Sobat zakat, antara kampoeng dan kreatif terkesan dua kata yang kontradiktif. Kampoeng biasanya diidentikkan sebagai kawasan yang tertinggal, sedang kreatif kerap disandangkan kelompok eksklusif yang berwajah kota. Mungkin banyak orang tidak membayangkan atau bahkan enggan untuk menyatukannya. Namun, oleh LAZIS Muhammadiyah dua kata itu akan disatukan kedalam program pemberdayaan bernama Kampoeng Creative. Kampoeng Creative adalah program pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Bentuk program ini adalah pengembangan klaster-klaster usaha di pedesaan dengan mengoptimalisasi pemanfaatan potensi sumber daya lokal yang ada.
Sobat zakat, penamaan Kampoeng Creative sendiri disesuaikan dengan oreintasi program ini yang berupaya mendorong pengembangan industry creative di Pedesaan sebagai bagian dari gerakan nasional Indonesia Creative.
Program Kampoeng Creative memiliki aktifitas program berupa: pembentukan komunitas, fasilitasi, pendampingan dan permodalan.
| < Prev | Next > |
|---|
