TAUSYIAH

article thumbnailPenimbun Harta

He-Man

 Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, hingga mereka itu mengubah keadaan dirinya (QS. Ar...

HOME arrow AGENDA arrow Lazis Galang Gerakan Nasional Jumat Peduli
Lazis Galang Gerakan Nasional Jumat Peduli
Written by Administrator   
Wednesday, 15 October 2008

Jakarta-- PKES Interactive, Untuk meningkatkan hasil pendapatan zakat, infaq dan shodaqoh Lembaga LAZIS Muhammadiyah membuat Gerakan Nasional Jumat Peduli. Gerakan nasional Jum’at peduli ini merupakan gerakan kepedulian sosial yang melibatkan seluruh elemen bangsa yang menggunakan hari jum’at sebagai momentum dalam menjalankan aksinya.

“Gerakan kepedulian ini dimaksudkan sebagai langkah mengaktualisasikan potensi filantropi masyarakat agar terdayaguna secara optimal dalam pembangunan sosial,”kata Edi Susryanto, kepala devisi data dan pengembangan kepada PKES Interactive (2/2).

Strategi yang diambil dalam gerakan ini, diantaranya adalah, menyatukan persepsi tentang cara pandang dalam masalah sosial, mendorong sikap pola derma kepada masyarakat dan membangun sinergi dengan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Edi mengatakan, masalah filantropi, khususnya umat Islam sangat besar, 19,3 trilyun. Namun sayang, potensi filantropi tersebut belum bisa diaktualisasikan, karena konsep pola dan perilaku berderma masyarakat yang masih tradisionalis,”paparna.

Maka dengan Gerakan Nasional Jumat Peduli, Lazis Muhammadiyah, mendorong pola dan prilaku berderma masyarakat yang lebih mendukung terhadap upaya pembangunan sosial. Disamping itu pula, perlunya manajemen professional lembaga filantropi khususnya di tingkat lokal.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, kini Lazis telah menyusun metrik program strategis yang bisa digunakan untuk penguatan potensi lembaga filantropi. Diantaranya program sosialisasi, kampanye dan pendidikan filantropi dengan berkerjasama pihak perusahaan dan pemerintah,”ucap Edi.

Selama ini, gerakan Lasis Muhammadiyah dalam melakukan penyaluran dana dan pengembangan sosial sudah banyak dilakukan, seperti memberikan santunan dan biaya siswa bagi pelajar yang kurang mampu serta penyaluran dana qad kepada BMT Muhammadiyah yang tersebar di Indonesia. Lap.Agus.Y