Jum'at 15 Februari 2008 bertempat di Wisma Mulia, Jakarta. Telkomsel dan LAZIS Muhammadiyah menandatangani Surat Kesepahaman dalam kerjasama pelaksanaan program Mobile Edutainment. Dalam sambutannya, Kiskenda Suriahardja, Direktur Utama PT. Telkomsel menyatakan bahwa program Mobile Edutainment merupakan bagian dari program kepedulian perusahaan kepada masyarakat (Corporate Social Responsibility / CSR) yang diharapkan dapat berkesinambungan.
Operator seluler PT. Telkomsel menyalurkan dana hasil SMS Infaq Ramadhan 1428 sebesar 1,9 Miliar yang diperoleh dari pelanggan pada periode 10 September hingga 21 Oktober 2007. "Dana infaq diperoleh dari 469.144 SMS selama 1,5 bulan dimana dalam setiap SMS pelanggan berinfaq sebesar Rp. 4.000 per SMS yang dikirim melalui nomor pendek 4000," lanjut Kiskenda.
Kiskenda merinci, dari Rp. 1,9 miliar dana infaq sebanyak 32 persen didistribusikan untuk kegiatan sosial, 24 persen untuk pendidikan dan latihan, selanjutnya kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat 23 persen, bidang kesehatan masyarakat 10 persen, dan bidang dakwah 10 persen.
Sepanjang 12 tahun perjalanannya, sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar, PT. Telkomsel yang saat ini sahamnya dimiliki BUMN Telkom 65% dan SingTel 35% terus berupaya mengimplementasikan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai upaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, dengan aktif melakukan berbagai kegiatan sosial.
Dengan tema “Semakin Sehat Indonesiaku”, Telkomsel berupaya membantu masyarakat kurang mampu untuk menikmati hidup yang lebih sehat. Sekitar 5000 anak di berbagai wilayah Indonesia difasilitasi khitanan massal, 200 anak operasi bibir sumbing, donor darah sekitar 6000 orang karyawan dan mitra Telkomsel, perbaikan sarana sanitasi 100 Sekolah Dasar serta pengobatan gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
Dalam bidang Pendidikan PT. Telkomsel mengangkat tema “Semakin Cerdas Indonesiaku”. Dengan memberikan paket alat sekolah dan tas kepada 4000 anak yatim piatu, buku do’a-do’a pilihan bagi anak panti asuhan dan korban bencana sebanyak 2000 eksemplar, 1.000 buku mengenal seluler untuk siswa SMP dan SMA, ratusan buku di 15 lokasi baca "Grawidya" untuk program Ayo Membaca, student visit layani 5.000 mahasiswa berbagi ilmu dan pengalaman praktis, Telkomsel goes to campus di 30 kampus, serta membantu 500 unit komputer ke pesantren dan yayasan sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, melalui program “Telkomsel Peduli”, PT. Telkomsel juga melakukan kepedulian terhadap masyarakat korban bencana alam.
Seperti bencana Gempa dan Tsunami Aceh, PT. Telkomsel menyewa pesawat Hercules untuk mangantarkan bantuan kepada para korban (makanan, obat-obatan, selimut, kantung mayat) serta berbagai perangkat telekomunikasi guna mempercepat pemulihan layanan telekomunikasi. Disamping itu juga menyediakan posko telepon gratis, pusat layanan info korban, ambulans, bantuan sarana komunikasi (ponsel dan kartu seluler) bagi petugas lapangan. Hal serupa juga dilakukan pada saat gempa Nias dan tsunami Pangandaran dengan memberikan bantuan pangan, obat-obatan dan layanan telepon gratis. Begitu juga saat terjadi gempa di Bantul dan Klaten, di mana Telkomsel membuka tenda pengungsi, sekolah darurat untuk anak-anak sekaligus menjadi terapi healing bagi mereka, WC umum 20 buah, bantuan 200 sepeda untuk warga dan membuka SMS donasi bersama PMI.
| < Prev | Next > |
|---|

