Lazismu Solo Bersama Elemen Masyarakat Gelar Bedah Rumah Dhuafa

14/11/2020

SOLO - Lazismu Solo bersama dengan beberapa elemen masyarakat Solo bersinergi menyelenggarakan kegiatan bedah rumah. Rumah yang dibedah adalah miliki Sulaksono, warga Banyuanyar, Surakarta. Kegiatan ini digawangi oleh Lazismu Solo, KOKAM Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Solo Utara, Masjid sekitar rumah, Baznas Solo, Lazis Al-Insan Jateng, Tiga Serangkai Group, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banyuanyar, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Utara, dan warga sekitar.

Waluyo Raharjo, Ketua Lazismu Solo yang hadir menyerahkan bantuan mengajak umat Islam untuk ikut peduli membantu dan menyalurkan infaq untuk mewujudkan rumah yang layak huni.

“Alhamdulillah, sinergi berkelanjutan ini bisa terwujud untuk ikut serta mewujudkan rumah yang layak huni,” ujarnya.

Menurut keterangan Muhammad Isnan, Manajer Program dan Media Lazismu Solo, Sulaksono adalah seorang guru ngaji yang memiliki gaji per pertemuan. Sedangkan selama pandemi, kegiatan TPA diliburkan sehingga ia kehilangan pemasukan. Adapun istri Sulaksono menjadi guru SD di daerah Klaten yang jarak tempuh dari rumahnya sekitar 30 menit. Sulaksono bersama istri memiliki kewajiban untuk menghidupi empat orang anak yang mereka miliki.

“Rumah dibangun mulai tanggal 20 Agustus dan selesai pada 10 November. Kita launching 13 November dan menghabiskan dana 92 juta. Lazismu menyalurkan 26 juta,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa bedah rumah adalah program unggulan Lazismu Solo. Lazismu Solo memiliki target dalam satu tahun ada satu rumah yang dibedah dan satu rumah yang dibenahi. 

“Alhamdulillah tahun ini sudah terlaksana bedah rumah dan benah rumah. Dan tahun depan akan kita lanjutkan program ini. Kita akan seleksi dan assessment kepada calon penerima yang benar-benar membutuhkan,” imbuhnya.

Sulaksono, pemilik rumah mengatakan bahwa rumah yang ia tempati sudah berusia 50 tahun sejak sebelum ia lahir. Tahun ini, kondisi rumah Sulaksono sudah memprihatinkan. Banyak tembok yang pecah-pecah, sekililing rumah kondisinya sudah mengkhawatirkan.

“Terima kasih kepada Lazismu dan para donatur, semoga kebaikan para donatur menjadikan keberkahan dan pahala terus mengalir,” ujarnya. (Yusuf)