Pariaman – Posko Pengendali di Kota Pariaman, ahad (4/10/2009) berpindah ke Gedung Dakwah Aisyiyah Kota Pariaman, setelah sebelumnya menempati Rumah Bersalin Kota Pariaman. Menurut Ihsan Tanjung, Tim PP Muhammadiyah yag bertugas mendampingi Posko Pariaman, pemindahan ini karena  Gedung Dakwah Aisyiyah berada pada lokasi yang lebih setrategis, berada di jalan utama.

Selain pemindahan lokasi, Posko Pengendali ini saat ini mengendalikan 5 Posko satelit yang posisinya berada di sekitar lereng Gunung Tandikat. Hal ini merupakan pengembangan layanan setelah pada jum’at sore (2/10/2009) membuka posko satelit pertama di Padang Sago oleh relawan dari Muhammadiyah Riau.

Menurut Dwi Boy Matriyo, anggota Tim MDMC PP Muh yang ditempatkan di Pariaman, posko-posko tersebut adalah Padang Sago, Sungai Geringging, Koto Tinggi, Pekandangan, Koto Tinggi dan Kampung Dalam.

Lima posko satelit ini, dengan berjejaring dengan pemerintah dan lembaga lain  berusaha melayani daerah Padang Sago  dengan  868 Kepala Keluarga  (95 % Rumah Rusak Berat), Sungai Limau dengan 1411 Kepala Keluarga (70 % Rumah Rusak Berat), Kampung Dalam dengan 985 Kepala Keluarga (80 % Rumah Rusak Berat), Padang Alai dengan 12984 Kepala Keluarga (90 % Rumah Rusak Berat), Koto Tinggi dengan 258 Kepala Keluarga (80% Rumah Rusak Berat), Sungai Geringging dengan 1527 Kepala Keluaga(85 % Rumah Rusak Berat), dan Kudu Ganting dengan  1486 Kepala Keluarga (90% Rumah Rusak Berat).

Rekomendasi Sementara Posko Pariaman Kebutuhan Selimut 100 helai, tenda pleton 20 set, tenda dome 1500 set, tikar keluarga 1500 set,  susu ibu hamil 500 buah, susu balita 1000 buah, family kite 1500 paket dangan obat-obatan pasca bencana. Pembalut wanita 100 paket. “Kebutuhan ini tentu akan terus berkembang”  terang Boy.

Sementara itu Ketua PP Muhammadiyah dr. Sudibyo Markus mengingatkan bahwa perang Muhammadiyah ini adalah bekerja untuk masyarakat dan bekerja bersama masyarakat. “Ingat, Muhammadiyah bekerja untuk Masyarakat dan Bekerja  bersama Masyarakat” katanya dalam  Koordinasi singkat di POSKO induk dengan elemen posko dan PWM Sumatera Barat, Ahad (4/10/2009)  yang lalu. (arif).