Dengan Tiga S, Lazismu Ungkap Nilai Manfaat Bersedekah di TK Ade Irma Suryani

22/01/2020

Lumajang – LAZISMU. Memasyarakatkan sedekah terus digiatkan Lazismu kepada semua pihak termasuk keluarga dan mengerahkan para orang tua dan wali murid di sekolah. Di Lumajang misalnya, Lazismu datang lebih pagi ke kantor dengan mempersiapkan perlengkapan dan langsung bergerak menuju ke lokasi untuk fundraising di Taman Kanak-Kanak (TK) Ade Irma Suryani, di Desa Panggung Lombok, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.

Pukul 09.40 WIB, tim Lazismu Lumajang telah sampai di gedung TK Ade Irma. Di sana sudah hadir para orangtua dan wali murid yang diundang oleh Kepala Sekolah. Mereka berkumpul di ruangan kelas untuk mengikuti pembukaan acara yang dibuka oleh Ibu Guru Siti selaku pembawa acara yang dilanjutkan dengan sosialisasi program oleh Romi selaku Tim Fundraising Lazismu.

Romi menjelaskan pentingnya bersedekah guna membantu sesama yang membutuhkan. Ia pun mulai menjelaskan tentang uang yang ada di saku masing-masing belum tentu sepenuhnya milik sendiri. “Harta yang kita kumpulkan bisa jadi tidak kita bawa mati jika kita meninggal dunia kelak. Harta bisa kita bawa mati, namun ada caranya dengan cara bersedekah,” katanya.

Hadirnya Lazismu lewat program kaleng 3-S (Sehari Sedekah Seribu) ingin memudahkan para donatur, khususnya para ibu, untuk bersedekah semudah mungkin. Di sini, bukan masalah jumlahnya, akan tetapi semangat dan komitmennya yang perlu dilatih.

“Dengan kaleng 3-S ini, tidak perlu jauh-jauh mencari cara untuk bersedekah. Sekarang ada donasi berbentuk kaleng yang siap menerima sedekah Anda. Isi kaleng itu akan diambil rutin setiap satu bulan sekali oleh amil Lazismu,” paparnya




 
Kuswantoro selaku anggota tim Fundraising Lazismu lainnya juga ikut menyampaikan tentang gerakan 3-S ini. “Banyak yang tidak sadar Bu, bahwa hanya dari uang receh para donatur ini, kita telah membantu banyak pihak, seperti pemberian kaki palsu, membantu biaya operasi hernia, memberikan beasiswa Sang Surya, menyantuni fakir-miskin, hingga mengadakan pengobatan gratis di berbagai pelosok desa,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan hanya didapat dari recehan yang terkumpul dari para donatur. Oleh karena itu, Kuswantoro mengajak agar orangtua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bisa menjadi bagian dengan menjadi donatur program kaleng 3-S Lazismu.

Setelah sosialisasi dilakukan, tidak terduga ternyata semua orangtua dan wali murid TK Ade Irma Suryani bersedia untuk menjadi donatur. Sebanyak 35 kaleng dibagikan dalam acara tersebut.

Laila, Kepala Sekolah TK Ade Irma Suryani juga mengapresiasi program yang sangat bagus ini. Menurutnya, dengan program tersebut sebagai sarana melatih kita, tidak hanya orangtua dan wali murid tapi murid pun bisa dilatih bersedekah dengan adanya kaleng 3-S. Saya berharap kegiatan ini juga bisa membuat banyak orang paham tentang pentingnya bersedekah.

Bila ada murid di sini yang nantinya membutuhkan bantuan, entah itu beasiswa atau ketika kami ingin mengadakan acara sunatan massal, TK Ade Irma bisa bersinergi dengan Lazismu” tuturnya. (kwtr/adit)