Jakarta, Tahun 2012 adalah tahun yang spesial dimana banyak sekali perubahan paradigma yang akan dilakukan LAZISMU. Tahun ini akan menjadi mimpi besar LAZISMU sebagai lembaga zakat terpercaya dalam mengelola amanah umat. Paradigma yang akan dirubah dari pelaksana program akan menanjak menjadi pengelola dengan pendekatan edukasi, campaign, konsultasi, service yang terencana, terjadual dan tersistem dengan baik.
Dalam peningkatan penggalangan (fundrising) akan dicoba dengan melakukan multiple marketing yang didasarkan pada konsekuensi bagi perubahan struktur kelembagaan. LAZISMU akan didorong untuk lebih berorientasi dari divisional menuju target dan sasaran yang lebih jelas.
Posisioning dan Penguatan UPZ
LAZISMU sebagai lembaga zakat nasional akan bermetamorfosa dari lembaga konvensional menuju lembaga zakat kemanusiaan (grand making), dimana dalam menjalankan programnya akan dibantu dengan bersinergi dengan mitra strategis baik perseorangan/komunitas/korporat. Mitra strategis disini dimaksudkan bahwa mitra strategis sebagai sub unit yang seimbang.
Dalam pengembangan sinergi dengan mitra strategis, LAZISMU akan mengembangkan unit pengelola zakat (UPZ) disemua amal usaha, Baitul Tamwil Muhammadiyah, Baitul Maal Muhammadiyah (BMM) yang memang dalam pelaksanaannya sebagai pengumpul ZIS juga bisa direkomendasikan sebagai pelaksana aksi program dari LAZISMU yang sudah ditunjuk. LAZISMU juga akan bersinergi dengan Majelis PP. Muhammadiyah dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat kepada yang berhak secara optimal.
Upaya lebih mengintensifikasi gerakan zakat LAZISMU akan melibatkan berbagai stake holders, termasuk masjid, sekolah, pesantren, dan kampus sebagai mitra strategis. Kemitraan dengan masjid dilakukan dalam rangka mendorong pengembangan UPZ masjid sebagai ujung tombak pelayanan ZIS dan kesejahteraan umat. UPZ masjid sesuai dengan tingkatan wilayah dan daerah tingkatan Muhammadiyah setempat, diarahkan agar membangun dan memperkuat pola sinergi secara berjenjang dengan LAZISMU.
Membangun Networking yang lebih luas
Dalam membangun kepercayaan muzaki yang lebih baik pentingnya melakukan kinerja yang profesional. Untuk itu LAZISMU akan membangun jejaring dari daerah dan wilayah se-Indonesia. Tidak hanya penguatan jejaring, LAZISMU akan membuka kran jaringan yang lebih luas untuk menatapi kebutuhan dhuafa baik dari kalangan perusahaan dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini yang menjadikan jaringan multi efec dimana tantangan kinerja yang lebih profesional baik jaringan internal dalam negeri dan jaringan Muhammadiyah diluar negeri. Membuka jaringan multinasional baik korporasi atau lembaga zakat diluar negeri yang dimbangi dengan etika dalam penggalangan agar tidak ada pencucian uang. Maka LAZISMU Go Internasional itulah harapan yang diusung.
Penguatan Citra dan Brand Image
Tahun 2012 sebagai tahun grand making bagi LAZISMU dimana penyesuain muzaki yang membuat banyak masukan bagi pengembangan. LAZISMU dengan grand making bisa menjadi partnership/ pasilitator bagi mitra yang tentunya lebih kepada pelayanan edukasi dan konslutasi. Dilanjutkan dengan melakukan solidaritas bersama dengan bersinergi dengan mitra. Fokus yang digalakan lebih banyak bersinggungan dalam masalah pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan warga dengan pendekatan pendidikan dan kesejahteraan, dan taraf hidup. LAZISMU dituntut untuk menjadi solusi bagi UU Zakat yang baru. Apapun UU yang dikeluarkan LAZISMU akan tetap ada.[Edi]