Persiapan Kurban, Lazismu, MPM dan MCCC Integrasikan Pemberdayaan Tani dan Ketahanan Pangan

19/06/2020

Purbalingga – LAZISMU. Peran strategis Lazismu di wilayah kabupaten Purbalingga, dalam persiapan program Qurban Untuk Ketahanan Pangan, bertumpu pada program nasional yang diagendakan Lazismu Pusat. Adapun yang menjadi titik syiar pentingnya menyosialisasikan kepada khalayak, bahwa program kurban kali ini akan berbeda dengan sebelumnya.

Lazismu bersama Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) tetap berkonsentrasi bagaimana mengemas program kurban di tengah pandemi, salah satunya dengan mengaktivasi pengalihan hewan kurban dalam bentuk kemasan mengingat dampak pandemi kian meluas.

Rencananya, kata Andi Pranowo selaku Ketua Lazismu Purbalingga, saat dikonfirmasi (19/6/2020) agenda ini telah dikoordinasikan dengan pimpinan daerah Muhammadiyah Purbalingga, Sehingga peran pimpinan ranting dan cabang dapat menghimpun donasi dan pekurban. “Daging kurban itu akan distribusikan sebagai wujud program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Purbalingga yang terdampak Covid-19,” pungkasnya.

Ketua MCCC Purbalingga, Wasis Aman, mengatakan, MCCC dan Lazismu masih akan melakukan  penguatan program tersebut seperti diinstruksikan dari pusat.  Sebagai contoh yang telah dilakukan Lazismu Purbalingga sebagai kelanjutan program Ramadhan kemarin, adalah pemberdayaan petani dan peternak.

“Ketahanan pangan diaplikasikan dalam kegiatan lumbung pangan, sedangkan pembibitan sampai dengan panen dilakukan dengan jenis tanaman yang bernilai ekonomi serta mendorong peternak dengan budi daya ikan Lele,” jelasnya. 

Caranya kata Wasis, dengan melakukan pemberdayaan di lingkungan rumahnya masing-masing, dan bekerjasama dengan Pondok Pesantren Darussalam Slinga untuk budi daya ikan Lele melalui media kolam Aquaponik.

Sementara itu, Andi kembali mengatakan sebagai wujud implementasi program ketahanan pangan, pertengahan Mei lalu, di Desa Serang, kecamatan Karangreja, Lazismu Purbalingga meluncurkan program Tani Bangkit yang melibatkan pimpinan Muhammadiyah dan ortom serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat, PDM Purbalingga.

Parwoto selaku Ketua MPM PDM Purbalingga, mengatakan, program ini sebagai titik awal untuk pemberdayaan petani di Desa Serang. Kolaborasi bersama Lazismu ini, dengan memberikan bantuan 10 polibag tanaman secara simbolis, dan 10 paket sembako kepada penerima manfaat yang duafa.

Ketua PDM Purbalingga, Ali Sudarmo, mengapresiasi program pemberdayaan ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dukungan kepada petani serta melakukan pendampingan utk kegiatan program zakat yang produktif.

Ada 30 petani yang dilibatkan dalam program pemberdayaan ini dengan memanfaatkan lahan seluas 100 ubin. Jika tidak ada rintangan, dalam kurun waktu satu bulan petani akan memanen hasilnya.

Sebagai pelengkap, Lazismu dan MCCC juga mnyosialisasikan hidup sehat sesuai protokoler kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan menggunakan pembersih atau sanitizer untuk mencegah penularan virus Covid-19, dan tata cara pemakaman yang bekerjasama dengan BPBD setempat. (na)