Lazismu Parepare Bersama MCCC Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga Terdampak Covid-19

01/05/2020

Parepare - LAZISMU. Kawasan Lompoe Mas salah satu kompleks pemukiman warga berada dalam zona merah karena beberapa warganya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Hal ini tidak menyurutkan semangat dari tim Satgas Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) bersama Lazismu Kota Parepare untuk berbagi kepedulian kepada beberapa warga yang tidak mampu.

Berdasarkan laporan dari Ketua RW BTN Lompoe Mas Ridwan Maskiran kepada Lazismu Parepare, jika dengan ditetapkannya perumahan tersebut sebagai kawasan yang diisolasi, maka banyak warga yang kesusahan untuk mencari nafkah. Tak berselang lama laporan warga ini direspons cepat dari MCCC Parepare dan Lazismu .   

Pada Kamis, 30 April 2020, sekitar pukul 13.30 waktu setempat Kado Ramadhan berupa beras, minyak, gula, indomie dan lain-lain diserahkan dari Lazismu kepada warga secara door to door dengan tetap pada standar protokol Physical Distancing. 

Saiful Amir selaku wakil Ketua Satgas MCCC dan Sekretaris Lazismu Parepare menyampaikan, kegiatan ini sebagai salah satu program tanggap darurat MCCC terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Karena ini sudah zona merah, panggilan nurani kemanusiaan dengan tetap menggunakan SOP kesehatan bantuan disalurkan sebagai amanah donatur. "Banyak di antara mereka yang sangat menyedihkan kondisinya, ungkap Saiful didampingi Ketua RW dan Ketua RT dan Pengurus Majelis Taklim Ar-Rahma yang diwakili Sumarni saat menemui warga dan menyaksikan serah terima paket semabko itu.

Kedatangan Tim Satgas MCCC dan Lazismu disambut haru penerima manfaat. Sebut saja Mbah Tukinem usia 68 tahun sambil terbaring di atas tempat tidur selama 2 tahun akibat lumpuh tak mampu menahan tangis setelah menerima paket Ramadhan. Ia mengucapkan terima kasih dengan nada terbata-bata. 

Hal yang sama dirasakan ibu Marselina warga NTT, ia tak mampu menyembunyikan kegembiraannya. "Terima kasih bapak, kami orang jauh, tinggal di sini hanya sewa, Suami kerja kanpas motor, jual gula-gula, anak saya 4 orang, mana sudah mau lahiran lagi, meski kami non muslim tapi Lazismu peduli kami, ungkapnya dengan penuh syukur. (sf)