": "15", "name": "Berkah Ramadhan, Lazismu \u2013 Alfamidi Sinergi Beri 400 Sembako", "subtitle": false, "program_id": "159", "post_date": "2019-05-27 03:46:49", "nominal": "100000000.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "12", "description": "Kegiatan ini berjalan dengan pemberian paket 400 sembako untuk disalurkan kepada para mustahik di sekitar outlet Alfamidi.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

\n\n

Bekasi \u2013\nLAZISMU. Ramadhan 1440 H selalu\nmembawa keberkahan kepada umat Muslim yang menjalaninya. Begitu, Lazismu\nbersama Alfamidi menjalankan program Kado Ramadhan pada Rabu, (22/5/2019).

\n\n

\u00a0

\n\n

Kegiatan ini berjalan dengan pemberian paket 400 sembako untuk disalurkan kepada para mustahik di sekitar outlet Alfamidi.

\n\n

\u00a0

\n\n

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, Sudarno Soemodimedjo mengucapkan terimakasih atas semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cTerimakasih kepada Alfamidi atas\nkerjasamanya dengan Lazismu,\u201d ucapnya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Sudarno melanjutkan, mudah-mudahan\nkerjasama ini berjalan kembali di tahun-tahun ke depan.

\n\n

\u00a0

\n\n

Masyarkat merasa senang dan terbantu\ndengan bantaun yang telah diberikan oleh Lazismu.

\n\n

\u00a0

\n\n

Pihak Alfamidi, Eka menghimbau kepada\nmasyarakat untuk dapat selalu berbelanja, dan berdonasi ke Lazismu. (bp)

\n\n

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6632/Berkah Ramadhan, Lazismu %E2%80%93 Alfamidi Sinergi Beri 400 Sembako.jpeg?access_token=89b35bf1-6fcf-41ff-a4e8-c2ec72bef36f"}, {"id": "1074", "blog_id": "2", "name": "Gelar rakerwil, Lazismu DKI Serahkan Bantuan bagi 21 Guru dan 2 Sekolah Muhammadiyah", "subtitle": false, "program_id": "9", "post_date": "2019-05-26 16:34:08", "nominal": "100000000.0", "donasi": "2420109", "wilayah_id": "11", "description": "Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah DKI Jakarta dalam hal ini Lazismu menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta. Rakorwil diikuti oleh Lazismu se-DKI baik di tingkat pimpinan daerah, cabang dan rating maupun di tingkat amal usaha Muhammadiyah.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Gelar rakerwil, Lazismu DKI Serahkan Bantuan bagi 21 Guru dan 2 Sekolah Muhammadiyah
Lembaga Amil Zakat Persyarikatan Muhammadiyah DKI Jakarta dalam hal ini Lazismu menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta. Rakorwil diikuti oleh Lazismu\u00a0 se-DKI baik di tingkat pimpinan daerah, cabang dan rating maupun di tingkat amal usaha Muhammadiyah.
Rakorwil berlangsung pada 29 \u2013 30 Maret 2019 dengan materi bahasan terkait fiqih zakat, manajemne kelembagaan dan program, serta strategi fundraising. Manager Regional Lazisu DKI Jakarta, Budi Fajrin mengatakan perhelatan ini merupakan amanah Lazismu Pusat.
Melalui Rakerwil ini, lanjut Budi sebagai ajang konsolidasi koordinasi dan komunikasi dengan semua unsur persyarikatan dan AUM. Selain itu, ada dua poin yang perlu disampaikan menurutnya, \u201cPertama soal optimalisasi pembentukan Lazismu di tingkat persyarikatan, kedua dalam rangka memperkuat komunikasi dan koordinasi\u201d jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWM DKI\u00a0 yang diwakili oleh Wakil Ketua Drs. H. Tjuandi mengungkapkan semua yang berpartisipasi haus mampu melakukan tafsir rukun Islam.
Tjuandi menilai bahwa amil dan pengurus Lazismu dalm konteks modern ini bukanlah peminta-minta dalam arti tekstual, melainkan seorang mujahid yang berjuang untuk pemberdayaan umat.
Pada kesempatan itu, Badan Pengurus Lazismu Nuryadi Widji Harjono mengatakan, partisipasi semua unsur persyarikatan merupakan sumber potensi gerakan zakat. \u201cTermasuk ortom \u2013 ortom yang ada di Muhammadiyah dan mendorong gerakan zakat di tingkat gerakan \u2018Aisyiyah\u201d tandasnya.
Kantor layanan ini, lanjut nuryadi menjadi wadah koordinasi antar unsur si persyarikatan sehingga dapat memperkuat dakwah sosial dna pemberdayaan umat, ungkapnya.
Di sela-sela acara Rakerwil, Lazismu DKI menyerahkan bantuan yang disaksikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI untuk Program Save Our School (SOS) kepada SD Muhammadiyah 52 Bukit Duri dan SD Muhammadiyah 16 Tanjung Lengkong, Jatinegara, Jakarta. Di samping itu, juga diberikan bantuan kepada 21 guru dalam program Peduli Guru.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6455/Rakorwil DKI Jakarta.jpg?access_token=c7552df0-f97b-48f0-a12c-ca35404cbff3"}, {"id": "1073", "blog_id": "2", "name": "Lazismu Gelar Rakorwil se-Aceh, Konsolidasi Menuju Audit", "subtitle": false, "program_id": "156", "post_date": "2019-05-26 16:30:06", "nominal": "0.0", "donasi": "730025", "wilayah_id": "1", "description": "Lembaga amil zakat nasional yang tergabung dalam Lazismu se-Aceh mengggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diselengarakan di Banda Aceh dari 9 \u2013 10 Februari 2019.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Lazismu Gelar Rakorwil se-Aceh, Konsolidasi Menuju Audit
Lembaga amil zakat nasional yang tergabung dalam Lazismu se-Aceh mengggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang diselengarakan di Banda Aceh dari 9 \u2013 10 Februari 2019.
Ketua Badan Eksekutif Lazisu Aceh, Iqbal Ramzani, menuturkan Rakorwil memiliki tiga rangkaian kegiatan di antaranya Rakor Lazismu se-Aceh untuk memantapkan proses audit eksternal oleh akuntan public, rapat kerja dan pelatihan aplikasi laporan keuangan. Ia berharap laporan konsolidasi laporan keuangan dapat berjalan lancer dan menghasilkan kebijaksanaan strategis.
Ketua Lazismu Aceh, Termizi Gadeng, menuturkan bahwa perkembangan Lazismu Aceh ditetapkan sebagai salah satu perwakilan Lazismu yang siap di audit bersama-sama Lazsimu Kalimantan Barat, Lazismu Kalimantan Timur dan Lazismu Sulawesi Selatan melalui surat resmi tertanggal 3 Januari 2019 perihal instruksi persiapan Audit KAP.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6454/rakorwil Aceh.jpg?access_token=3a579cbd-c55b-4757-99c8-02f2473dc4e1"}, {"id": "1072", "blog_id": "2", "name": "Rakerwil Lazismu se-Riau, Program Peduli Guru Diluncurkan", "subtitle": false, "program_id": "147", "post_date": "2019-05-26 16:27:02", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "4", "description": "Agenda rapat kerja wilayah dan peluncuran peduli guru berlangsung di Riau pada Sabtu, (16/3/2019) di Wisma Jakur Jl. Punai Pekanbaru. Kegiatan bertajuk penguatan kele,bagaan dan akunbilitas Lazismu tersebut diikuti 30 peserta utusan dari Lazismu Kabupaten/ Kota se-Riau.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Rakerwil Lazismu se-Riau, Program Peduli Guru Diluncurkan
Agenda rapat kerja wilayah dan peluncuran peduli guru berlangsung di Riau pada Sabtu, (16/3/2019) di Wisma Jakur Jl. Punai Pekanbaru. Kegiatan bertajuk penguatan kele,bagaan dan akunbilitas Lazismu tersebut diikuti 30 peserta utusan dari Lazismu Kabupaten/ Kota se-Riau.
Rakerwil menghadirkan narasumber dari PP Muhammadiyah, Baznas Provinsi Riau, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, serta pernaparan dari Lazismu Riau dan Lazismu daeah Kabutan/Kota se-Riau.
Ketua Lazisu wilayah Riau, Yusman Yusuf, mengatakan upaya menghimpun dan mmembentuk satu koordinasi wilayah Lazismu yang ada di Kabupaten/Kota di Riau dimulai pada 2018, bahkan sebelumnya sudah ada.
Pada Rakerewil ini, Lazismu meluncuran Program Peduli Guru Lazismu Riau, yang ditandai dengan diserahkan bantuan sebesar Rp.50 Juta untuk 100 orang guru yang tidak mampu. Bantuan ini sebagai langkah kepedulian Lazismu terhadap guru sebagai insan pendidikan agar terus termotivasi.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6453/Rakorwil Riau.jpg?access_token=d992cc07-59f9-4bab-806a-d4967a5f13e6"}, {"id": "1071", "blog_id": "33", "name": "Rakerwil Lazismu Sulsel, Target Penghimpun Rp.7,7 Miliar", "subtitle": false, "program_id": "166", "post_date": "2019-05-26 16:21:10", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "29", "description": "Lazismu Sulawesi Seltan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di Hotel Lariz, UIN Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada 23-24 Februari 2019.", "content": "\n
\n
\n
Rakerwil Lazismu Sulsel, Target Penghimpun Rp.7,7 Miliar
Lazismu Sulawesi Seltan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di Hotel Lariz, UIN Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, pada 23-24 Februari 2019.
Acara bertajuk Penguatan Akunbilitas untuk Lazismu Berkemajuan dihadiri 24 utusan dari kantor Lazismu tingkat kabupaten dan kota serta PerguruanTinggi Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.
Ketua Lazismu Sulawesi Selatan, Alimuddin mengatakan, Rakerwil dilaksanakan dalam rangka merancang strategi dan rencana program untuk satu tahun periode ke depan.
\u201cBeberapa pokok behasan diulas yang dimulai dari laporan tahunan 2018, dengan tanggapan Lazismu daerah dan mengulas agenda masing-masing komisi (fundrising, program, kelembagaan, dan keuangan)\u201d kata Alimuddin. Ia menambahkan bahwa, pada 2019, Lazismu menargetkan penghimpunan Rp. 7.7 Miliar.
\u201cDengan target penghimpunan tersebut, ia berharap para amil Lazismu se-Sulawesi Selatan optimis alam meningkatkan kualitas, tata kelola dana zakat, infak dan sedekah\u201d jelasnya.\u201dJangan dilupakan juga untuk meningkatkan hak dan kualitas amil. Hal ini menjadi perhatian untuk keberlangsungan amil dalam menggelorakan kinerja Lazismu\u201d pesannya.
Dalam menyemarakkan Rakerwil, Lazismu membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan melalui program Indonesia, Mobile Clinic.
Program ini meliputi pemeriksaan kesehatan berupa tekanan darah, gula dan kolestrol serta kadar\u00a0 asam urat Paraamil pun turut datang untuk menerima manfaat dari program tersebut.

