Sleman – Kamis (17/12/2009) Majelis Pembinaan Kader PP Muhammadiyah mengadakan Darul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional 2009 yang dilaksanakan di Gedung Pusbang Diktilitbang Kaliurang, Sleman. Menurut rilis tema kegiatan ini adalah “Penguatan Identitas Kader Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua”, dengan tujuan Menguatkan komitmen dan kualitas pemahaman mengenai ideologi Persyarikatan dan keislaman serta memahami strategi implementasi dakwah Islam amar makruf nahi munkar dalam konteks kebangsaan dan globalisasi serta meningkatkan kemampuan peserta sebagai pelatih (instruktur) dalam mengelola dan melaksanakan perkaderan sesuai bentuk dan jenjangnya sesuai dengan Sistem Perkaderan Muhammadiyah.
Salah satu alasan diselenggarakan pelatihan ini adalah ketika paska era reformasi telah muncul berbagai organisasi, partai politik, kelompok kepentingan, dan gerakan keagamaan yang mempengaruhi dinamika kehidupan nasional. Gerakan-gerakan baru tersebut tampil bukan sekadar memperjuangkan kepentingan sendiri, tetapi juga paham ajaran atau ideologinya, baik yang bercorak moderat maupun radikal. Bagi Muhammadiyah kehadiran gerakan-gerakan baru tersebut tentu semakin mendorong semangat fastabiq al-khairat untuk terus membangun kualitas umat dan bangsa. Namun, diakui pula bahwa perkembangan baru tersebut telah memberi peluang yang lebih terbuka bagi masuknya beragam paham atau kepentingan ke dalam Muhammadiyah, baik yang bersifat politik maupun keagamaan dan pemikiran yang tidak menguntungkan.
Dalam kondisi tersebut bisa dianggap wajar, tetapi manakala dibiarkan tanpa penyikapan dan langkah antisipasi yang sistematik, maka tidak tertutup kemungkinan dapat mengganggu kondisi internal Muhammadiyah, terutama pelemahan ideologis. Pelemahan ideologis yang dimaksudkan ialah melonggarnya komitmen (kesetiaan) dan ikatan terhadap misi, cita-cita, dan perjuangan Muhammadiyah dalam mewujudkan maksud dan tujuannya, yaitu “Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Di sinilah pentingnya upaya untuk mengantisipasi dan menyikapi masalah tersebut melalui usaha peneguhan ideologi Muhammadiyah serta penguatan identitas kader.
Oleh karena itu, Untuk merespons dan ambil bagian dalam menangani masalah tersebut, Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Darul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional 2009. Di samping itu, pelatihan dan perkaderan ini merupakan salah satu ikhtiar dalam menyiapkan kader Persyarikatan dan pelatih (instruktur) yang memiliki pemahaman ideologi Muhammadiyah yang komprehensif, berwawasan keislaman dan kebangsaan yang luas serta mempunyai kompetensi di bidang pengelolaan pelatihan dalam Persyarikatan Muhammadiyah. (Fan/www.muhammadiyah.or.id)
| < Prev | Next > |
|---|