LAZISMU – MCCC, Ajak Masyarakat Membeli Sayur Milik Petani yang Terdampak Covid-19

20/05/2020

Martapura - LAZISMU. Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) dan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kabupaten Banjar pada Selasa, (19/5/2020) menggelar program siaga pangan bantu petani di tengah pandemi.

Program ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang target sasarannyaadalah petani sayur yang juga terdampak adanya pandemi Covid-19.

Hal ini dilatar-belakangi adanya laporan dari seorang kader muhammadiyah mengenai rendahnya harga jual sayur yang dijual para petani. Kader tersebut kemudian meminta Lazismu dan MCCC Kabupaten Banjar untuk membantu para petani tersebut.

Menanggapi hal itu, Ginanjar Sutrisno, Manajer Lazismu Kabupaten Banjar menjelaskan,awal berjalan program ini melalui dititipkannya 175 ikat sayur oleh para petani.

Yang pelaksanaannya setelah Lazismu dan MCCC berkomunikasi dengan perwakilan petani, dan kami diberikan 175 ikat sayur untuk dibagikan ke masyarakat yang memerlukan,”jelasnya.

Ginanjar menambahkan dari 175 ikat sayur tersebut kami berinisiatif untuk membuka donasi untuk membantu petani. Sayur yang diberikan itu kami dijadikan media syiar untuk donasi dengan cara berdonasi mulai dari lima ribu rupiah mendapatkan satu ikat sayur,” tambahnya.

Ternyata, sambung Ginanjar, respons donatur cukup bagus dengan ditandai banyaknya donatur yang berdonasi. Nominalnya beragam bahkan ada yang berani memborong semuanya dan berpesan untuk di eruskan ke masyarakat yang memerlukan.

Senada dengan itu, Hasmi Ridho, Ketua MCCC Kabupaten Banjar menyampaikan rasa syukur dan menyambut baik adanya program ini. “Alhamdulillah, dengan adanya program siaga pangan Lazismu dan MCCC Kabupaten Banjar petani yang terdampakterbantu dengan cara seperti ini,” tandasnya

Ridho yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banjar menambahkan, kegiatan ini tentu membantu petani dan masyarakat. "Di satu sisi kita membantu petani selain itu juga membantu saudara kita yang memerlukan sayur,” tambahnya.

Dana yang terkumpul diberikan ke para petani untuk membantu memenuhi keperluan sehari-hari. Adapun sayur yang titipkan para petani adalah sayur berupa sawi dan kacang panjang. (mn)