MEDAN - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara mendirikan sekaligus membuka posko bantuan untuk korban gempa di Provinsi Sumatera Barat, khususnya di kota Padang dan Pariaman.
"Sebagai rasa duka dan keprihatinan yang mendalam sesama muslim, Pemuda Muhammadiyah Sumut menerima sumbangan dana, makanan maupun obat-obatan yang akan kami bagikan kepada korban gempa di Sumbar," kata ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Anang Anas Azhar, didampingi sekretaris, Hasrat Efendi Samosir, dan koordinator posko gempa untuk Sumbar, Jhon April, di Medan, malam ini.
Anang menjelaskan, posko gempa Sumbar yang dibuka Pemuda Muhammadiyah Sumut merupakan salah satu bentuk keprihatinan pemuda terhadap ribuan warga Muhammadiyah yang menjadi korban gempa di Sumbar.
"Menurut data yang diperoleh dari ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Taslim, ternyata ada ribuan warga Muhammadiyah yang menjadi korban gempa dan sebagian masih di dalam reruntuhan," katanya.
Selain korban jiwa, gempa berkekuatan 7,6 SR itu juga meluluh-lantakkan puluhan Masjid Taqwa dan ribuan rumah warga Muhammadiyah. Karena itu, kata Anang, sebagai wujud kepedulian Pemuda Muhammadiyah Sumut membuka posko gempa bagi para korban.
Sementara, koordinator posko gempa PW Muhammadiyah Sumut, Jhon April, mengatakan, posko gempa Pemuda Muhammadiyah Sumut dibuka sejak 1 Oktober 2009 hingga satu bulan ke depan.
"Bagi warga Muhammadiyah di Sumut yang ingin menyalurkan bantuannya, dapat menyalurkan barangnya melalui sekretariat di gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut Jalan SM Raja No 136 Medan atau melalui nomor rekening lembaga, yakni Bank Sumut a/n Pemuda Muhammadiyah Sumut dengan nomor rekening 102.02.04.003540-0 Capem Kampung Baru," ujarnya.
Lebih jauh Anang Anas mengungkapkan, dalam pendistribusian dana, makanan atau obat-obatan yang akan disalurkan PW Pemuda Muhammadiyah Sumut bekerja sama dengan PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar.
"Saya sudah kontak saudara Taslim, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar. Teknis pendistribusian akan kita koordinasikan. Yang penting kita kumpulkan dulu barang-barang yang ada selanjutnya akan dibawa ke Sumbar," katanya. (sumber : www.waspada.co.id)
| < Prev | Next > |
|---|