Tingkatkan Kompetensi Amil, Lazismu Jawa Tengah Selenggarakan Sekolah Amil Indonesia

06/11/2020

SEMARANG - Lazismu Jawa Tengah bersama Forum Organisasi Zakat (FOZ) menyelenggarakan Sekolah Amil Indonesia (SAI) secara daring pada hari Senin – Sabtu (1-7/11). Sekolah Amil Indonesia ini diikuti oleh 74 peserta, 69 dari Jawa Tengah, dan 5 orang dari luar Jawa Tengah. Menurut keterangan Ikhwanussofa, Direktur Eksekutif Lazismu Jawa Tengah, FOZ memiliki produk bernama Sekolah Amil Indonesia.

“Jadi kita MoU dengan FOZ untuk menyelenggarakan Sekolah Amil Indonesia. Pemateri-pematerinya ditentukan oleh FOZ dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Lazismu,” jelasnya melalui saluran telepon.

Ia menyebut Sekolah Amil Indonesia ini adalah bagian dari tuntutan profesionalisme amil dalam bekerja dan menerima amanah dari umat. Sekolah Amil Indonesia adalah syarat bagi amil untuk mengikuti uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Saat ini Lazismu Jateng sedang menunggu Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melakukan tes sertifikasi amil.

“Nanti para peserta yang lolos uji kompetensi akan memiliki sertifikasi amil dasar. Makanya banyak diikuti oleh mayoritas eksekutif yang full timer bekerja di Lazismu. Ada juga beberapa Badan Pengurus,” imbuhnya.

Menurut Ikhwan, SAI menjadi investasi Lazismu dalam hal pengembangan SDM. Ia berharap agar para peserta pasca mengikuti SAI bisa bekerja dengan profesional dan amanah. Hal ini juga semakin memantapkan profesionalitas Lazismu, mengingat sejak tahun 2019 Lazismu memiliki amil bersertifikasi terbanyak dibandingkan dengan lembaga amil zakat lain di Indonesia.

Sementara itu, Deni Eko Triono, peserta SAI dari Blora menyebut bahwa kegiatan yang dilaksanakan secara daring tidak menyurutkan semangatnya untuk mengikuti materi. Ia bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk mengikuti SAI.

“Kami diajarkan bagaimana menjadi amil zakat sesuai dengan syariat dan kaidah pedoman zakat yang ada. Banyak hal baru yang saya dapatkan dari pelatihan ini,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Ia berharap SAI dapat mencetak amil-amil yang profesional sehingga Lazismu dikelola dengan semakin baik, terpercaya, dan amanah. Hal ini juga dapat mendorong masyarakat untuk menyalurkan zakat, infaq, dan shodaqoh melalui Lazismu. (Yusuf)