LazisMu PCIM Sudan Bantu Sembako dan Uang Tunai Bagi TKI, TKW Hingga Mahasiswa

21/05/2020

Khartoum, LazisMu - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Sudan melalui lembaga pembantu Persyarikatan yaitu LazisMu, sukses menebar sembako dan bantuan tunai Ramadhan kepada Mahasiswa, TKI/TKW Indonesia dan WN Sudan.

Ketua PCIM Sudan Muflihun Abdul Majid mengatakan, LazisMu Sudan diniatkan untuk menguatkan dan melengkapi amal usaha persyarikatan, terutama penguatan amal-amal sosial melalui gerakan zakat. 

"KL Istimewa Sudan menjawab keterbatasan biaya bagi sebagian mahasiswa yang kurang beruntung, meskipun kita tidak bisa menutupi semuanya,” kata dia.

Dalam pertemuan terbatas dengan Dubes RI di Khartoum menyampaikan bahwa LazisMu semata-mata untuk kemanusiaan, bukan hanya di Sudan. Memang secara nasional bantuan-bantuan LazisMu bukan untuk kader Muhammadiyah saja.  

Tetapi murni kemanusiaan. Keraguan semacam itu dikarenakan dugaan sebagian orang bahwa LazisMu hanya untuk kader Muhammadiyah saja. Tapi semuanya sama.

“Bantuan tunai dan kado Ramadhan ini kebetulan bertepatan dengan wabah Covid 19 yang memberi dampak secara langsung kepada keuangan mahasiswa," kata Ilham Tamimi selaku Ketua KL Istimewa LazisMu Sudan.

Utamanya, lanjut dia, mahasiwa yang hanya mengandalkan kiriman bulanan dari orang tua yang hanya berprofesi sebagai petani dan pedagang kecil di kampungnya masing-masing. Berikut  mengandalkan kemandirian dengan berjualan.

"LazisMu  hadir lebih awal ketika kampus International University of Africa (IUA) menerapkan lockdown kepada mahasiswanya,” tuturnya.

Tamimi selaku ketua yang diamanatkan oleh PCIM sebagai Ketua LazisMu KL Istimewa Sudan melaporkan pembagian sembako dan kado Ramadhan dengan rincian penerima bantuan tunai sebanyak 43 mahasiwa dan mahasiswi, 12 mahasiwa yang menikah, 10 orang TKI dan TKW, WN Sudan 10 orang.

Adapun sembako, obat-obatan dan bantuan galon serta air bersih disalurkan mahasiswa Indonesia di asrama mahasiwa Maududi Markaz, asrama mahasiswi 3 kali penyaluran, 3 orang yang tinggal diluar asrama dan mahasiswa Indonesia yang tinggal sementara di Garuda Hous.

Penyaluran bantuan sendiri berlangung sejak 23 Maret hingga tanggal 9-17 Mei. Harapannya, mereka yang berkecukupan rejeki tidak ragu menitipkan hartanya kepada LazisMu. Yakni untuk pembinaan dan membantu mahasiswa ekonomi rentan yang tidak rutin mendapatkan bantuan kiriman dari orang tua.

"Bukan karena wabah Covid-19, tapi juga dalam keadaan normal juga memang sudah begitu keadaanya,” ujar Muflihun.