Rumah Ketahanan Pangan Nelayan dan Lazismu Bagikan Paket Sembako untuk Nelayan

24/05/2020

Jakarta  - LAZISMU. Nelayan adalah salah satu sektor yang rentan terdampak persebaran pandemik Covid-19. Persebaran virus secara global ini mengakibatkan harga perikanan turun dititik terendah, hasil tangkapan ikan tidak bisa diserap pasar secara normal. Pada akhirnya nelayan merugi dan bahkan kehilangan pendapatan.

Belum pulihnya kondisi pasar perikanan dalam dua bulan terakhir mengakibatkan banyak nelayan,khususnya nelayan kecil yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Menyambut lebaran tahun ini, Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) menyalurkan paket bantuan sembako bagi keluarga nelayan kecil yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Lamongan dan Pamekasan, Jawa Timur pada Sabtu, 23 Mei 2020.

Kolaborasi Lazismu dan RKPN di Ramadhan tahun ini mengusung tajuk #KadoLebaran. Sebanyak 400 paket sembako untuk keluarga nelayan di kecamatan Tlanakan, Pamekasan yang mayoritas nelayan kecil telah disalurkan. Direktur Eksekutif Lazismu, mengatakan, nelayan merupakan komunitas yang paling rentan, keberadaannya belum tersentuh oleh bantuan dari manapun.

“Bantuan paket sembako untuk nelayan ini berasal dari donasi publik selama bulan Ramadhan. Dari total donasi yang telah terhimpun selanjutnya ditambahkan oleh Yayasan Kemanusiaan KADIN Indonesia dengan jumlah donasi yang sama, jelasnya pada Ahad, 24 Mei 2020.

Masih terbuka kesempatan bagi siapapun untuk berpartisipasi. Donasi yang terhimpun selanjutnya akan kami salurkan untuk membantu keluarga nelayan yang terdampak Covid-19 di daerah lainnya, terang Edi Suryanto.



 
Pada kesempatan yang sama, Sekjen Jaringan Nelayan Matahari (JNM), Nanang Q. el-Ghazal,  mengungkapkan, bantuan paket sembako ini merupakan bagian dari realisasi program Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) yang digagas untuk membangun ketahanan pangan nelayan selama pandemi dan masa-masa yang sulit.

“Paket bantuan sembako untuk keluarga nelayan ini sebagai wujud kepedulian yang realisasinya dari bantuan Yayasan Kemanusian KADIN Indonesia dan didukung oleh Lazismu,” kata Dahroni Agung Prasetyo, Project Manager RKPN (23/5/2020).

Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) adalah program yang diinisiasi oleh Jaringan Nelayan Matahari (JNM) untuk membangun ketahanan pangan bagi nelayan dan pelaku perikanan dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan masa-masa paceklik.

“Meskipun belum bisa menjangkau seluruh nelayan, kami berupaya menyalurkan bantuan pangan untuk keluarga nelayan kecil yang paling terdampak dan belum tersentuh bantuan dari pihak manapun. Total ada 560 paket sembako yang kami salurkan”, ujar Dahroni Agung yang juga bendahara Jaringan Nelayan Matahari ini.

Dahroni Agung menjelaskan, paket bantuan dengan tajuk #KadoLebaran ini dibagikan untuk masyarakat perikanan di sentra nelayan kecamatan Tlanakan, Pamekasan dan untuk tiga desa di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan sistem door to door.

“Rumah Ketahanan Pangan Nelayan (RKPN) selain menyalurkan bantuan pangan dari berbagai pihak juga akan menyediakan paket sembako murah bagi keluarga nelayan dan pelaku perikanan yang terdampak persebaran Covid-19”, tambahnya.

Mengingat kondisi pandemi Covid-19 ini belum jelas kapan berakhirnya, Jaringan Nelayan Matahari (JNM) berharap sinergi program dari berbagai pihak dapat terus berlanjut khususnya untuk mendorong dan membangun ketahanan dan kemandirian nelayan dan pelaku perikanan untuk menghadapi masa pandemi ini. (na)