\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6452/Rakoewil 7,7 Miliar.jpg?access_token=3abeec97-67ec-442c-9cb7-e093a5384697"}, {"id": "1070", "blog_id": "2", "name": "Lazismu dan \u2018Aisyiyah Batang Komitmen Berantas TBC", "subtitle": false, "program_id": "148", "post_date": "2019-05-26 16:13:48", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "75", "description": "TB MDR atau Multidrug-Resistant Tuberculosis merupakan tuberculosis yang daya tahannya terhadap manfaat dua obat anti tuberculosis yang paling kuat yakni isoniazid dan rifampisin.\nPenderita Rifampisin, biasanya tidak lagi bisa beraktifitas normal seperti biasanya karena harus diisolasi dari khayalak ramai karena penyakit ini menular.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Lazismu dan \u2018Aisyiyah Batang Komitmen Berantas TBC
TB MDR atau Multidrug-Resistant Tuberculosis merupakan tuberculosis yang daya tahannya terhadap\u00a0 manfaat dua obat anti tuberculosis yang paling kuat yakni isoniazid dan rifampisin.
Penderita Rifampisin, biasanya tidak lagi bisa beraktifitas normal seperti biasanya karena harus diisolasi dari khayalak ramai karena penyakit ini menular.
Lazismu Limpung mendapatkan laporan dari tim SSR TB HIV Care \u2018Aisyiyyah Batang, bahwa di daerah Kecamatan Limpung ada pasien yang sudah terkena penyakit TB yang sudah kategori MDR. \u2018Aisyiyah Batang mengajak Lazismu untuk ikut andil dalam penanganan kasus ini.
Sebgai aksi nyata, Lazismu berperan dalam mencukupi gizi pasien senilai Rp. 700 ribu per bulan.\u00a0 \u2018Penderita tidak bisa lagi bbekerja selama masa pengobatan (kurang lebih 2 tahun)\u00a0 sehingga tidak ada pendapatan kebutuhan hidup sehari-hari\u2019 jelasnya.
Bantuan ini diberikan secara simbolis di Puskesmas Limpung yang diterima oleh Bapak dr. Hendriawan disaksikan juga perwakilan tim dari SSR TB HIV Care Aisyiyah Batang untuk bisa disalurkan kepada penderita (4/4/2019). Pasien harus berobat secara rutin tiap harinya ke puskesmas, karena itu Lazismu memerhatikan makanan yang mengandung cukup gizi.
\u2018Aisyiyah Batang mengucapkan terimakasih kepada Lazismu yang sudah ikut peduli kepada pasien. Sementara itu, dr. Hendriawan mengatakan langkah ini sangat bermanfaat untuk pasien maka pendampingan dan pengawasan penting agar pasien terotivasi dan segara pulih dari penyakitnya

