Korban PHK Hingga Pekerja Informal Jadi Sasaran Program Ketahanan Pangan LazisMu se-Sulsel

19/05/2020

Makassar, LazisMu - Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (LazisMu) Muhammadiyah Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi meluncurkan Program Ketahanan Pangan 19 Mei 2020 dalam rangka melawan Covid-19. Program Ketahanan Pangan dilakukan dengan membagikan 4.399 berupa paket kebutuhan pokok.

Manager Area LazisMu Sulsel, Ahmad Hunain mengatakan, memasuki hari ke-26 ramadhan dengan kondisi adanya pandemi Covid-19, LazisMu se-Sulsel terus berupaya memberikan pelayanan sosial dengan membagikan 4.399 paket ketahanan pangan.

"Bantuan ini terdiri dari beberapa kebutuhan pokok dasar," ungkap Ahmad Hunain disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di Kampus Politeknik Kesehatan (Poltekes) Muhammadiyah, Jalan DR. Ratulangi, Makassar, Selasa (19/5/2020).

Ia menambahkan, bantuan paket ketahanan pasangan diserahkan kepada korban terdampak yaitu masyarakat pekerja informal, terdampak Pemutusan Hak Kerja (PHK), dirumahkan, fakir dan miskin.

Selain itu juga diberikan kepada beberapa mahasiswa yang masih berada di Makassar dan tidak dapat kembali  ke kampung halaman. Pembagian paket ramadhan dilakukan sesuai dengan standar protokol kesehatan yang  berlaku.

Mantan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulsel ini  mengaku bahwa program ketahanan pangan kami ini serentak secara Nasional diseluruh Indonesia.

LazisMu se-Sulsel, lanjut dia, sampai saat ini dari data yang masuk akan menyalurkan 4.399 Paket Ketahanan Pangan. Jumlah tersebut merupakan data sementara dari 11 LazisMu daerah kabupaten kota yang masuk. Terdiri dari Parepare, Sinjai, Gowa,  Bulukumba, Wajo, Sidrap, Pangkep, Pinrang, Soppeng, Makassar.

Selain ketahanan pangan, LazisMu juga melaksanakan program yang telah dilakukan selama pandemi. Mulai dari bantuan modal UMKM, berbagai takjil, berbagi masker, dan pelayanan pemeriksaan kesehatan.

Salah satu warga penerima manfaat paket ketahanan pangan Syarifuddin Daeng Liwang turut berterimakasih dan  mengucapkan apresiasi kepada Lazismu Sulsel.

“Sebagai pekerja non formal mengalami penurunan pendapatan sehingga sulit tuk memenuhi kebutuhan sehari- hari, Untuk itu adanya paket ini sangat membantu bagi keluarga kami yang ada dirumah,” tutupnya.