Susur Sungai, Lazismu Tolitoli Gigih Serahkan 40 Paket Sembako di Desa Terpencil

27/04/2020

Tolitoli – LAZISMU. 40 paket sembako telah tersalurkan di Desa Labuan lobo kecamatan Ogo Deide, Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Penyaluran paket ini membutuhkan tenaga ektra sebab akses menuju desa tersebut terbilang susah dan perlu menggunakan perahu untuk sampai ke sana.

Ketua Lazismu tolitoli Arief Rahman mengatakan, meski perlu menempuh perjalnan jauh hal ini dilakukan untuk menyampaikan amanah para donatur. Selain itu aksi ini merupakan langkah nyata dari Lasimu Tolitoli untuk memberikan perhatian kepada desa yang jauh dari kota.

“Di sana salah satu wilayah yang susah di akses, jadi kami mengguakan perahu dari Tanjung Batu, dengan harapan peserata di sana merasa mendapatkan perhatian juga dari orang yang di kota ini sehingga bisa kita bangun kebersamaan untuk melawan pandemic,” ujarnya di Tolitoli, Minggu (26/04/2020).

Dia menambahkan, penyaluran sembako dilakukan dua periode yakni gelombang pertama yang dilakukan berbarengan dengan program Muhammadiyah tingkat nasional. Sementara untuk penyaluran gelombang ke dua dilakukan pada bulan Ramadhan 1441 H. Pelaksanaanya pun berbeda dengan gelombang pertama dimana sembako dikirmkan lengsung ke Desa penerima manfaat dan diserahkan langsung ke masyarakat.

Pada periode dua ini, penerima sembako tersebar di Desa Abuan Lobo, Kecamatan Ogo Deide yang sasarnanya terdiri dari dua kategori. Pertama masyarakat terdampak Covid-19 dan masyarakat fakir miskin termasuk di dalammnya para jompo. Untuk itu pihaknya menghaturkan banyak terimakash pada seluruh donatur yang telah mendosaniskan hartanya.

“Kemarin kita salurkan kebutuhan pokok dengan penerima manfaat sekitar 40 kepala Keluarga. selain itu kita juga lakukan sosialisasi dan edukasi untuk pencegahan covid. Meskipun ini wilayah yang cukup jauh dari kota ya kami merasa semua lapisan masyarakat perlu edukasi yang menyeluruh tentang covid,” jelasnya.

Kedepannya, pihaknya masih melakukan pendataan warga miskin yang berhak menerima bantuan. Karena Lazimu Tolitoli akan terus melakukan program tersebut. (ars)