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6450/berantas TBC.jpg?access_token=85021272-dad0-4aa5-9eb9-6624c1715a6b"}, {"id": "1069", "blog_id": "2", "name": "Pemberdayaan Ekonomi pada Ramadhan 1440 H Jadi Fokus Perhatian Rakorkus", "subtitle": false, "program_id": "154", "post_date": "2019-05-26 16:03:24", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "16", "description": "Melalui Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) yang berlangsung di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo pada Sabtu, 30 Maret kemarin digelar forum komunikasi bersama bagi Lazismu se-Jawa Timur.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Pemberdayaan Ekonomi pada Ramadhan 1440 H Jadi Fokus Perhatian Rakorkus
Melalui Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) yang berlangsung di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo pada Sabtu, 30 Maret kemarin digelar forum komunikasi bersama bagi Lazismu se-Jawa Timur.
Ketua Lazismu Jawa Timur, Zainul Muslimin, mengatakan, pokok bahasan dalam rapat ini diusulkan tentang sinergi program Lazismu dengan Majelis Tabligh se-Jawa Timur.
\u201cPokok pembicaraan tidak berhenti pada Ramadhan dan persiapan kurban, tapi juga bagaimana memanfaatkan peluang pemberdayaan ekonomi yang bersumber dari hewan kurban, dalam bentuk paket rendangmu dan kornetmu pada Ramadhan nati\u201d jelasnya.
\u201cSepanjang Ramadhan, Lazismu akan mempromosikan dan memotivasi kesadaran umat Islam untuk menunaikan zakat infak dan sedekah yang difokuskan untuk penerima manfaat yang membutuhkan dan tepat sasaran\u201d tuturnya.
Dala kesempatan luang di tengah Rakorsus tersebut. Lazidmu Jawa Timur menyerahkan bantuan dana Peduli Guru dari Lazismu Pusat senilai Rp. 51.000.000 dan dana Save Our School senilai Rp. 40.000.000 yang akan diserahkan kepada 4 sekolah di Jawa Timur.
Direktur Fundraising Lazismu, Rizaludin Kurniawan mengatakan, jelang muklamat 2020. Lazismu akan mempertanggung jawabkan kinerjanya. Bagaimana tata kelolanya selama ini dalam menghimpun dan mendayagunakan perlu disiapka.
Peran strategis Lazismu tidak sekedar menghimpun, yang lebih penting adalah bagaimana hasil penghimpunannya dapat bermanfaat bagi para mustahik sesuai aturan syariahnya\u201d pungkasnya.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6449/pemberdayaan ekonomi.jpg?access_token=561100fa-2874-46b2-a08c-fc6e5e63b6fd"}, {"id": "1068", "blog_id": "2", "name": "Uluran Tangan Donatur, Derby Memerlukan Nutrisi dan Pengobatan", "subtitle": false, "program_id": "166", "post_date": "2019-05-26 15:58:42", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "35", "description": "Bocah berumur 10 tahun bernama Derby, memiliki keterbatasan fisik dan mental. Jangankan untuk berdiri, mengucapkan sepatah dua patah pun sulit baginya. Bila keadaan ini normal pada dirinya, maka usianya sama dengan teman sebayanya yang sudah menginjak kelas 3 SD.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Uluran Tangan Donatur, Derby Memerlukan Nutrisi dan Pengobatan
Bocah berumur 10 tahun bernama Derby, memiliki keterbatasan fisik dan mental. Jangankan untuk berdiri, mengucapkan sepatah dua patah pun sulit baginya. Bila keadaan ini normal pada dirinya, maka usianya sama dengan teman sebayanya yang sudah menginjak kelas 3 SD.
Derby diberikan keterbatasan yang Maha Kuasa,sehingga masig sangat menginginkan uluran tangan semua pihak untuk membantu pengobatannya.
Lazismu berdo\u2019a agar Derby bisa mendapatkan kesembuhan layaknya anak-anak pada umumnya. Bantuan Lazismu yang diberikan berupa kebutuhan sehari-hari, seperti susu, biscuit, popok, beras, dan lainnya.
Lina selaku Amil mengatakan, saya yakin semua pihak lewat informasi ini tergerak untuk membantu kebutuhan Derby. \u201cAtas nama Lazismu Bulukumba, kami ucapkan terimakasih kepada segenap donator yang telah memercayakan amanahnya kepada Lazismu.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6448/uluran tangan donatur.jpg?access_token=7ae0879f-4167-4986-9399-fc71fd1395bc"}, {"id": "1067", "blog_id": "18", "name": "Kisah Pilu Kasipn, Dari Kekurangan Gizi Hingga Anaknya Trauma Bersekolah", "subtitle": false, "program_id": "147", "post_date": "2019-05-26 14:47:28", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "16", "description": "Kisah pilu yang terjadi di negri ini adalah bentuk ujian seberapa kuat menghadapinya. Setiap waktu senantiasa datang mewartakan.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Kisah Pilu Kasipn, Dari Kekurangan Gizi Hingga Anaknya Trauma Bersekolah
Kisah pilu yang terjadi di negri ini adalah bentuk ujian seberapa kuat menghadapinya. Setiap waktu senantiasa datang mewartakan.
Hampir seminggu yang lalu, kepiluan ini ditemukan pada seorang lelaki berusia 40 tahun bernama kasipun yang tinggal sebagai warga desa Ketanen, Panceng, Kabupaten Gresik.
Kasipun bersama keluarganya didapati kekurangan gizi. Beban berat menggelayuti pikirannya karena minimnya pengetahuan serta tekanan ekonomi yang tidak kunjung memperoleh solusi.
Seorang aparat sipil bernama Raden Jamal, terketuk hatinya ketika melihat Kasipun harus dirawat di RSUD Ibnu Sina, Gresik pada Maret lalu. Rasa kemanusiaan terusik menyaksikan Kasipun lemah tanpa gizi yang memadai.
Dokter mengabarkan Pak Kasipun darahnya tinggi Kadar garam ditubuhnya berdasarkan diagnose juga tinggi, demikian Raden mengisahkan informasi dari dokter di rumah sakit itu. Kasipun hanya memakan nasi dengan garam. \u201cKondisi miskin inilah yang membuat dirinya menjadi lemah\u201d ucep Raden.
Berdasarkan penelusuran Raden, Kasipun memiliki istri dan dua anak \u201cAnak pertama berusia 15 tahun lulus SD dan tidak mau bersekolah, sekarang menganggur di rumah. Sementara adiknya yang masih balita kesulitan dalam berkomunikasi\u201d punkasnya.
Sebagai ibu rumah tangga. Istrinya engalami nasib yang sama. Pemahamannya tentang hidup sehat masih inim \u201cYang membuat sedih Raden, ketika diaja berkomunikasi kadang tidak dapat direspon dengan jawaban yang pas\u201d sambungnya.
Kasipun bekerja serabutan sebagai kuli bangunan. Setelah sakit, tidak ada yang mengajaknya sebagai kuli karena fisiknya lemah. \u201cBudi baik tetangganya kepada Kasipun sedikit banyak membantunya dengan bekerja sebagai pencari rumput untuk kambing tetangga\u201d kata Raden ketua Ranting Muhammadiyah setempat.
Tak lama, Raden menceritakan apa yang telah disaksikan kepada Lazismu Greesik. Kabar gembiranya informasi yang diceritakan langsung dijawab Lazissmu Gresik untuk mendampingi keluarga Kasipun.
Trauma Bersekolah
Menurut Amil Lazismu Gresik, Liesna Eka tentang kabar anak perempuannya yakni trauma bersekolah dikarenakan karena anaknya sering disudutkan oleh teman-temannya saat itu. Informasi ini diperoleh Liesna dari ibunya dan tetangga terdekatnya.
\u201cDulu waktu sekolah dasar, kecerdasan dia dibawah rata-rata anak-anak pada umumnya. Baru bisa membaca waktu kelas 4 SD. Keterlambatan kognitf dan psikomotorik inilah yang kemudian menjadi buah penyudutan kawan-kawannya kepada anaknya Pak Kasipun hingga merasa terpojok\u201d cerita Liesna.
Hingga akhirnya setamat dari sekolah dasar dia tidak mau melanjutkan ke jenjang berikutnya karena trauma itu, sambung Liesna. Harusnya dia sudah masuk kelas 2 SMP. Kondisi ini tentu harus dicari solusinya.
Liesna mengatakan Nasyiatu Aisyiyah (NA) Lemah Ireng Panceng juga sudah tau informasi ini. Lazismu bersama NA iut mendampingi keluarga Pak Kasipun. Dalam waktu dekat akan dicari pendekatan secara psikologis. Hal ini diakui Pimpinan Rating NA Matsubah Noor.
Menurutnya anaknya sudah dibujuk, katanya akan dipikir kembali untuk bersekolah. Matsubah turut prihatin jika keluarga Pak Kasipun sampai kekurangan gizi. \u201cRumah keluarga Pak Kasipun juga tidak memiliki MCK\u201d katanya.
Nasyiatul AIsyiyah kemarin mendampingi. Diberikan motivasi sekolah lagi serta mengecek kesehatan keluarganya yang dilakukan oleh PDNA Gresik Nurul Afianah, bidan dan juga tim dapartemen sosial.
Berbagi Solusi
Sebahgai aksi nyatana,\u00a0 Lazismu mendesak untk segera menolong keluarga Pak Kasipun. Kehadiran Lazismu sebagai misi dakwah pencerahan PKO (Penolong Kesengsaraan Oemoem) Muhammadiyah.
Amil lazism, Miftakhul Huda dan khoirul Fitroh yang ikut mendampingi pada Jum\u2019at kemarin mengatakan memberikan tambahan gizi untuk keluarga duafa tersebut \u201cPak Kasipun bisa emenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berbelanja di warung yang sudah ditunjuk Lazismu untuk turut berpartisipasi menolong Pak Kasipun\u201d pungkasnya.
Pak Kasipun tinggal mengambil kebutuhan pangan yang dipeelukan untuk memenuhi kecukupan gizinya, tambah Miftah. Selain itu, Lazismu juga berupaya mengedukasi dan memberdayakan kelarga Pak Kasipun dengan memberikan 1 ekor kambing betina untuk diternak. Kebetulan kambing itu sedang mengandung yang kelak jika melahirkan dapat dirawat untuk membantu perekomoniannya.
Langkah selanjutnya adalah lazismu akan merenovasi hunian yang layak untuk Pak Kasiun. Rumahnya tidak memilikii sanitasi, gentengnya banyak yang bocor, serta berlantaikan tanah.
Untuk itu Lazismu yang diwakili Miftah mengajak masyarakat dan donator pada khususnya untuk bersama-sama membantu keluarga Pak Kasipun. Lazisu juga mengucapkan terimakasih kepada donator yang selama ini telah memercayakan donasinya kepada kami.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6447/Kisah Pilu Kasipun.jpg?access_token=d2e54092-b236-4312-adb2-06ab44b37fb0"}, {"id": "1066", "blog_id": "12", "name": "Rakerwil di Lampung", "subtitle": false, "program_id": "147", "post_date": "2019-05-26 14:39:48", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "10", "description": "Lazismu wilayah, Lampung melaksanakan rapat kerja (Rakerwil) di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) yang dihadiri 35 pesrta perwakilan dari masong-masing Kabupaten/kota provinsi Lampung selama 2 hari dari 30 - 31 Maret 2019.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Rakerwil DI Lampung, Geliat Lazismu Perlu didukung Kaum Muda
Lazismu wilayah, Lampung melaksanakan rapat kerja (Rakerwil) di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) yang dihadiri 35 pesrta perwakilan dari masong-masing Kabupaten/kota provinsi Lampung selama 2 hari dari 30 \u2013 31 Maret 2019.
Acara pembukaan Rakerwil dihadiri oleh Piminan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan Lazismu Pusat. Dalam acara pembukaan rakerwil ini juga disalurkan dana Bantuan Peduli guru sejumlah 50 guru dan Save Our School (SOS) yang diberikan secara simbolis oleh Badan Pengurus Lazismu . Andar Nubowo yang disaksikan oleh jajaran PMW Lapung.
Menurut Andar, untuk wilayah Lampung, Lazismu harus bergerak lebih dinamis.
\u201cDulu hanya Lazismu Wilayah dan beberapa daerah saja, sekarang sudah berdiri di 8 daerah dan 2 kantor layanan. Perkembangan ini menunjukkan geliat lazismu di Lampung. Apalagi sekarang amilnya muda-muda\u201d paparnya.
Andar yakin, beberapa waktu ke depan lazismu Lampung dapat menggarap potensi ZISKA. Potensi-potensi itu dapat mendayagunakan masyarakat melalui program sosial, kemanusiaan, dan ekonomi.
Dengan dukungan amil muda dan berpengalaman, Lazismu lampung akan tampil\u00a0 kreativ dan inovativ.
Bahnan Husni, Ketua Badan Pelaksana Lazismu Wilayah Lampung menyampaikan bahwa Lazismu Wilayah Lampung harus selalu bernai mencoba terobosan-terobosan baru untuk membesarkan Lazismu Wilayah Lampung.
Semua berharap, setelah Rakerwil kali ini lazismu wilayah lampung dapat memberikan perubahan sosial yang mampu memberikan dampak sosial. \u201cLazismu di setiap kabupaten kota provinsi lampung perlu menghidupkan kembali api semangat di daerah nya masing-masing.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6445/rakerwil Lampung.jpg?access_token=f227cd35-69a9-4493-b61d-9fb7bf678847"}, {"id": "1065", "blog_id": "45", "name": "Merintis Modal Usaha Jadi Perhatian Lazismu", "subtitle": false, "program_id": "154", "post_date": "2019-05-23 10:17:53", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "11", "description": "Ia berterimakasih kepada Lazismu atas pemberiaan bantuan modal usaha.\u201cSaya mengucapkan terimakasih kepada lazismu atas pemberiaan ini. Semoga dengan ini, dapat bermanfaat. Terimakasih Lazismu,\u201d terangnya.", "content": "\n\n

Jakarta \u2013\nLAZISMU. Tidak ada sesuatu yang\nmudah, dan ringan. Segala sesuatu pasti membutuhkan yang namanya proses. Ada\npepatah mengatakan, hasil tidak akan mengkhianati sebuah proses. Begitulah yang\nmemiliki nama lengkap Erdhie Margayana.

