ImageSEBAGAI pendatang baru di dunia perbankan syariah. Bank Syariah Mega Indonesia (BSMI) berkomitmen penuh menjadi bank syariah terbaik. Komitmen ini terinternalisasi dalam misi perusahaan untuk memberikan jasa layanan keuangan syariah terbaik bagi semua kalangan, dengan kinerja organisasi yang unggul serta untuk meningkatkan nilai tambah bagi stakeholder dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa. Misi ini dijiwai oleh tata nilai perusahaan yang terdiri atas visioner, amanah, profesional, konsisten, entrepreneurship, teamwork dan berbagi.

Buah dari komitmen dan kerja keras tersebut adalah diperolehnya beragam penghargaan dari berbagai lembaga, diantaranya;  Bank Mega Syariah meraih predikat " sangat bagus " untuk kinerja tahun 2004 versi Majalah Infobank, The Most Growing Earning Asset Market Share Sharia Bank 2006 Versi Karim Business Consulting, Bank Syariah terbaik versi majalah Investor tahun 2007, Bank non devisa terefisien 2007 Versi Bisnis Indonesia dan berbagai penghargaan lainnya.

Yang tidak kalah penting bagi BSMI adalah komitmen untuk berpegang teguh pada prinsip-prinsip syariah yang diwujudkan, salah satunya, melalui penyalurkan zakat corporate. Dalam tahap awal, seluruh zakat BSMI semenjak beroperasinya diakumulasi untuk dikeluarkan pada awal tahun 2008 ini. “ Selain komitmen syariah, zakat corporate juga dimaksudkan sebagai bentuk social responsibility perusahaan kami”, ujar Nurul Yulianti, Unit Head Funding BSMI.

Dalam penyaluran zakat corporate ini, pihak BSMI telah menggandeng beberapa lembaga zakat tingkat nasional. Melalui beberapa seleksi, BSMI mempercayakan pendayagunaan zakatnya kepada 9 lembaga zakat yang salah satunya adalah LAZIS Muhammadiyah.

Menurut Nurul Yulianti, pertimbangan menentukan lembaga mitra lebih ditekankan kepada bentuk program yang diajukan, jaringan pendayagunaan dan track record lembaga terkait. Program-program yang disetujui BSMI antara lain dalam bidang pengembangan ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Terpilihnya LAZIS Muhammadiyah sebagai salah satu mitra pendayagunaan,  dikarenakan lembaga ini memiliki jaringan pendayagunaan yang sangat luas dengan sasaran yang cukup jelas. Selain itu, program yang diajukan sesuai dengan komitmen BSMI untuk mengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) yakni program pengembangan ekonomi kepemudaan dengan nama Youth Entrepreneurship Program, disingkat dengan YES Program.

ImageYES Program adalah program pengembangan kewirausahaan generasi muda dikawasan perkotaan dengan sasaran utama para pemuda yang belum bekerja atau memiliki lapangan usaha. Bentuk program ini diantaranya adalah pelatihan dan pendidikan kewirausahaan, workshop dan pemberian permodalan.

Melalui program ini, diharapkan generasi muda akan memiliki kompetensi, yang meliputi; Aspek kognitif, berupa kesadaran dan mental entrepreneurship yang kuat. Afektif, dalam bentuk skill manajerial berwirausaha, dan psikomotorik yaitu kemampuan untuk mendirikan dan menjalankan usaha. Dalam tahun pertama, YES program akan diselenggarakan di 3 kota besar di pulau Jawa, yakni di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Bagi BSMI sendiri, program ini diharapkan dapat menjadi program unggulan antara pihaknya dengan LAZIS Muhammadiyah. Sehingga melalui kerjasama kemitraan ini, untuk tahun kedepan mampu diciptakan inovasi program baru yang terkait secara berkesinambungan.

Tentang rencana penyaluran zakat corporate yang akan datang. BSMI tetap berupaya menggandeng lembaga-lembaga yang saat ini telah menjadi mitra. “InsyaAllah, kita akan tetap bermitra. Dan semoga zakat ke LAZIS Muhammadiyah akan semakin bertambah”, papar Nurul Yulianti saat dihubungi crew  eMHa melalui telepon.

Selain melalui zakat corporate, sebagaimana dilansir dalam situs resminya, BSMI selama ini telah melaksanakan berbagai aktifitas kepedulian sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatan terbaru yang dilaksanakan adalah pemberian subsidi beasiswa kepada 120 mahasiswa berprestasi. (Weny/Nqdr)