Siapkan 11.000 Paket Bantuan Sembako, Lazismu dan MCCC Bojonegoro Kerahkan Relawan di Lumbung Pangan

15/05/2020

Bojonegoro – LAZISMU. Pembatasan jarak sosial yang masing berlangsung di Jawa Timur, sebagai imbas dari pandemi Covid-19 berdampak di semua lini. Aktivitas masyarakat terhambat yang berdampak terhadap kegiatan ekonomi. Ramadhan menjadi berbeda di samping ada sebagian warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk itu, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) di kabupaten Bojonegoro serius merespons dengan mempersiapkan program melalui lumbung pangan. Bersama Lazismu ditargetkan ada sebanyak 11.000 paket bantuan pangan yang akan disalurkan menjelang akhir Ramadhan 1441 Hijriyah.

Menurut Sartono, Kepala Kantor Lazismu Bojonegoro, sekarang  di sini tengah menyiapkan 9.000 paket beras dan 10.200 paket bahan sembako lainnya di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jl. Teuku Umar no. 48 Bojonegoro. Gedung Dakwah itu sendiri pada saat ditetapkannya wabah virus Corona telah dijadikan sebagai gudang lumbung pangan MCCC untuk menampung persedian bahan pokok makanan.

“Ada respons positif dari masyarakat terutama kaum derwaman yang ikut berpartisipasi dalam program lumbung pangan ini. Sampai hari ini telah terkumpul donasi sebesar Rp 300 juta dan akan terus bertambah untuk dibelanjakan kebutuhan bahan pokok makanan sebesar Rp 280 juta” kata Sartono di Jawa Timur.

Lazismu dan MCCC Bojonegoro telah menyiapkan sebanyak 11.000 paket dengan nilai Rp. 70 ribu per paketnya untuk dibagikan pada tahap kedua, di tanggal 18 atau 19 Mei 2020 mendatang. Oleh karena itu, perisapan ini masih terus dikoordinasikan bersama Lazismu Pusat dan Wliayah Jawa Timur, terang Sartono. 

Saat ini para relawan terus bekerja keras mengemas paket bantuan pangan itu, sehingga pada saatnya nanti tiba sudah siap bergerak. “Secara serentak akan dibagikan ke seluruh target sasaran penerima di Bojonegoro sesuai dengan data yang ada,” terangnya. 

Sebagai informasi tambahan, April lalu, Lazismu bersama bersama Aisyiyah juga telah beraksi bersama membagikan 214 paket bantuan pangan kepada guru dan PTT yang terdampak dan 111 paket juga ditasyarufkan untuk pasien TB dan HIV Aids se-Bojonegoro (adit)