\n\n

\u00a0

\n\n

Pria yang sudah berkeluarga ini hidup\ndi tengah kerasnya ibukota. Sebagai kepala rumah tangga, membuat ia harus\nmenghidupi istri, dan anak-anaknya. Seiring berjalannya waktu, ia mulai bekerja\nkeras.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cSaya hidup dengan anak dua. Saya\ntinggal ngontrak sudah lama sejak 2015 awal. Udah 4 tahun saya,\u201d Begitu yang\ndisampaikan nya di kontrakannya pada pihak Lazismu, Warakas, Jakarta Utara\n(22/5/2019).

\n\n

\u00a0

\n\n

Di tengah aktivitas masyarakat Ibukota,\nia bertekad untuk menjadi berwirausaha. Langkahnya dimulai dengan mengirimkan\nberbagai proposal ke berbagai tempat untuk pengajuan modal usahanya itu,\nsalahsatunya Lazismu.

\n\n

\u00a0

\n\n

Bahkan, ia merasa malu jika\nkeluarganya disebut sebagai keluarga yang tidak mampu. \u201cSaya punya SKTM (Surat\nKeterangan Tidak Mampu). Sebenarnya saya malu. Tapi kalau kenyataannya begini\nmau diapain,\u201d ucapnya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Pihak Lazismu, Dwi memberikan bantuan\nberupa dana sebesar Rp 750.000 kepada mustahik (Erdhie) sebagai bantuan modal\nusaha.

\n\n

\u00a0

\n\n

Dirinya saat ini merasakan jatuh\nbangunnya membangun bisnis dari awal. Mulai dari susahnya diterima pengajuan\nproposal untuk modal usaha, hingga ditolak ke berbagai hal, bahkan disisi lain\nia harus mencukupi kebutuhan sehari-sehari keluarga.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cSaya sudah banyak ditolak oleh\nbeberapa instansi maupun lembaga dalam pengajuan proposal saya, bahkan saya\npernah masuk penjara.\u201d

\n\n

\u00a0

\n\n

Ia menambahkan, pernah membuat akta\npendirian Perseroan Terbatas (PT) sampai tiga kali. Begitu pernah terjerat\nmusibah, masuk penjara.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cSaya sampai bikin akta pendirian PT\n3 kali saya. tahun 2007, 2008, 2014. Saya gapunya modal kan suaha saya dan tos-tosan sama orang lain untuk bisnis.\nSaya pun pernah masuk penjara kena kasus, tentang persoalan barang. Saya buat\nakta PT bukan orang ada (kaya), tapi ini legalitas (usaha), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),\nNPWP, dan lain-lain.\u201d

\n\n

\u00a0

\n\n

Dirinya pernah berbisnis dari\nalat-alat perkapalan, komputer, sampai Air\nConditioner (AC). Namun, usaha tidak selalu naik.

\n\n

\u00a0

\n\n

\u201cSaya pernah usaha dengan alat-alat\nperkapalan, computer, Air Conditioner. Tapi, ya itu lah namanya usaha kadang\nnaik dan turun,\u201d bebernya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Ia berterimakasih kepada Lazismu atas\npemberiaan bantuan modal usaha.\u201cSaya mengucapkan terimakasih kepada lazismu\natas pemberiaan ini. Semoga dengan ini, dapat bermanfaat. Terimakasih Lazismu,\u201d\nterangnya.

\n\n

\u00a0

\n\n

Dengan ini, Lazismu membantu dengan\npemberian modal usaha. Dengan harap, Dwi, Perwakilan Lazismu, semoga ini dengan\npemberian modal ini, walau tidak banyak, dapat memberikan manfaat untuk usaha\nbapak, dan keluarga. (bp)

