Sinergi Lazismu - Bank Mega Syariah, Salurkan 100.000 Paket Makanan Bagi Warga Terdampak Corona

15/05/2020

Jakarta – LAZISMU. Kepedulian terhadap dampak pandemi Covid-19 diwujudkan Lazismu dan Bank Mega Syariah (BMS). Keduanya bersepakat di bulan puasa 2020 berkolaborasi menyalurkan bantuan berupa lebih dari 104.700 paket makanan yang dibeli dari pedagang makanan UMKM di 15 kota 14 provinsi di Indonesia. 


Bantuan rencananya dilaksanakan hingga akhir bulan Ramadhan 1441 H. Program sendiri bertajuk 100.000 Paket Makanan untuk Negeri. Sebagai salah satu pelaku industri jasa keuangan syariah, BMS menaruh perhatian cukup besar terhadap dampak ekonomi COVID-19 . 


Hal inilah yang mendasari pemilihan penyaluran zakat korporasi tahun ini dengan bersinergi bersama Lazismu berupa bantuan makanan siap saji  dengan melibatkan pedagang UMKM yang juga terkena dampak pandemi ini.


Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo, mengatakan dampak sosial ekonomi dari pandemi ini sangat terasa di kalangan masyarakat, untuk itu kegiatan menebar 100.000 paket makanan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19. 


"Melalui kegiatan ini, kami berharap tidak hanya dapat membantu masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, namun diharapkan juga dapat membantu para pedagang makanan UMKM yang kami minta untuk menyediakan 104.000 lebih paket makanan ini," ujar Yuwono. 


Dalam pelaksanaannya ini, Kami bersama Lazismu mendistribusikan makanan ini ke masyarakat yang terdampak Covid-19. Semoga apa yang kami lakukan menjadi jalan berkah untuk seluruh unsur masyarakat yang terlibat dan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk bersama mengatasi dampak COVID-19,” tandasnya.


Edi Suryanto selaku Direktur Eksekutif Lazismu, menambahkan, di Ramadhan tahun ini tentu berkah bagi Lazismu berkolaborasi dengan BMS. Apa yang dilakukan pada prinsipnya sejalan dengan misi Lazismu untuk memberdayakan masyarakat, terutama usaha kecil dan menengah. 


Apalagi seribu paket takjil tersebut sumbernya dari para pelaku kuliner di tingkat kecil dan menengah. “Secara tidak langsung dapat memberdayakan dan meningkatkan ekonominya untuk bertahan dari imbas Covid-19,” jelasnya. Oleh karena itu, dukungan perbankan dalam program Ramadhan yang dilakukan Lazismu diharapkan dapat dirasakan manfaatnya dan tepat sasaran kepada masyarakat.


Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dermawan yang telah memberikan bantuan dalam program ramadhan kali ini. Lebih lanjut, Edi mengatakan, apa yang dilakukan BMS kali ini sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan ketahanan pangan. 


Dan, aksi sosial penyaluran bantuan ini tentu sangat dinanti bagi siapapun yang membutuhkan. Khususnya masyarakat yang terdampak di tengah masa pandemi ini. Edi mengajak siapapun dermawan untuk dapat ikut berpartisipasi bersama Lazismu. 


Warga RW 12 Kebayoran Lama Selatan Ngatijo (15/5/2020), mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan sore ini. Di sini ada banyak warga yang membutuhkan, sejak pandemi Covid-19 meluas mereka kehilangan pekerjaan dan tidak bisa menjalankan usahanya yang berimbas kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. 


Situasi yang sama dihadapi M Ari warga Kebayoran Lama Utara. “Ada 285 jiwa atau 150 KK yang menghuni kawasan ini. Rata-rata mereka berprofesi sebagai pedagang dan pencari barang bekas,” katanya. Ari menuturkan aktivitas warga menurun dan mereka pendatang yang berdomisili di lapak-lapak barang bekas. Terima kasih Lazismu dan Bank Mega Syariah atas bantuannya dan semoga berkah. 


Sementara itu, Direktur Bisnis BMS, Denny Karim, mengungkapkan program ini merupakan wujud kepedulian zakat perusahaan BSM terhadap nasib warga yang duafa. Bersama Lazismu, BMS menyasar warga yang ada di sekitar kantor-kantor cabang BMS yang ada di seluruh Indonesia agar dapat meringankan beban mereka dari sisi ekonomi dan kesehatan. 


“Karena itu, 100 ribu lebih paket makanan yang kami salurkan bersama Lazismu dapat memberikan kebahagaiaan di saat pandemi Covid-19 masih belum pasti kapan akan berakhirnya,” tutupnya. (na)