Sosialisasi LAZISMU Surabaya

Sebagai lembaga baru yang mempunyai aktivitas menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infaq dan Sadaqah ummat Islam, khususnya warga kota Surabaya, Lazismu memang harus lebih agresif mengenalkan keberadaannya di masyarakat. Beberapa cara pun telah dilakukan oleh pengurus dengan cara bersilaturahmi, baik kepada orang per-orang maupun kepada lembaga atau instansi pemerintah dan swasta.

Upaya mengenalkan Lazismu ini dilakukan, menurut Achmad Barir, agar Lazismu lebih cepat memasyarakat. “Kita tahu bahwa lembaga sejenis Lazismu di kota Metropolis Surabaya ini sudah banyak jumlahnya, kehadirannya Lazismu ini bisa dikatakan buncit, itu kalau tidak muncul lagi lembaga sejenis,” tegas Barir selaku wakil ketua Badan Pengurus Lazismu.

Karena itu, lanjutnya, Lazismu harus kita kenalkan lebih giat lagi, khususnya kepada warga persyarikatan dan umumnya kepada masyarakat muslim.

Bagaimanapun juga, tambah Barir, apalah maknanya kehadiran Lazismu jika tanpa dukungan dan partisipasi warga. Karenanya kami menghimbau agar warga persyarikatan benar-benar memberikan dukungan dan partisipasinya kepada Lazismu ini. Bentuknya? Ya menjadi donatur tetap Lazismu. Yang demikian ini adalah bentuk dukungan kongkrit yang kami harapkan, kata Barir yang juga sebagai dosen UM Surabaya. (lsby)

You are here