\n\n", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6163/Merintis Modal Usaha Jadi Perhatian Lazismu-min.jpg?access_token=94bda938-4a61-46c7-a2ec-b17513558c0d"}, {"id": "1060", "blog_id": "2", "name": "Gerakan Filantropi sebagai Pusat Keunggulan Dakwah", "subtitle": false, "program_id": "143", "post_date": "2019-05-21 15:35:14", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "11", "description": "Gerakan Filantropi sebagai Pusat Keunggulan Dakwah", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Rakorwil Lazizmu, Gerakan Filantropi sebagai Pusat Keunggulan Dakwah
Seluruh perwakilan Lazismu daerah tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Tengah bertemu dalam forum Eapat Koordinasi Wilayah di Hotel Candi Indah Semarang, pada Sabtu, 30 Maret 2019. Lembaga Amil Zakat besutan Muhammadiyah tersebut berkoordinasi membahas sinergisitas yang melibatkan unsur pimpinan.
Pertemuan ini resmi dibuka oleh pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah H.Tafsir, M.Ag. Dalam amanatnya, Tafsir menyampaikan tiga misi utama persyarikatan yang dia tekankan dalam beberapa poin penting.
Pertama, membangun pusat unggulan persyarikatan. Lazismu adalah salah satu lembaga pusat di MLO PWM Jateng. Secara legal, Lazismu mendapat mandate menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana ZISKA diharapkan bisa menjadi motor pengggerak kegiatan dakwah di persyarikatan. Menurutnya Lazismu harus dikelola dengan asas legalitas dan akunstabilitas yang dipertanggungjawabkan.
Kedua, membangun sinergi antar komponen persyarikatan. Kewenangan yang dimiliki Lazismu menjadi kesepatan untuk mengembangkan amal usaha lintas daerah maupun wilayah.
\u201cItulah penting menyiapkan SDM yang berkualitas didukung dengan sarana dari prasarana yang memadai\u201d paparnya.
Ketiga, pendamping persyarikatan dan AUM. Dengan memanfaatkan dan ZISKA secara benar serta penyaluran yang tepat. Diharapkan mampu membangkitkan organisasi fungsional persyarikatan dengan baik.
Pada kesempatan itu. Ketua Lazismu Jawa Tengah, Dodok Sartono menyapaikan bahwa Lazismu di Jawa Tengah mulai tahun ini memberlakukan aturan undang-undang zakat secara ketat. Ada beberapa daerah yang dalam operasionalnya pengelolaan zakat belum sesuai dengan undang-undang, maka Lazismu mengambil keputusan untuk menonaktifkannya.
\u201cNamun ada opsi yang bisa ditempuh secepatnya memenuhi persyaratan yang ditentukan dan menesuakian dengan peraturan yang berlaku\u201d katanya. Ditegaskan pula oleh Dodok setiap tindakan penggalangan dana masyarakat engandung konsekuensi hukum. Oleh karenanya Lazismu tidak memberi toleransi aras pelanggaran hukum yang terjadi di dalam tubuh organisasi.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/6033/rakorwil.jpg?access_token=b2346cc5-9d53-429b-8fd7-5c33e6313134"}, {"id": "1055", "blog_id": "2", "name": "MPM Lazismu Kampanyekan Hidup Sehat di Komunitas Pemulung", "subtitle": false, "program_id": "166", "post_date": "2019-05-21 05:46:17", "nominal": "0.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "35", "description": "Resmikan tempat cuci tangan \u201cPadasan Mariko\u201d, MPM Lazismu kampanyekan hidup sehat di komunitas pemulung", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Resmikan tempat cuci tangan \u201cPadasan Mariko\u201d, MPM Lazismu kampanyekan hidup sehat di komunitas pemulung.
Tempat pembuangan sampah terpadu TPST ini kegiatan pemberdayaan majelis pemberayaan masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah juga berlangsung untuk mendampingi para pemulung.
Implementasi konkretnya tertuang dalam kampanye Perilaku Hiup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilakukan MPM bersama Lazismu dengan peresmian \u201cPadasan Mardiko\u201d atau tempat cuci tangan bagi kelompok pemulung dampingan MPM. Makaryo Adi Ngayogyakarto (Mardiko).
Padasan mardiko menjadi titik kumpul bagi para pemulung untuk mempraktekan PHBS. Isela aktifitas memulung yang mereka lakukan Muhammad Nurul Yamin. Ketua MPM PP Muhammadiyah mengatakan ada padasan tempat cuci tangan setidaknya sebagai jawaban atas pola hidup sehat pemulung.
\u201cPermasalah di kelompok pemulung dengan kesehatan karena lingkungan mereka merupakan masalah yang akut dan kronis, hadirnya padasan ini setidaknya menjadi solusi atas permasalah tersebut,\u201d ungkap Yamin.
Sehingga kampanye PHBS bagi kelompok terpinggirkan seperti pemulung bukan sekedar jargon, tapi menjadi aksi nyata dalam menjaga kesehatan pemulung ini. Ia juga berharap perhatian yang diberikan oleh MPM bisa memicu pihak lain untuk ikut serta memberikan perhatian terhadap kesehatan kelompok marginal lainnya.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5936/b-02.jpg?access_token=6cb2e981-0fde-495d-97e9-de9e640302f6"}, {"id": "1050", "blog_id": "2", "name": "Gelar Konser Malam Amal Bersama Maher Zain", "subtitle": false, "program_id": "9", "post_date": "2019-05-20 08:12:49", "nominal": "100000000.0", "donasi": "2420109", "wilayah_id": "35", "description": "Gelar konser amal, lazismu gandeng salam charity hadirkan Maher Zain", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Gelar konser amal, lazismu gandeng salam charity hadirkan Maher Zain
Lembaga kemanusiaan Salam Charity bersama dengan lembaga amil zakat nasional. Lazismu menggelar Malam Amal Kemanusiaan, dengan tajuk \u201cMelayani Negeri Sepenuh Hati\u201d dengan menghadirkan penyanyi kondang Swedia Maher Zain dan pelantun lagu religi Oppick Tombo Ati yang juga dimeriahkan oleh Dewi Pertiwi.
Demikian disampaikan Lazismu dalam konferensi pers di Mandarin Hotel Jakarta. Menurut Direktur Utama Lazismu, Hilman Latief, malam amal tersebut digelar di komplek gedung Kementrian dan Kebudayaan Republik Indonesia, Senayan, Jakarta. Tujuan malam amal ini ditujukkan untuk penghimpunan donasi bagi pembangunan 2000 hunian sementara (huntara) tahan gempa yang disertai toilet komunal dan sumur bor beserta 50 paket kelas baru di wilayah Indonesia yang terdampak bencana.
Hilman mengatakan, Lazismu menargetkan terkumpulnya donasi sebanyak Rp. 22,5 miliar. Dengan target lokasi penerima manfaat pada 8 lokasi se-Indonesia, yaitu Lombok, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kota Palu, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Serang, dan jumlah manfaat sebanyak 5.618 kepala keluarga atau 30.405 jiwa.
\u201cKami menawarkan kepada calon donatur yang ingin berdonasi berupa paket huntara, toilet komunal, dan sumur bor senilai 10 juta per unit, sementara untuk kelas baru senilai Rp. 50 Juta per paket.\u201d jelas Hilman.
Hilman juga mengungkapkan, malam amal kemanusiaan tersebut sebagai wujud aksi perdana untuk menghimpun donasi sesuai yang ditargetkan Lazismu. Prosesnya akan terus berjalan untuk menggalang dana kemanusiaan sampai batas waktu tertentu.
Dalam malam konser amal tersebut Hilman menuturkan ada sekitar 100 mitra Donatur Lazismu yang telah diundang dari 700 penonton yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Maher Zain menyatakan akan bertolak ke wilayah terdampak bencana, Palu, untuk memberikan dukungan moril secara langsung. Bersama Salam Charity dan Lazismu secara bersama-sama ingin memberikan perhatian dan kepedulian \u201cSebagai seorang muslim, lanjut Maher kita harus tolong menolong, kata peraih Double Pelatinum ini dibawah label Universal Musik Indonesia.
Maher mengatakan, mengapa kami ada disini? Karena kami ingin ke lokasi terdampak pasca-bencana. Kami ingin tahu lebih dekat menyaksikan sendiri, dan kami ingin merasakan dengan cara yang lain\u201d ungkap Maher.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5929/b-01.jpg?access_token=f21b3866-4a07-47f1-8b38-6ccda57d876f"}, {"id": "1049", "blog_id": "2", "name": "GIZMA jurus jitu menggerakan zakat milenial di UMSIDA", "subtitle": false, "program_id": "9", "post_date": "2019-05-20 07:42:31", "nominal": "100000000.0", "donasi": "2420109", "wilayah_id": "35", "description": "GIZMA jurus jitu menggerakan zakat milenial di UMSIDA", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Gerakan filantropi dalam dunia akademis memiliki peluang dan tantangan nersendiri, peluangnya dalam kampus memiliki potensi yang besar karena didalamnya ada banyak mahasiswa-mahasiswi dengan talenta yang beragam.
Adapun tantangannya adalah bagaimana mengatur waktu luang mahasiswa ditengah kesibukannya berkuliah agar dapat berpartisipasi dan terlibat aktif dalam gerakan filantropi di kampus.
Di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) misalnya, Lazismu berdiri di tengah aktivitas mahasiswa yang beragam. Bahkan menurut Fundraiser Lazismu Umisda Prayekti, selama 2018 potensi dana yang terkumpul di kampus ini sebesar Rp. 1.9 miliar. Dalam menggerakan potensi yang besar ini menurutnya butuh strategi dan kekuatan yang besar pula yakni dengan melibatkan mahasiswa.
Demikian disampaikan Prayekti pada acara pembukaan ke-Islaman dan ke-Muhammdiyahan bagi organisasi mahasiswa di Gedung Fakultas Ekonomi Bisnis Umsida.
Gerakan filantropi berbasis kampus yang dikembangkan kampus Umsida, mulai unjuk gigi sejak 1 Januari dengan menempati kantor di Gedung C kampus 1, saat itu design programnya memang khusus memberdayakan mahasiswa Lazismu sadar karena segmen yang digarap adalah Mahasiswa yang notabene generasi milenial.
Jurus jitu yang diterapkan mengajak para pentolan organisasi mahasiswa bersama-sama menggerakkan para anggotanya agar memiliki jiwa berbagi (filantropi). Peduli dan menintai kemanusiaan, salah satunya dengan aktif menggerakan program GIZMA (Gerakan Infak Zakat Mahasiswa) yang relawannya adalah mahasiswa sendiri.
Beruntung, teknologi informasi sangat membantu kegiatan ini. Contohny, ada masjid butuh bantuan pembenahan, kemudian difoto diviralkan untu penggalangan dana langsung direspon positif. Pendampingannya menjadi salah satu tugas Lazismu.
Di era rovlusi teknologi 4.0 ini Lazismu juga sudah menyiapkan teknologi fundraising dengan QR-Code, \u201csystem laporan keuangannya pun ditampilkan secara online dengan fiture infogram otomatis,\u201d ungkap Yekti yang juga alumni Umsida.
Sebagai bentuk inovasi telah diluncurkan Kotak Infaq Milenial. Kotak Infaq All In One yakni kotak infak yang bisa menggunakan uang tunai maupun uang digital.
Yekti berharap sebagai amil di Lazismu banyak mahasiswa penerima beasiswa Sang Surya yang bisa merintis karir sebagai amil. Karena masa depan Lazismu ada di pundak generasi milenial yang sadar gerakan filantropi.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5925/R-05.jpg?access_token=be2d3604-a87c-4d95-b8e3-f048c14b5ed9"}, {"id": "1038", "blog_id": "2", "name": "Serahkan Bantuan Untuk 200 Penerima Manfaat", "subtitle": false, "program_id": "9", "post_date": "2019-05-17 09:54:13", "nominal": "100000000.0", "donasi": "2420109", "wilayah_id": "35", "description": "Serahkan bantuan untuk 200 penerima manfaat, Doakan lazismu tetap istiqomah", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Serahkan bantuan untuk 200 penerima manfaat, Doakan lazismu tetap istiqomah
Bertepatan dengan isra mi\u2019raj lazismu surabaya kembali menyelenggarakan pentasyarufan berupa penyerahan paket bantuan sosial ekonomi dan pendidikan. Bantuan itu ditunjukan kepada SD SMP SMA SMK dan PT sebagai 170 penerima manfaat, serta satu utuk sepeda pancal melalui program Ayo Sekolah, Rek!
Sykur Alahamdulillah. Lazismu sejak berdiri 2007 masih berdiri istiqomah. Ada banyak program utama yang selama ini dijalankan. Pertama bidang pendidikan Lazismu menyalurkan dana beasiswa kepada siswa tidak mampu dari SD, SMP, SMA, SMK, dan PT.
Dibidang sosial. Lazismu menyalurkan bantuan LAPD, nasi bungkus jumat, bantuan kursi roda, sepeda pancal serta ZIS kepada para mustahik di bulan Ramadhan. Di bidang ekonomi Lazismu melakukan pemberdayaan dengan menyalurkan berupa dana usaha BMW (Bina Mandiri Wirausaha). Tidak kurang dari 200 orang telah menerima bantuan dana wirausaha ini.
Disamping itu juga Lazsimu telah menyalurkan bantuan untuk benah rumah, masjid dan sekolah. Disampaikan juga oleh Sunarko ada bantuan operasional untuk sejumlah TPQ Muhammadiyah Surabaya. \u201cTentu semua terlaksana berkat kepercayan para muzaki serta donatur yang dengan ikhlas menyerahkan donas kepada Lazismu.\u201d paparnya.
Sementara itu. Ketua PDM Surabaya. Mahsun Jayadi, dalam sambutannya menyampaikan program sosial, pendidikan dan dakwah seperti ini sudah dimulai sejak Muhammadiyah didirikan KH. Ahmad Dahlan lebih dari seabad yang lalu.
Muhammadiyah istiqomah dalam bidang filantropi ini sebagai misi utamany. Lazismu adalah bagian dari elemen Muhammadiyah yang terus menggelorakan kepedulian. \u201cMari doakan agar Lazismu dan relawannya bisa mengemban amanat ini secara profesional dan tepat sasaran.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5690/R-07.jpg?access_token=3e05c342-b56b-47c9-bf58-39516ed81f08"}, {"id": "1037", "blog_id": "2", "name": "Lazismu terima award dari MUI", "subtitle": false, "program_id": "9", "post_date": "2019-05-17 07:58:04", "nominal": "100000000.0", "donasi": "2420109", "wilayah_id": "35", "description": "Lazismu terima award Lembaga filantropi peduli ekonomi umat dari MUI", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Lazismu terima award Lembaga filantropi peduli ekonomi umat dari MUI
Sebagai amanat dari kongres ekonomi umat 2017 tentang Arus Baru Ekonomi Indonesia, dalam rilisnya yang diterima tim media lazismu, bahwa MUI ingin mendorong kekuatan dan kemandirian ekonomi umat.
Selama ini strategi MUI dalam memperkuat ekonomi umat adalah mendorong merangkul dan menarik.
Karena itu pada momentum sidang tahunan tersebut MUI memberikan apresiasi dalam Arus Baru Ekonomi Indonesia (ABEI) Award 2019 kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi besar dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Penerimaan award itu diwujudkan dalam 5 kategori antara lain, kategori perusahaan ekonomi umat, lembaga filantropi islam peduli ekonomi umat, pesantren peduli ekonomi umat, koperasi peduli ekonomi umat, dan lembaga pendorong pelaku ekonomi umat.
Salah satu lembaga amil zakat nasional yang menerima kategori lembaga filantropi islam peduli ekonomi umat adalah Lazismu. Hadir dalam penyerahan itu Direkrut Utama Lazismu Hilman Latief menerima apresiasi itu disaksikan tamu undangan dan peserta sidang tahunan.
Alhamdulillah, lanjut Hilman, Lazismu dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi mikro di wilayah yang ada di Indonesia manfaatnya telah dirasakan masyarakat. Mulai dari penyediaan modal, penyediaan alat-alat berwirausaha dan lain sebagainya untuk mendorong kemandirian usaha kecil menengah jelasnya.
Dalam kesempatan itu. Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas mengatakan. MUI ingin berkontribusi dalam bidang-bidang strategis pemberdayaan umat. Maka kewirausahaan perlu digali potensinya oleh umat Islam. Fokus pada aspek kewirausahaan merupakan salah satu jalan memperkuat ekonomi umat.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5665/R-03.jpg?access_token=263a29ce-896f-4884-ad07-6ab3eef58dbf"}, {"id": "1007", "blog_id": "2", "name": "Gandeng GO-PAY, Lazismu dorong peningkatan ZIS Digital", "subtitle": "Lazismu dorong peningkatan ZIS Digital", "program_id": "156", "post_date": "2019-05-17 07:46:44", "nominal": "0.0", "donasi": "730025", "wilayah_id": "11", "description": "Kemajuan teknology mendorong pertumbuhan ekonomi dengan lebih banyak pilihan pada masyarakat. Para perintis uang elektronik telah mengembangkan jangkauannya untuk memberi kemudahan kepada masyarakat. GOJEK dan GOPAY bersinergy dengan lazismu mengajak masyarakat untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah secara elektronik.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Kolaborasi filantrofi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara GOJEK GO-PAY dan Lazismu. \"Pertama kali dilunucrkan pada 2015, Gojek telah berkembang menjadi super Apps yang membentuk ekosistem untuk saling menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider).

