JAKARTA--Pemerintah Australia memberikan bantuan bagi korban gempa bumi Sumatra Barat (Sumbar). Bantuan disalurkan melalui dua organisasi kemasyarakatan Islam, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, masing-masing 250 ribu dolar Australia.

Bantuan tersebut, menurut Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, merupakan bagian dari paket senilai 2,8 juta dolar. Kerja sama dengan kedua organisasi itu bertujuan untuk memberikan bantuan yang tepat secepat mungkin.

''Kami berkomitmen untuk mendukung mereka yang menderita akibat gempa bumi di luar operasi pencarian dan penyelamatan,'' kata Bill Farmer, Selasa (6/10).

Pemerintah Australia menilai kedua organisasi memiliki pengalaman menghadapi bencana. Dalam musibah di Sumbar, NU dan Muhammadiyah memberikan sejumlah dukungan kepada ribuan korban termasuk tim medis, sekolah darurat, buku sekolah, dan konseling trauma, bagi mereka yang selamat dari bencana gempa bumi tersebut.

Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, menandatangani nota kesepakatan terpisah dengan kedua organisasi tahun lalu. Berdasarkan kesepakatan tersebut, pemerintah Australia berjanji untuk bekerja dalam kemitraan guna mencapai Indonesia yang makmur, demokratis, dan aman.

Personel pencarian dan penyelamatan Australia sudah bekerja di Sumbar. Spesialis kesehatan dan rekayasa militer serta bahan-bahan bantuan pun sudah tiba di sana. Australia menyediakan tenda, air, selimut, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.  ril/eye (sumber : republika online)