Tangis Bahagia Marsanah, Terima Bantuan Kursi Roda dari Lazismu

23/06/2020

Kudus – LAZISMU. Akhir pekan pertama bulan Juni, Lazismu Kudus berkesempatan silaturahim ke rumah Bapak Poso (70) dan Ibu Marsanah (60) yang tinggal di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Kedatangan amil Lazismu saat itu, untuk menemui Ibu Marsanah yang mengalami stroke ringan sejak tahun 1990. Sementara suaminya mengalami ketakmampuan melihat karena sakit mata katarak. Ibu Marsanah tinggal bersama anak yang kelima. Putranya itu bekerja sebagai buruh cetak genteng yang penghasilannya tak menentu.

Tentu saja kedatangan Lazismu selain mencari tahu informasi detail, juga ingin memberikan bantuan berupa kursi roda. Karena perempuan yang berusia setengah abad itu sudah tak mampu lagi berjalan secara normal.

Menurut cerita putranya, awal mula Ibu Marsanah, enggan menggunakan kursi roda, tetapi anak-anaknya mencoba meyakinkan bahwa dengan kursi roda itu dapat mempermudah aktivitasnya. Alhamdulillah setelah dibujuk, Ibu Marsanah mau untuk menggunakan kursi roda. Dia berharap kursi roda itu dapat dimanfaatkan di luar rumah dan di dalam rumah.

Menurut keterangan, Abdul Latif Muhtadin, yang berkomunikasi dengan Nor Habibi salah seorang putra Ibu Marsanah, sebelumnya Habibi memohon bantuan ke Lazismu. Permohonan itu setelah dipelajari nilai manfaatnya, akhirnya disetujui Lazismu. 

Latif Muhtadin, yang juga staf Fundraiser Lazismu Kudus, bersama amil lainnya datang menyerahkan langsung bantuan kursi roda kepada suami Ibu Marsanah. “Poso menangis tersedu- sedu karena terharu melihat istaerinya di atas kursi roda. Poso terlihat bahagia, ia mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada donatur yang telah membantu istrinya,” kata Latif meniru apa yang diucapkan Poso.

Latif menambahkan, berdasarkan informasi dari anaknya yang tinggal satu rumah, Ibu Marsanah, juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang sudah memberikan bantuan kursi roda. Habibi pun tak luput mengucapkan ungkapan yang sama kepada Lazismu, bahwa orang tuanya sangat terharu atas apa yang sudah diberikan Lazismu. Sambil terisak-isak, Habibi tak sanggup mengucapkan hal tersebut denghan lancar karena saking bahagianya.

Habibi yang juga aktif di Kokam setempat sebagai pengurus, berharap dengan kursi roda itu bisa menuntun ibunya dengan bantuan kursi roda untuk berjemur di depan rumah. Ia berharap orang tuanya itu, tidak larut dalam kesedihan. (na)