Kami selalu mencari cara bagaimana membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk dalam berdonasi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Badan pengurus lazismu Hilman Latief mengapreasi kolaborasi Lazismu GOJEK dan GO-PAY dalam memberikan kemudahan pada masyarakat untuk berdonasi. Lazismu senantiasa selalu mencari cara baru bagaimana mempermudah masyarakat berdonasi, termasuk memperkenalkan metoda zaka, infak dan sedekah non-tunai yang bekerjasama dengan GO-PAY.

Melalui metoda pembayaran zakat, infaq dan sedekah non-tunai ini. Akan tercatat dalam sistem kami sehingga menjadi lebih transparan. \"Termasuk upaya kami juga dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat\" jelas Hilman.

Lebih lanjut kata Hilman dana yang terhimpun dari donasi melalui GO-PAY akan dimanfaatkan kepada mereka yang membutuhkan lewat program-program pendistribusian dan pemberdayaan zakat, infaq dan sedekah. Lazismu senantiasa mendorong setiap inovasi yag berupaya memudahkan orang untuk berzakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, e-commerce maupaun financial technology.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/5620/R-01.jpg?access_token=0a54be33-3c43-4b67-965c-5099207d1f51"}, {"id": "947", "blog_id": "33", "name": "Bantu Rehab Masjid Kawasan Tertinggal dan Terisolir", "subtitle": "Bantu Rehab Masjid", "program_id": "54", "post_date": "2019-02-20 09:49:06", "nominal": "800000000.0", "donasi": "310000", "wilayah_id": "29", "description": "Masjid sebagai pusat aktivitas umat Islam. Kemakmuran masjid bergantung pada fungsi strategis masjid untuk tempat ibadah dan belajar. Kondisi masjid berbeda-beda sebagian ada yang makmur, sebagian lagi terbengkalai rusak.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

BANTU REHAB MASJID KAWASAN TERTINGGAL DAN TERISOLIR

Masjid sebagai pusat aktivitas umat Islam. Kemakmuran masjid bergantung pada fungsi strategis masjid untuk tempat ibadah dan belajar. Kondisi masjid berbeda-beda sebagian ada yang makmur, sebagian lagi terbengkalai rusak.
Penyebabnya beragam baik di kota maupun di desa. Di kawasan yang jauh seperti di pelosok juga hampir sama nasibnya. Ada yang tanpa perlengkapan suara, perlengkapan ibadah dan tak memiliki muazin bahkan imam masjid.
Kenyataan itu sejalan dengan data yang dikeluarkan Dewan Masjid Indonesia bahwa 75 persen masjid di Indonesia mengalami situasi yang memprihatinkan terbengkalai.
Pada pertengahan April kemarin, sahabat Lazismu bersama-sama merenovasi masjid di pelosok Bogor, tepatnya di pegunungan Halimun, di Kampung Pasir Banteng, Desa Malasari.
Sementara itu, pada 11 Mei 2018, sahabat Lazismu di Sulawesi Selatan, mengabarkan jika menemukan masjid di Tana Toraja. Tepatnya di Desa Tabang yang jauh dari pusat kota.
Kondisi masjid satu-satunya di Toraja itu atapnya sudah berkarat karena terbuat dari seng. Masjid ini berada di kampung yang masih kental dengan tradisi Arutodolo (keyakinan animisme terhadap leluhur).
Menurut Haji Muhammad selaku imam rawatib masjid Al-Aqsha, masjid ini satu-satunya harapan tempat pembinaan anak-anak. \u201cDulu di sini ada madrasah Ibtidaiyah tapi mati, tidak ada yang urus, mohon bantu kami,\u201d pinta pria yang sudah sepuh ini.
Masih banyak masjid-masjid lain yang kondisinya serupa. Karena itu, Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional mengajak masyarakat untuk berkontribusi memperbaiki kondisi masjid di bulan suci Ramadhan ini.
Cara Berdonasi :
1. Klik \"DONASI SEKARANG\"
2. Dapat laporan via email

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2776/rehab-masjid.jpg?access_token=952ba6d4-b311-4169-8010-75b229ddc336"}, {"id": "946", "blog_id": "21", "name": "Wujukan Indonesia Terang Untuk Indonesia Timur", "subtitle": "Untuk Indonesia Timur", "program_id": "52", "post_date": "2019-02-20 09:20:42", "nominal": "1000000000.0", "donasi": "1000000", "wilayah_id": "19", "description": "\"Setelah ada LTS, saya dapat membuka kios hingga larut malam sehingga pendapatan meningkat, dan bisa menambah usaha tambal ban.\"\n(Bapak Markus Lenamah, Desa Tli'u, NTT)", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

