Penderita Gizi Buruk di Jember Kini Berangsur Membaik

11/05/2020

Pendamping gizi buruk Lazismu Jember Gufron Ari Wibowo mengtakan, pada bulan April tahun 2020 ini berdasarkan laporan pendamping gizi buruk Lazismu Jember, Yoga bocah berusia 8 tahun itu sudah mengalami banyak perkembangan. Seperti dari  berat badan yang sebelumnya  5kg kini sudah mencapai 7,1 kg. kenaikan berat badan tersebut seiring dnegan raut wajah yang sudah segar dan nafsu makan yang membaik.


“Alhamdulilah, adik Yoga ini sudah banyak mengalami banyak perkembangan. Sudah 3 bulan saya mendampinginya. Semoga ada mukjizat dari Allah kepada adek Yoga sehingga tumbuh kembangnya semakin membaik,” ujarnya di Jember, beberapa waktu lalu. 


Sementara itu Direktur Lazismu Jember Abdul Khamil menyampaikan, pendampingan gizi buruk ini akan terus berlanjut sampai batas waktu yang ditentukan yaitu selama 6 bulan terhitung dari bulan Februari 2020. 


“Ditengah pandemi covid-19 ini, semoga pendampingan gizi buruk ini senantiasa dimudahkan oleh Allah sehingga adik Yoga bisa normal seperti anak lain yang sepantaran dengannya. Kami konsisten selama 6 bulan kedapan terhitung februari 2020, kami akan terus melakukan pendampingan,” jelasnya.


Sedikit flashback pada akhir tahun 2019, Kabupaten Jember digemparkan oleh berita penderita gizi buruk yang tinggal di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Seorang bocah cilik bernama Yoga, usia 8 tahun dengan bobot berat badan hanya 5 kg. Kondisi yang memprihatinkan tersebut membuat Lazimu Kabupaten Jember terpanggil untuk turut membantu meringankan beban Yoga dan keluarganya.


Pada bulan Februari 2020, awal Lazismu Jember memberikan pendampingan kepada Yoga selama enam bulan kedepan. Lazismu menghadirkan tenaga medis setiap minggu ke tempat tinggal Yoga dengan dilakukan pemeriksaaan kesehatan secara berkala berikut dengan bantuan makanan bergizi dan vitamin.