Bojonegoro- Sering terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor harus dijadikan pelajaran untuk pemerintah agar lebih cepat dan tanggap dalam penanganannya. Demikian dikatakan Din Syamsuddin saat mengunjungi korban banjir di Bojonegoro.Menurut Din dengan Frekuensi yang cukup tinggi bencana yang terjadi di Indonesia maka seharusnya pemerintah harus lebih tanggap. Sehingga dapat lebih cepat dalam penanganan bencana alam selanjutnya. Pada banjir di Bojonegoro, menurut Din, seharusnya pemerintah cepat melakukan koordinasi sehingga dapat melakukan penanganan yang cepat juga.
“Pada banjir di Bojonegoro ini saya lihat separuh dari kota terendam banjir, dan masyarakat banyak yang membutuhkan perahu karet untuk transportasi dan harusnya pemerintah cepat melakukan tindakan” ungkapnya.
Dalam kunjungan ke Jawa Timur ini, Din Syamsuddin didampingi oleh ketua PWM Jawa Timur , Syafiq A. Mughni dan juga ketua MKKM Jawa Timur, Sukadiono mengunjungi tiga tempat posko Muhammadiyah di Lamongan dan Bojonegoro, serta Rumah Sakit Aisyiyah di Kota Bojonegoro. Tiga Posko Muhammadiyah yang dikunjungi Din Syamsuddin yaitu posko di Babat Lamongan, Posko di Sambirejo Bojonegoro, dan Posko di kantor PDM Bojonegoro. Di tiga tempat tersebut Din sempat berinteraksi dengan pengungsi korban banjir dan juga relawan Muhammadiyah. Pukul dua siang, Din kembali ke bandara Juanda Surabaya. (arif)
| < Prev | Next > |
|---|