Gelar Pelatihan UMKM, GoPay dan Lazismu Dorong Penguatan Ekonomi

10/11/2020

GoPay bersama Lazismu menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Kreatif Memanfaatkan Peluang Bisnis di Masa Pandemi”. Pelatihan ini membahas tentang pemanfaatan media sosial dan teknologi digital untuk bertahan dan menang di masa pandemi.

Pelatihan yang dilaksanakan secara daring ini diadakan pada Senin (9/11) melalui aplikasi Zoom. Gojek bersama Lazismu mendatangkan 3 pembicara, antara lain Rizky Adi Nugroho, Owner O-Rice & Honey To The Bee & Owner Podcast Cerita Usaha; Dewi Meisari, Co-Founder ukmindonesia.id; dan Ditty Lulu, Head of Partnership Selly.

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu pelaku usaha yang berbasis syariah di Indonesia untuk dapat bertahan dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masa Pandemi COVID-19. Pelatihan ini akan memberikan bekal pengetahuan kepada para pelaku UMKM mengenai kiat-kiat sukses berbisnis dengan memanfaatkan teknologi serta sosial media.

Muh. Anwar Bashori, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, Bank Indonesia, dalam keynote speech-nya mengungkapkan bahwa di tengah perkembangan perekonomian global yang melemah dan diperparah pandemi COVID-19, dibutuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih berorientasi domestik. 

Menurutnya ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi besar untuk berperan sebagai sumber pertumbuhan baru perekonomian yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi melalui pengembangan ekosistem Halal Value Chain (HVC) dengan penguatan UMKM syariah serta pesantren secara inklusif dengan teknologi digital. 

“Diharapkan melalui pelatihan kolaborasi Lazismu dan GoPay, akan melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang memberikan manfaat untuk Indonesia sehingga pengembangan ekonomi syariah menjadi bagian dari transformasi menuju Indonesia maju yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu, menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap pelatihan dari GoPay untuk UMKM syariah berada di bawah naungan Lazismu. Ia menyebut pandemi berdampak pada hampir seluruh lapisan masyarakat, tidak terkecuali pemilik usaha dan ratusan UMKM yang berada di jaringan Lazismu. 

“Kita perlu bergandengan tangan untuk bertahan dan bangkit bersama dari masa yang sulit ini. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi kerjasama yang selama ini terjalin baik dengan Gojek dan GoPay, terlebih di masa pandemi untuk mendukung ketahanan ekonomi yang dimulai dari ajakan menunaikan zakat secara digital sampai dengan kegiatan pelatihan untuk UMKM berbasis syariah kali ini,” jelasnya.

Ia berharap agar kegiatan pelatihan ini dapat memberikan wawasan lebih dan membekali UMKM untuk mulai memasuki ranah digital dan memanfaatkan teknologi yang ada untuk menunjang usaha dan mengembangkan ekonomi syariah.

Budi Gandasoebrata, Managing Director GoPay, mengungkapkan menjelaskan bahwa GoPay meyakini UMKM berbasis syariah memiliki potensi yang sangat besar, mengingat Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. 

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat melihat peluang baru dunia digital dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha dan terus bertahan di masa pandemi,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, peserta dilatih untuk menggunakan teknologi Gojek guna mengembangkan usaha online, salah satunya melalui aplikasi Selly yang berupa keyboard ajaib untuk menunjang operasional usaha. Fitur pada aplikasi Selly mempermudah dan mempercepat pemilik usaha dalam memproses pesanan, seperti auto text yang dapat dimodifikasi dan disesuaikan untuk mempermudah dalam membalas pesan orderan dari pembeli, pembuatan invoice, cetak label pengiriman, pembayaran nontunai, sampai dengan laporan transaksi. (Yusuf)