Pariaman- Dwi Boy Matriyosa, Personal MDMC  yang mendampingi manajemen Posko Muhammadiyah Kota/Kabupaten Pariaman menyatakan bahwa hari ini tim medis gabungan dari RSI Jakarta Pondok Kopi dan RS Muhammadiyah Palembang memilih program pengobatan kepada korban dengan sistem mobile.

“Kami ada dua tim  yang beroprasi pelayanan medis berkeliling, satu tim melayani beberapa masyarakat yang dikoordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan satu tim lagi melayani masyarakat yang tidak ada PCM nya,” kisah Boy kemudian, Sabtu (03/10/2009).

Menurut Boy, model pelayanan ini dipilih dengan tetap menggunakan Rumah Bersalin Aisyiyah di Kota Pariaman sebagai pusat koordinasi.  Sementara itu ada satu tim kesehatan dari Muhammadiyah Riau yang berkonsentrasi tetap di tenda yang dibangun oleh Tapak Suci Riau di Padang Sago.

Sementara itu, Tim Asesment yang dilakukan relawan dari curug dan Angkatan Muda Muhammadiyah Pariaman, menurut Boy saat ini bergerak melanjutkan assessment sekaligus melakukan pendekatan kepada pimpinan Muhammadiyah lokal, seperti Pimpinan Daerah dan cabang agar mendirikan posko. (arif)

Facebook Fanbox 1.5.x.0
Follow us on Twitter