PEDULI TERHADAP ANAK JALANAN

Semakin banyaknya anak jalanan dari tahun ketahun memunculkan prihatin yang mendalam bagi Endang Mintarja untuk ikut berfikir bagaimana kehidupan mereka bisa kembali normal. Rasa solidaritas dan empati itu muncul dari benak hati Endang ketika mereka makan dipinggir jalan.

Kang Endang begitu orang menyapanya mulai menyukai dunia anak jalanan ketika Ia masih kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri. Ia melihat ada banyak anomali di lingkungan khususnya perkotaan. Ia juga merasa banyak ketiakadilan dalam dunia pendidikan khususnya pada anak jalanan yang kurang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Ia menempuh hubungan baik dengan anak jalanan secara serius ketika ia diajak oleh teman kampus untuk mengikuti salah satu lembaga jaringan pemberdayaan dan perlindungan umat di bawah naungan Muhammadiyah. Ia melihat ternyata masih banyak persoalan anak Indonesia yang masih butuh perhatian.

Saya merasa anak jalanan ingin seperti anak seperti biasanya. Ia rindu kasih sayang, disapa dengan ucapan-ucapan yang lembut.Mereka juga ingin hidup normal seperti anak pada seusianya, tuturnya dengan nada sedih.

Setelah itu, dengan bekal ilmu yang mapan, ia ditunjuk untuk melakukan pembinaan di Rumah Singgah Anak Tersayang yang berada di Kwitang dengan dengan fokus wilayah area kerja berada dari Pasar Senen sampai lapangan Banteng. Setelah malang melintang mendedikasikan untuk anak jalanan akhirnya ia tertantang untuk menggantikan salah satu pimpinan Rumah Singgah Sakinah. Ia merasa tertantang untuk memimpin salah satu Rumah Singgah, dimana tantangan yang paling terberat adalah mengayomi anak jalanan yang memang berbeda latar belakang keluarga.

Setelah ia memimpin Rumah Singgah, banyak sekali perubahan paradigm anak jalanan dari yang tidak suka baca akhirnya suka membaca. Ia membuat berbagai program yang mentransformasikan antara realitas dengan teori. Dalam memimpin Rumah Singgah ia sudah melakukan advokasi dan perlindungan bagi anak jalanan yang terjerat hukum kerjasama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jakarta di wilayah Jatinegara. 


 

Nama: Endang Mintarja

Tempat/Tgl Lahir: Bogor, 20 April 1978

Status: Menikah

 

Aktif: IMM

 

Alamat Rumah: Perumahan Puri Melon Asri Blok B.14 RT.05/02

                       Desa Bojong Kec. Kemang Kab. Bogor

 

Profes: Memimpin Rumah Singgah


Kegiatan sehari-hari, Endang selalu mendata dan memetakan kebutuhan bagi kantong-kantong anak-anak jalanan di kawasan Jakarta Pusat, khususnya kawasan Senen, Tugu Tani, dan Kramat.  Kemudian ia juga banyak melakukan pendampingan terhadap anak jalanan dengan memberikan beasiswa dengan program kembalikan senyum kami. Selain itu, ia juga melakukan pengobatan gratis bagi anak-anak jalanan. Tidak hanya itu saja, ia juga melakukan pelayanan sosial di Rumah Singgah yang sudah ada sekitar 60 anak binaan dari tingkat Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas di daerah Jakarta Timur.

Sejak didirikan Rumah Singgah, Endang telah mendidik ratusan anak jalanan usia 12 sampai 17 tahun. Mereka dibekali berbagai pelajaran seperti bahasa inggris dan matematika. Endang juga mengajarkan berbagai keterampilan seperti mendaur ulang sampah menjadi barang jadi. Dari hasil pembinaan Rumah Singgahnya, banyak anak jalanan yang keluar bisa hidup mandiri dan bekerja di perusahaan BUMN, Kepala Gudang dan karyawan salah satu Bank Nasional.

Bimbingan terhadap anak jalanan dilakukannya dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Dalam kerjanya ia selalu terjun langsung kelapangan dengan melakukan monitoring. Alhamdulilah, hasil dari pembinaan Rumah Singgah banyak anak yang sudah bisa mandiri dan hidup tanpa bantuan orang lain.

Harapannya, kedepan anak-anak jalalan agar lebih diperhatikan lagi, ia juga memiliki angan-angan agar Rumah Singgahnya tidak ngontrak lagi karena dirasakan setap tahun harus membayar kepada pemiliknya. Ia juga berharap fasilitas di Rumah Singgah  bisa dilengkapi. Dan nantinya anak-anak jalanan punya Asrama sendiri sebagai tempat belajar dan berkreasi.

Add comment


Security code
Refresh