WUJUDKAN INDONESIA TERANG UNTUK INDONESIA TIMUR


\"Setelah ada LTS, saya dapat membuka kios hingga larut malam sehingga pendapatan meningkat, dan bisa menambah usaha tambal ban.\"
(Bapak Markus Lenamah, Desa Tli'u, NTT)
\"Setelah ada LTS, saya dapat menyiapkan makan bagi keluarga lebih malam sekitar jam 7 malam sehingga tidak perlu terburu-buru mengerjakan pekerjaan kebun. Sebelumnya saya harus bergegas pulang untuk mempersiapkannya sekitar jam 5 sore.\"
(Yeni Taopan, Dusun B, Desa Naileu, Kec. Kie, NTT)
\"Kini saya bisa isi ulang baterai HP setiap waktu tanpa harus ke rumah tetangga yang (jaraknya) jauh. Saya bisa telepon pembeli atau berhubungan dengan warga desa lainnya dengan labih mudah.\"
(Bapak Thomas Lae, De. Kusi Utara, yang tinggal di wilayah perbukitan dan jauh dari pusat desa)
Saat ini Lazismu telah melaksanakan program Indonesia Terang di beberapa desa di daerah Timor Tengah Selatan, NTT. \u201cDari target 2074 rumah tangga sasaran, saat ini sudah 550 rumah yang terpasang penerangan tenaga surya secara gratis,\u201d ujar Adi Rosadi, manager program Lazismu.
Sobat, masih ada 1524 rumah tangga sasaran yang belum menikmati penerangan tenaga surya ini. Dengan kebutuhan tiap paket lampu tenaga surya sebesar Rp. 2.500.000,- maka dibutuhkan dana sebesar Rp. 3.810.000.000,-
Mari berbagi terang untuk kehidupan yang lebih baik. Ayo dukung program INDONESIA TERANG untuk INDONESIA TIMUR.
Berapapun donasi Anda sangat berarti bagi mereka.
Klik tombol DONASI SEKARANG di bawah.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2463/indonesia-terang.jpg?access_token=7cdcf3e2-4b23-4dc1-90c2-43bf1ad8642b"}, {"id": "945", "blog_id": "33", "name": "Bantu Korban Banjir dan Longsor Sulawesi Selatan", "subtitle": "Longsor di Sulawesi Selatan", "program_id": "49", "post_date": "2019-02-20 09:13:54", "nominal": "250000000.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "29", "description": "Informasi update BNPB, Korban jiwa akibat Banjir dan longsor yang terjadi sejak selasa (22/1) terus bertambah sebanyak 68 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 47 orang luka-luka dan 6.757 orang mengungsi.", "content": "\n
\n
\n
BANTU KORBAN BANJIR DAN LONGSOR SULAWESI SELATAN

Informasi update BNPB, Korban jiwa akibat Banjir dan longsor yang terjadi sejak selasa (22/1) terus bertambah sebanyak 68 orang meninggal dunia, 7 orang hilang, 47 orang luka-luka dan 6.757 orang mengungsi.
Hingga mingga (27/1), tercatat 188 desa terdampak bencana di 71 kecamatan yang tersebar di 13 kab/kota yakni Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap, Bantaeng, Takalar, Selayar dan Sinjai.
Kerusakan fisik meliputi 550 unit rumah rusak (33 unit hanyut, 459 rusak berat, 30 rusak sedang, 23 rusak ringan, 5 tertimbun) 5.198 unit terendam, 16,5 km jalan terdampak, 13.326 hektar sawah terdampak dan 34 jembatan, 2 pasar, 12 unit rumah peribadatan, 8 fasilitas pemerintah dan 65 unit sekolah.
Daerah yang paling parah mengalami dampak banjir dan longsor adalah kab. Gowa, Kota Makassar, Jeneponto, Maros dan Wajo
Sampai saat ini, korban Banjir dan Longsor masih membutuhkan bantuan baik berupa makanan, pakaian dan selimut.
Mari bantu saudara kita yang terdampak bencana banjir dan longsor. Para dermawan dapat berdonasi dengan cara:
1. Klik \u201cDONASI SEKARANG\u201d
2. Pilih bank Transfer Anda
\u00a0\u00a0\u00a0 (Go-Pay, BCA, BNI, BNI Syariah, BRI, MAndiri, atau Credit Card)
3. Dapat laporan via Email
Terimakasih untuk donasi yang telah Bapak/ibu berikan semga dengan kebaikan hatinya mendapat ridho dari Allah swt. Amin
Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak yang mendo\u2019akan dan membantu saudara-saudara kita.
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2775/banjir-sulawesi-selatan.jpg?access_token=3ef5620f-02be-47a3-a314-523da18fb7cf"}, {"id": "944", "blog_id": "31", "name": "Bantu Korban Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah", "subtitle": "Tsunami Sulawesi Tengah", "program_id": "51", "post_date": "2019-02-19 05:08:18", "nominal": "500000000.0", "donasi": "0", "wilayah_id": "27", "description": "Indonesia kembali berduka, gempa dengan skala yang cukup besar 7,7 SR terjadi di Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. Yang kemudian diikuti dengan gelombang tsunami berketinggian hingga 3 meter. Sementara ini korban meninggal terdata 832 jiwa dan ribuan orang mengalami luka-luka dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.", "content": "\n
\n
\n
\n
\n

Indonesia kembali berduka, gempa dengan skala yang cukup besar 7,7 SR terjadi di Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. Yang kemudian diikuti dengan gelombang tsunami berketinggian hingga 3 meter. Sementara ini korban meninggal terdata 832 jiwa dan ribuan orang mengalami luka-luka dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.
Gempa kali ini sungguh dahsyat dan diperkirakan masih banyak korban yang terjebak bangunan roboh. Listrik padam dan komunikasi terganggu, jalur evakuasi dan jalanan rusak parah.
Lazismu langsung merespon dengan menurunkan tim yang berada di Sulawesi Tengah, Toli-toli, Makassar, Gorontalo dan tim medis dari RS Siti Khadijah Makassar dan RS Muhammadiyah Lamongan.
Bantuan langsung digalang dari berbagai daerah dan tim darurat segera dikirim. Hingga tulisan ini dibuat tim dari Lazismu Jawa Timur sudah berangkat menggunakan kapal laut, dan tim dari Lazismu pare-pare sudah tiba di lokasi dengan membawa tim medis darurat dan bantuan dari masyarakat.
Ayo kita bantu korban gempa dan tsunami di sulawesi dengan kemampuan yang ada. Gerak kemanusiaan kita tidak boleh berhenti karena banyak yang membutuhkan uluran tangan kita.

Salah satu lokasi pengungsian yang berada di Komplek pemakaman cina di Keluraha Boya, Kecamatan Banawa, Kab. Donggala, Sulawesi Tengah.

Sekecil apapun akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Klik DONASI SEKARANG untuk berdonasi.
Silahkan juga share halaman ini untuk lebih banyak orang yang peduli.

\n
\n
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2692/gempa-tsunami-sulawesi.jpg?access_token=7a51e904-fbe9-4d95-9cf8-751c7d3ee78f"}, {"id": "940", "blog_id": "2", "name": "Indonesia Peduli Yaman", "subtitle": "INDONESIA PEDULI YAMAN", "program_id": "13", "post_date": "2019-05-15 06:05:19", "nominal": "1000000000.0", "donasi": "360000", "wilayah_id": "35", "description": "Meskipun Yaman adalah negara terbesar kedua di Semenanjung Arab dengan luas nyaris seperempat luas Indonesia. Namun, Yaman adalah negeri termiskin di Timur Tengah. Dan ironisnya, sejak Maret 2015, nestapa Yaman kian menganga akibat perang dengan koalisi Arab. Amnesty International menyebut bahwa warga sipil yang meregang nyawa hingga kini mencapai lebih dari 15.000 jiwa. Sedikitnya 3 juta populasi terpaksa mengungsi.", "content": "\n
\n
\n
INDONESIAPEDULI YAMAN

