Peduli Korban Gempa, PCIM Turki Salurkan Bantuan untuk Pembelajaran Daring

12/11/2020

IZMIR, TURKI – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Turki menyalurkan donasi yang telah digalang sejak pasca gempa yang terjadi di Turki & Yunani. Bersama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), PCIM Turki juga turun ke Aşık Veysel Park, tempat pengungsian terbesar untuk mengamati dan memberikan dukungan moril serta bantuan kepada korban terdampak gempa. 

Dilansir dari rmco, bantuan dari PCIM Turki diserahkan ke Pemerintah Daerah Bornova, Izmir. Rombongan PCIM Turki disambut langsung Pimpinan Pemerintah Daerah Bornova, Mustafa İduğ. Dalam agenda pertemuan yang diadakan Pemda Bornova, Mustafa menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang telah ditunjukkan rakyat Indonesia kepada Turki. 

“Indonesia dan Turki merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan yang sama dalam hal bencana gempa. Kita harus bersama-sama saling membantu dalam antisipasi kebencanaan. Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik bantuan tersebut,” ujar Mustafa, Selasa (10/11).

Menurut Jelang Ramadhan, Sekretaris PCIM Turki sekaligus koordinator bantuan untuk Izmir, paket donasi yang dilakukan pada Selasa siang ini berisi alat penunjang pendidikan di masa pandemi dan pengungsian berupa 50 buah tablet.

PCIM Turki juga mendukung pemerintah Bornova untuk mengadakan 500 buah tablet untuk anak-anak terdampak gempa yang saat ini harus tinggal dan belajar di pengungsian.

“Kami turun ke lapangan pekan lalu, dari tanggal 2-4 November. Awalnya hanya untuk observasi, tapi pas lihat kondisi lapangan kami tergerak untuk membantu langsung secara moril. PPI sebagai kolaborator PCIM Turki juga langsung memberikan donasi di wilayah Bursa dan Izmir,” jelasnya melalui pesan tertulis (12/11).

Jelang menyebut bahwa PPI menyalurkan bantuan sejak 4 November. Sementara itu, donasi dari Muhammadiyah Aid sampai ke Turki pada hari Sabtu (7/11) dan langsung disalurkan pada hari Selasa. “Kami menyalurkannya melalui pemerintah daerah setempat karena mereka yang bisa memberikan secara tepat sasaran,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, gempa yang terjadi di Turki dan Yunani pada Jumat (30/10) menyebabkan 115 orang tewas dan hampir seribu orang luka-luka. (Yusuf)