Padang- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah bersama Posko Pusat Muhammadiyah, Lazis Muhammadiyah dan Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi Muhammadiyah Sumbar terus bergerak mendampingi masyarakat Sumatera Barat kembali mendapatkan pekerjaannya, khususnya bagi mereka yang berusaha dalam bidang pertanian. Menurut Ketua Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi Muhammadiyah Sumbar, Dasril Ilyas, program ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah selain upaya-upaya lain yang dilakukan sejak masa tanggap darurat.

Dihadapan petani di desa limau manis, kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu (13/03/2010), Dasril menceritakan bagaimana antusiasnya sambutan petani Sumbar kepada program MPM yang telah dilakukan pada akhir Januari hingga awal Februari 2010. Untuk pelatihan pemeliharaan dan pemupukan tanaman baik padi maupun coklat di Koto tinggi diikuti 120 orang, di Kudu Ganting diikuti  90 orang, di Kayu Tanam diikuti 36 orang, dan di  Tanjung Sani diikuti 86 orang. Sedangkan untuk pelatihan bagi pembuatan dan pengolahan makanan ikan karamba di Tanjung Sani diikuti oleh 102 orang.

“Alhamdulillah bagi yang benar benar melaksanakan petunjuk MPM, saat ini telah menampakkan hasil” kata Dasril.  “Muhammadiyah tidak datang memberikan pupuk, tidak datang memberikan bibit, namun memberdayakan potensi yang ada. Sekaligus ini adalah strategi dakwah  yang selama ini tertinggal.” terang Dasril kemudian.

Sementara itu, Bustaman, Lurah Limau Manis mengucapkan terima kasih atas pelatihan pembuatan pupuk organik ini.” Karena dengan luasnya lahan kami, yang paling susah saat ini adalah membeli pupuk” kata Bustaman.

“Sekarang kami di Padang tidak bisa membeli pupuk seperti membeli gorengan.kalaupun bisa, harganya 200 ribu satu karung” lanjutnya. Menurut Bustaman kalau mau mendapatkan pupuk bersubsidi, harganya ditambah ongkos transport menjadi 85 ribu rupiah. “karena itu kami mengucapkan trima kasih kepada MPM PP Muhammadiyah atas penunjukan desa kami ini.” paparnnya. “Bahkan kata orang medis, pupuk pupuk kimia itu tidak baik” lanjut lurah yang juga kader Muhammadiyah itu (arif)

Sumber : http://www.muhammadiyah.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1932&Itemid=2, Selasa,16 Maret 2010.

Facebook Fanbox 1.5.x.0
Follow us on Twitter