22 Juta Orang Butuh Bantuan, Tiap 10 Menit Bayi Meninggal
Meskipun Yaman adalah negara terbesar kedua di Semenanjung Arab dengan luas nyaris seperempat luas Indonesia. Namun, Yaman adalah negeri termiskin di Timur Tengah. Dan ironisnya, sejak Maret 2015, nestapa Yaman kian menganga akibat perang dengan koalisi Arab. Amnesty International menyebut bahwa warga sipil yang meregang nyawa hingga kini mencapai lebih dari 15.000 jiwa. Sedikitnya 3 juta populasi terpaksa mengungsi.
Memasuki tahun keempat, konflik telah meluluhlantakkan sisa-sisa infrastruktur yang ada. PBB memperkirakan lebih dari 50% fasilitas kesehatan tidak berfungsi, 16 juta warga tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang paling dasar dan kehilangan akses terhadap air bersih. Bahkan, 20 juta orang (73% populasi) tidak memiliki saluran air minum yang layak. (Laporan PBB terkait situasi Yaman, https://bit.ly/2Nw0zhS)
Amnesty International juga mencatat adanya 22,2 juta orang sangat membutuhkan bantuan internasional untuk kebutuhan-kebutuhan dasar mereka. (Amnesty International, https://bit.ly/1YBOcT0). Dari angka itu, sekitar 8,4 juta warga benar-benar tidak punya makanan untuk esok hari. \u201cJika keadaan tidak segera membaik, 10 juta orang lain akan jatuh dalam kategori yang sama akhir tahun ini,\u201d ungkap Mark Lowcock, Koordinator Emergency Relief PBB. (Laporan dapat dilihat di laman berikut: https://bit.ly/2Nw0zhS)
UNICEF: Perang Yaman, Neraka Bagi Anak
Blokade dan pemboman yang terus berlangsung, kata Sekretaris Jenderal PBB, Ant\u00f3nio Guterres, pada April 2018, menyebabkan 1 juta warga terserang wabah diare dan kolera. Jika infrastruktur kesehatan tidak segera dipulihkan, wabah kolera akan menyerang kembali. Masih kata Sekjen PBB, tiap 10 menit, seorang anak di bawah usia 5 tahun mati akibat penyakit yang dapat disembuhkan. Dan hampir 3 juta anak balita dan ibu hamil atau menyusui terkena malnutrisi. Hampir separuh dari seluruh anak Yaman dalam rentang usia 6 bulan sampai balita mengalami malnutrisi kronis dan menderita cacat fisik. (Rujuk Secretary-General's remarks to the Pledging Conference on Yemen, https://bit.ly/2SgkDYc). Laporan UNICEF menunjukkan lebih dari 11 juta anak, atau sekitar 80 persen dari penduduk negara di bawah usia 18 tahun, menghadapi ancaman kekurangan makanan, penyakit, pengungsian dan kekurangan akses layanan sosial. \u201cKonflik telah membuat Yaman menjadi neraka kehidupan bagi anak-anak,\u201d ungkap Meritxell Relano, perwakilan UNICEF di Yaman, seperti dilansir Reuters. (Sumber: https://bit.ly/2DRtN9z). Save the Children yang mengeluarkan data berbasiskan laporan PBB merinci sebanyak 84,700 balita menderita gizi buruk yang sangat parah. Mereka tewas dalam periode April 2015 hingga Oktober 2018. (Sumber:https://bit.ly/2DQZPTd).
Blokade Sebabkan Kelaparan Terburuk Abad ini
UNHCR atau Komisi Tertinggi PBB untuk Pengungsi menyimpulkan bahwa blokade telah menghambat kedatangan banyak bantuan internasional. Dan inilah sumber bencana besar yang mengintai. Koran The Independent mengutip peringatan PBB yang menyatakan bahwa situasi Yaman bisa segera berubah menjadi bencana kelaparan terburuk dalam sejarah manusia 100 tahun terakhir. Bila konflik terus berlanjut, PBB akan secara resmi mengumumkan bencana kelaparan itu untuk memicu tanggap darurat berskala internasional. (The Independent, Yemen facing the 'world's worst famine in 100 years' if fighting does not stop, warns the UN, https://ind.pn/2QYypy9)
Kita Takkan Diam, Yaman Saudara Kita
Tak banyak pemimpin dunia yang berupaya menghentikan konflik militer ini, entah lewat Dewan Keamanan PBB ataupun forum internasional lain. Media massa arus utama pun seolah bungkam seribu bahasa. Padahal, badan-badan internasional telah membeberkan fakta-fakta tragedi yang amat memprihatinkan dan mengerikan. Maka, perang Yaman pratis disebut The Forgotten War (Perang yang Dilupakan).
Namun, Indonesia tak akan melupakannya. Yaman adalah saudara kita. Muslim Yaman adalah salah satu yang ikut mendakwahkan Islam ke Indonesia. Yaman juga adalah salah satu negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Indonesia.
Maka, NU Care-Lazisnu dan Lazismu melalui kampanye bertajuk \u201cYaman Care\u201d mengajak umat Islam khususnya dan rakyat Indonesia keseluruhan untuk ikut berdonasi guna meringankan beban krisis dahsyat yang sedang dirasakan pendudukan Yaman. Membantu makanan bagi yang kelaparan, menyembuhkan yang sakit, dan menghentikan arus kematian yang begitu cepat di sana.
Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui kerjasama dengan Yayasan Al Ra'fah (http://alrafh.org) milik Pesantren Darul Musthofa, Tarim (Yaman) pimpinan Al-Habib Umar bin Hafiz yang selama ini telah bekerja untuk kemanusiaan di Yaman. Mari juga ikut menggalang solidaritas untuk dihentikannya perang di Yaman dan tercapainya perdamaian di negeri itu. Tanpa berhentinya perang, mimpi buruk di Yaman akan terus mengintai orang tua, perempuan, anak-anak, dan seluruh penduduk Yaman.
Mari berikan bantuan terbaik kita dengan berdonasi melalui laman ini.
Cara berdonasi:
1.\u00a0\u00a0 \u00a0Klik \"DONASI SEKARANG\"
2.\u00a0\u00a0 \u00a0Pilih Bank Transfer
3.\u00a0\u00a0 \u00a0Dapat laporan via email
Bantu share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan bantuan yang terkumpul.
\n
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2645/yaman.jpeg?access_token=1b54f316-5486-4908-83a2-dff3d445d6c2"}, {"id": "939", "blog_id": "2", "name": "Dari Indonesia Untuk Palestina", "subtitle": "DARI INDONESIA UNTUK PALESTINA", "program_id": "50", "post_date": "2019-03-23 19:15:24", "nominal": "500000000.0", "donasi": "1760000", "wilayah_id": "35", "description": "Di Ramadhan tahun ini jutaaan pengungsi Palestina berpuasa dalam situasi konflik. Merekalah generasi pengungsi Palestina yang tetap menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim.\nKonflik bersenjata tidak hanya mengancam keberlangsungan hidup, tapi bangunan peradaban Islam yang bersejarah di pentas dunia. Pengungsi Palestina kehilangan rumah dan sarana penghidupan sebagai akibat dari konflik yang berkepanjangan ini.\n", "content": "\n
\n
DARI INDONESIA UNTUK PALESTINA

Di Ramadhan tahun ini jutaaan pengungsi Palestina berpuasa dalam situasi konflik. Merekalah generasi pengungsi Palestina yang tetap menjalankan ibadah sebagai seorang Muslim.
Konflik bersenjata tidak hanya mengancam keberlangsungan hidup, tapi bangunan peradaban Islam yang bersejarah di pentas dunia. Pengungsi Palestina kehilangan rumah dan sarana penghidupan sebagai akibat dari konflik yang berkepanjangan ini.
Masa depan pengungsi Palestina tentu ada di tangan mereka sendiri. Namun sebagai saudara Muslim, penderitaan mereka juga dirasakan kita semua di Indonesia.
Sudah banyak solusi disumbangkan masyarakat dunia, tapi selalu diambang gagal. Sebagai saudara Muslim, kepedulian itu masih tetap ada untuk menguatkan eksistensi mereka.
Kendati hak-hak mereka terampas, jangan sampai jiwa-jiwa kuat mereka ikut terampas. Jiwa-jiwa itulah yang mempersatukan kita semua sesama saudara seiman.
Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, sejak 2012, turut berperan melaksanakan program bantuan yang besinergi dengan lembaga-lembaga dan pekerjaan langsung bagi para pengungsi Palestina.
Salah satunya adalah MuhAid - UNWRA (The United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees) lembaga yang dipercaya PBB melaksanakan bantuan darurat mencakup pendidikan, perawatan kesehatan, bantuan dan layanan sosial, infrastruktur kamp dan perbaikan termasuk di saat konflik bersenjata.
Lazismu baru-baru ini menyalurkan bantuan langsung ke Palestina bekerjasama dengan Komunitas Sedekah Nusantara yang dimotori Peggy Melati Sukma. Artis beken yang kini serius untuk menjalankan kehidupan barunya di panggung syiar dan dakwah.
Sebelumnya Lazismu telah menyalurkan bantuan melalui UNWRA. Pada 2011 dan 2014 yang lalu, Prakarsa Persahabatan Indonesia Palestina (PPIP) dan Komunitas Orbit Lintas Profesi yang terdiri dari kalangan artis dan profesional dengan menggalang dana dalam tajuk Malam Amal Palestina.
Derita Mereka Derita Kita Semua. Mari bantu pengungsi Palestina dengan berdonasi:
Cara Berdonasi :
1. Klik \"DONASI SEKARANG\"
2. Dapat laporan via email
\n
\n ", "image_url": "https://lazismu.org/web/image/2646/palestina.jpeg?access_token=e670cf4a-99c2-443e-84ad-8af49db7dd76"}]