Pariaman—Jum'at (11/11/2011) Banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sudah surut. Namun lebih dari 100 jiwa korban banjir bandang pekan silam, masih memilih bertahan di tempat penampungan. Mereka mengaku akan pulang, namun membutuhkan pangan dan alat masak karena seluruh alat dapur hanyut terbawa banjir.

Warga yang bertahan di penampungan itu berasal dari Kanagarian Ranah Pasisir, Kecamatan Balai Salasa. Mereka kini tinggal di sebuah musala, tempat mengungsi pasca-banjir pekan silam. Meski kondisi rumah mereka tidak mengalami rusak parah akibat banjir, sebagian harta benda hanyut tak terselamatkan.

Kini warga memilih tetap bertahan di pengungsian karena kondisi rumah mereka yang tidak layak huni setelah diterjang banjir. Mereka juga membutuhkan makanan dan pakaian.

LAZISMU-MDMC bekerjasama dengan PT. Unilever Indonesia wilayah padang sudah mendistribusikan family kit kepada warga yang membutuhkan lewat posko LPB Sumbar (Masjid Attaqwa) untuk mempermudah dan mempercepat proses pendistribusian. [Edi]