Lazismu - MCCC Kabupaten Garut Berikan Sembako, Guru: Ini Sangat Membantu

30/04/2020

Garut – LAZISMU. Ditengah masa sulit saat ini, ada jeritan yang terdengar dari Guru ngaji, madrasah dan para muballigh Muballighat Muhammadiyah. Hal ini membuat Muhammadiyah Covid-19 Comand Centre (MCCC) Kabupaten Garut dan Lazismu Garut tidak tinggal diam.

Selain menyampaikan amanah para donatur, MCCC dan Lazismu Kabupaten Garut memberikan bantuan sembako kepada para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. Salah seorang Relawan Guru Ngaji Muhammadiyah dari kecamatan Cilawu, ustadz Opick mengatakan dirinya benar-benar terharu (29/4/2020).

Pasalnya ditengah kondisi yang serba sulit seperti ini, masih ada bingkisan sembako dari MCCC dan Lazismu Kabupaten Garut. Menurutnya hal ini benar benar bisa meringankan beban kehidupannya sementara waktu.

“Terima kasih MCCC, dan LazisMu, ini sangat membantu”, ujarnya saat pemberian sembako di Garut, beberapa waktu silam.

Ketua Lazismu Kabupaten Garut Asep Muslim Nurdin mengatakan, pihaknya telah memberangkatkan dua tim MCCC dan Lazismu untuk menjangkau Guru ngaji, guru madrasah, muballigh dan muballighat Muhammadiyah.

“Hari ini kami menjangkau kecamatan Garut Kota, Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening, Cibatu, Tarogong, Cibiuk, Limbangan, dan Malangbong, untuk menyampaikan 500 paket bingkisan sembako”, paparnya dalam kesempatan yang sama.

Sementara dalam pelepasan Armada MCCC Kabupaten Garut, Ketua MCCC Kabupaten Garut Ahmad Ma’sum Tadjudin mengatakan Ini adalah bukti nyata dari Gerakan Lumbung Pangan Muhammadiyah Covid-19 Comand Centre Garut, untuk mengantisipasi kerawanan pangan akibat Covid-19.

“Selama ramadhan, insha Allah kami akan menjangkau para Mujahid Dakwah Muhammadiyah sebanyak tiga kali,” imbuh Tajudin.

Di sisi lain, relawan MCCC Kabupaten Garut Abah Zaenal mengatakan, gerakannya tersebut merupakan real action Muhammadiyah. Pihaknya tidak menunggu pemerintah karena ini adalah kesejatian gerakan sosial Muhammadiyah.

“Jadi para agniya sangat mudah untuk diajak rèrèongan di Lumbung Pangan Muhammadiyah,” pungkasnya. (ars)